www.okenews.net: Lotim
Tampilkan postingan dengan label Lotim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lotim. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 April 2026

10.738 Bidang Tanah di Lotim Masuk Tahap Validasi PTSL 2026

Kepala Kantor Pertanahan Lombok Timur

Okenews.net- Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2026 di Kabupaten Lombok Timur terus menunjukkan perkembangan positif. Kantor ATR/BPN setempat mencatat sebanyak 10.738 bidang tanah telah rampung diukur dan kini memasuki tahap validasi data.

Kepala ATR/BPN Lombok Timur, I Komang Suarta, menjelaskan bahwa proses saat ini difokuskan pada pengumuman Nomor Identifikasi Bidang (NIB) di masing-masing desa. Tahapan ini penting untuk memastikan kesesuaian antara data fisik hasil pengukuran dengan data kepemilikan.

Menurutnya, sertifikat tanah baru dapat diterbitkan jika kedua data tersebut telah sinkron. Ia mengibaratkan proses itu sebagai “kawin” antara data fisik dan data yuridis yang harus benar-benar cocok sebelum masuk tahap pemberkasan.

“Kalau sudah valid dan sinkron, baru bisa diproses ke penerbitan sertifikat secara bertahap,” ujarnya.

Ia menambahkan, validasi ini juga bertujuan menghindari kesalahan administrasi, seperti kekeliruan nama atau data lainnya yang berpotensi memicu sengketa di kemudian hari.

Dalam prosesnya, BPN Lombok Timur menerapkan sistem penyaringan berbasis digital. Dari ribuan bidang tanah tersebut, sebanyak 1.446 bidang telah berhasil masuk dalam sistem. Sistem ini mampu mendeteksi jika suatu bidang tanah ternyata sudah memiliki sertifikat, sehingga pengajuan baru dapat langsung ditolak.

“Ini bagian dari komitmen menjaga akurasi dan integritas data pertanahan,” tegasnya.

Menariknya, seluruh sertifikat yang diterbitkan melalui program PTSL 2026 ini akan berbentuk elektronik. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi digital untuk meningkatkan keamanan serta kemudahan akses bagi masyarakat.

BPN mengimbau warga yang lahannya termasuk dalam daftar tersebut agar aktif memantau pengumuman di desa masing-masing. Hal itu penting guna memastikan tidak ada kesalahan data sebelum sertifikat resmi diterbitkan.

Senin, 06 April 2026

Rapat Bersama Dewan Syar’i, BAZNAS Lotim Komitmen Perkuat Tata Kelola Zakat

Baznas Lombok Timur

Okenews.net- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) menggelar rapat koordinasi khusus bersama Dewan Syar’i guna memperkuat tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS), Senin (06/04/2026). 

Rapat koordinasi ini menjadi forum strategis untuk memastikan pengelolaan zakat berjalan secara profesional, transparan, dan tetap berlandaskan nilai-nilai syariat Islam serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ketua BAZNAS Lombok Timur Muhammad Kamli menegaskan bahwa pengelolaan dana zakat bukan sekadar urusan administratif, tetapi merupakan amanah spiritual sekaligus tanggung jawab sosial yang besar.

Ia menekankan pentingnya penerapan prinsip 3A, yakni Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI sebagai fondasi utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat.

Menurutnya, prinsip Aman Syar’i memastikan seluruh proses pengelolaan zakat tetap berada dalam koridor hukum Islam. Dalam hal ini, Dewan Syar’i memiliki peran penting untuk mengawal setiap program BAZNAS agar sejalan dengan ketentuan fikih zakat dan fatwa ulama.

Sementara itu, prinsip Aman Regulasi mengharuskan seluruh tata kelola zakat mengikuti aturan hukum yang berlaku di Indonesia, termasuk mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat serta standar pelaporan keuangan yang transparan dan akuntabel.

Prinsip Aman NKRI menegaskan dana zakat harus dimanfaatkan sepenuhnya untuk kemaslahatan umat serta tidak boleh disalahgunakan untuk aktivitas yang bertentangan dengan ideologi negara ataupun berpotensi merusak persatuan bangsa.

Wakil Ketua BAZNAS Lotim Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. Hamidi menyampaikan penerapan prinsip tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga integritas lembaga sekaligus memastikan dana zakat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa setiap dana yang dititipkan oleh para muzaki melalui BAZNAS Lombok Timur harus dikelola secara profesional dan penuh tanggung jawab demi kemaslahatan umat serta kesejahteraan masyarakat Lombok Timur. 

“Dengan memegang teguh prinsip Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, kami optimistis zakat dapat menjadi instrumen penting dalam membantu pengentasan kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Lombok Timur,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Syar’i BAZNAS Lombok Timur TGH Ishak Abdul Gani menegaskan  Dewan Syar’i akan terus memberikan pengawalan terhadap seluruh program yang dijalankan BAZNAS.

Ia menyampaikan, fatwa Dewan Syar’i menjadi landasan penting bagi para amil dan amilat dalam menjalankan tugas secara profesional, transparan, dan tetap menjaga marwah lembaga zakat.

Rapat koordinasi tersebut juga menghasilkan komitmen bersama untuk meningkatkan literasi zakat di tengah masyarakat, sehingga kesadaran untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi seperti BAZNAS semakin meningkat.

Melalui penguatan tata kelola dan peningkatan literasi zakat, BAZNAS Lombok Timur berharap pengelolaan dana zakat dapat memberikan dampak yang lebih luas dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah.

Rabu, 01 April 2026

94 PNS Lombok Timur Resmi Dilantik, Bupati Tekankan Integritas dan Pelayanan

Penyerahan SK Pegawai

Okenews.net- Sebanyak 94 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin, Rabu (1/4/2026), di Pendopo Bupati.

Pelantikan tersebut terdiri dari 85 orang CPNS formasi umum tahun 2024 serta 9 orang lulusan IPDN dari angkatan XXIX, XXX, dan XXXI. Dari jumlah itu, 87 orang berada pada Golongan III dan 7 orang di Golongan II. Sementara untuk formasi CPNS, didominasi tenaga kesehatan sebanyak 48 orang dan sisanya tenaga strategis lainnya.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa status sebagai PNS bukan sekadar formalitas, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia mengingatkan para ASN yang baru dilantik agar mengedepankan kejujuran, dedikasi, dan fokus dalam bekerja.

“Bekerjalah dengan baik untuk melayani masyarakat dan berkontribusi membangun daerah, terutama dalam upaya mengentaskan kemiskinan di Lombok Timur,” tegasnya.

Ia juga menyebut para PNS yang dilantik merupakan individu terpilih dengan kapasitas intelektual yang baik. Karena itu, mereka diminta mampu mengaplikasikan ilmu yang dimiliki untuk mendukung kinerja pemerintahan dan pelayanan publik.

“Curahkan kemampuan terbaik untuk masyarakat. Jika dijalankan dengan sungguh-sungguh, sumpah jabatan yang diucapkan tidak akan menjadi beban,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Lombok Timur Yulian Ugi Lusianto menjelaskan bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN serta Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 yang telah diperbarui dengan PP Nomor 17 Tahun 2020.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan ASN untuk membentuk aparatur yang berintegritas, profesional, netral, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

“Tujuannya meningkatkan kualitas, kejujuran, dan tanggung jawab ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan PNS kepada 85 CPNS formasi umum tahun 2024.

Rabu, 17 Desember 2025

ATR/BPN Bersama Ditjen Pengendalian Tata Ruang Pantau Pelaksanaan Sanksi Pelanggaran Ruang di Lombok Timur

ATR/BPN Lombok Timur

Okenews.net – Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Timur menerima kunjungan Direktorat Penertiban Pemanfaatan Ruang, Direktorat Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang, dalam rangka fasilitasi serta pemantauan pelaksanaan sanksi administratif atas pelanggaran pemanfaatan ruang di wilayah Kabupaten Lombok Timur.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 10 Desember 2025, ini diawali dengan pengarahan singkat di Aula Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Timur. Pengarahan disampaikan oleh Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum dan Penyelesaian Sengketa Penataan Ruang Wilayah IV beserta jajaran, dan dihadiri oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Timur bersama jajaran, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Timur, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lombok Timur.

Usai pengarahan, tim gabungan melaksanakan pemantauan langsung ke lokasi pelanggaran pemanfaatan ruang yang telah dikenai Surat Peringatan Pertama (SP-1. Adapun lokasi yang menjadi fokus pemantauan berada di Desa Lenek Kalibambang dan Desa Pringgasela Timur.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, dilakukan penandatanganan Berita Acara Pemantauan dan Evaluasi Pelaksanaan Sanksi Administratif oleh pihak-pihak terkait. Penandatanganan ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperkuat penegakan hukum serta memastikan kepatuhan terhadap ketentuan pemanfaatan ruang di Kabupaten Lombok Timur.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pengawasan dan penegakan aturan tata ruang dapat berjalan lebih optimal, guna mewujudkan tertib pemanfaatan ruang dan penggunaan lahan yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Rabu, 27 Agustus 2025

Tiga Siswa MAN 1 Lotim Raih Juara Lomba OS2N dan FLS3N NTB

Hj Surodiana (kiri) dan para juara bersama gurunya
Okenews.net - Kemendikdasmen gelar Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) secara berjenjang mulai tingkat sekolah, kabupaten, provinsi dan nasional.


"Pada lomba FLS3N dan O2SN tingkat provinsi NTB 2025, tiga siswa MAN 1 Lotim berhasil meraih prestasi," papar tim prestasi MAN 1 Lotim, Hj Siti Surodiana pada wartawan, Rabu (27/08/2025).

Tiga siswa itu yakni Rasyidul Majid XII IPS pada lomba O2SN silat sukses meraih juara 3, Muzayyin Habibi siswa XI IPS meraih juara 3 lomba FLS3N bidang Fotografi dan Haifa Atsil XII IPA 2 juara 3 lomba FLS3N bidang Disain Poster.

Atas torehan prestasinya, ketiga siswa MAN 1 Lotim peraih juara ini berhasil membawa pulang sertifikat juara dan piala ditambah apresiasi dari madrasah. Prestasi tersebut menjadi bukti nyata semangat belajar siswa tidak hanya terwujud di ruang kelas, tetapi di arena seni dan olahraga.

"Dengan tekad dan latihan yang konsisten, mereka mampu membuktikan diri mampu bersaing di tingkat provinsi, menghadapi peserta terbaik dari kabupaten dan kota lain di NTB," Imbuh Dian.

Kebanggaan ini tidak hanya milik para juara, tetapi juga seluruh keluarga besar MAN 1 Lotim. Dukungan para guru, doa dari orang tua, hingga semangat dari teman-teman sebaya menjadi energi yang mengiringi perjalanan ketiganya hingga meraih kemenangan.

Harapannya, prestasi ini tidak berhenti sampai di sini. MAN 1 Lotim berkomitmen untuk terus membuka ruang bagi lahirnya talenta-talenta baru yang siap tampil di ajang lebih tinggi, baik tingkat nasional maupun internasional.

Dengan dukungan dan pembinaan yang berkelanjutan, madrasah optimis siswa-siswinya akan terus mencetak prestasi dan membawa nama baik Lombok Timur serta NTB di kancah yang lebih luas.

Kepala MAN 1 Lotim, M. Nurul Wathoni, tak bisa menutupi rasa bangganya. Baginya, kemenangan ini adalah bagian dari perjalanan panjang madrasah dalam mendampingi potensi anak-anak.

“Kami bersyukur atas prestasi ini. Dukungan dan pembinaan akan terus kami lakukan agar siswa tidak hanya juara, tetapi juga punya mental tangguh. Minat dan bakat mereka adalah bekal berharga untuk masa depan,” ujarnya.

Pihak madrasah akan terus memberikan suport dan dukungan pembinaan bagi siswa agar prestasi dan mental siswa terus berkembang termasuk kita berharap agar minat bakat siswa menjadi bekal mereka dimasa datang.

Prestasi tiga siswa ini seolah menjadi pesan kuat, pendidikan bukan hanya soal angka di rapor, melainkan juga tentang memberi ruang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, berjuang, dan mengukir sejarah kecil dalam hidup mereka.

Selasa, 19 Agustus 2025

Kuasa Hukum Yakin Zainul Menang Meski KPU RI Ajukan Banding

M. Ali Satriadi, SH kuasa hukum Zainul Muttaqin

Okenews.net– Sengketa pemberhentian Komisioner KPU Lombok Timur, Zainul Muttaqin, kembali memasuki babak baru. KPU RI selaku tergugat resmi mengajukan banding atas putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta yang sebelumnya memenangkan Zainul.

Pada 29 Juli 2025, PTUN Jakarta mengabulkan seluruh gugatan Zainul dan menyatakan SK pemberhentiannya (Nomor 245 Tahun 2025) cacat hukum. Majelis hakim memerintahkan KPU RI mencabut SK tersebut, merehabilitasi kedudukan Zainul, serta menghukum KPU RI membayar biaya perkara.

M. Ali Satriadi, SH, kuasa hukum Zainul Muttaqin, menyambut putusan itu dengan rasa syukur. Namun, ia menegaskan pihaknya tetap menghormati proses hukum yang masih berjalan hingga inkracht.

“Kita hormati proses hukum. Masih ada 14 hari bagi KPU untuk mengajukan banding, dan itu sudah mereka lakukan,” kata Ali, Selasa (19/08/2025).

Meski begitu, Ali menegaskan pihaknya tidak gentar menghadapi banding. Menurutnya, langkah hukum KPU RI justru mempertegas kesalahan mereka yang melantik PAW Komisioner KPU Lotim saat perkara masih bergulir di PTUN.

“Ini menjadi catatan, sekelas KPU RI saja tidak menghormati proses hukum. Mereka melantik PAW sebelum ada putusan. Begitu kalah di PTUN, mereka kelabakan. Tapi apapun itu, kami siap lawan,” tegasnya.

Sengketa ini bermula dari putusan DKPP (Nomor 187/2024 dan 262/2024) yang menyatakan Zainul melanggar kode etik, sehingga KPU RI menerbitkan SK pemberhentian tetap. Zainul menggugat ke PTUN Jakarta dengan alasan proses etik melanggar asas pembuktian dan hak untuk menghadirkan saksi maupun ahli secara mandiri.

Majelis hakim PTUN kemudian menilai dasar hukum pemberhentian tersebut cacat prosedur. Namun, dengan banding yang diajukan KPU RI pada 12 Agustus 2025, perkara ini pun berlanjut ke tingkat hukum selanjutnya.

Senin, 11 Agustus 2025

Dari Kampus ke Desa: Mahasiswa Sosiologi Hamzanwadi Gelar SMK di Tetebatu Selatan

Acara pembukaan SMK di Desa Tetebatu Selatan 
Okenews.net – Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Universitas Hamzanwadi menggelar kegiatan Sosiologi Mengabdi Kemasyarakatan (SMK) yang dilaksanakan di Desa Tetebatu Selatan. Kegiatan ini merupakan wadah penting bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah.

Koordinator Prodi Pendidikan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi (FISE) Universitas Hamzanwadi M. Zainul Asror, MA menegaskan pengabdian masyarakat adalah salah satu pilar tridarma perguruan tinggi yang harus dijalankan dengan pendekatan langsung ke lapangan.

"Melalui SMK, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami teori sosiologi, tetapi juga memiliki keterampilan praktis dalam menganalisis persoalan sosial dan menawarkan solusi yang relevan," tegas Asror saat membuka acara di Kantor Desa Tetebatu Selatan, Senin (11/8/2025).

Menurutnya, kegiatan ini memberi pengalaman nyata bagi mahasiswa untuk berinteraksi, mengobservasi, dan terlibat langsung dalam dinamika kehidupan masyarakat. Hal ini penting agar ilmu yang mereka miliki tidak berhenti di ruang kelas.

Ia menambahkan, pemilihan Desa Tetebatu Selatan sebagai lokasi pengabdian didasari potensi lokal yang besar, baik dari segi sosial maupun ekonomi, yang dapat menjadi objek kajian sekaligus lahan pembelajaran.

"Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi, mulai dari ide-ide pengembangan desa hingga program pemberdayaan yang menyentuh kebutuhan warga," sambungya.

Zainul menyebutkan, kegiatan SMK akan berlangsung selama dua minggu, mulai 11 sampai 24 Agustus 2025, dengan berbagai agenda seperti pendampingan masyarakat, pelatihan pengelolaan potensi lokal, diskusi bersama tokoh desa, dan penguatan kapasitas pemuda.

“Kami ingin mahasiswa belajar menemukan masalah, mengkajinya, lalu bersama masyarakat mencari jalan keluar. Ini sejalan dengan misi Prodi Pendidikan Sosiologi untuk mencetak lulusan yang kritis, kreatif, dan peduli,” ujarnya.

Zainul juga menyampaikan harapannya agar hasil dari kegiatan SMK tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat Desa Tetebatu Selatan, tetapi menjadi bekal pengalaman yang memperkuat kapasitas mahasiswa sebagai calon pendidik dan penggerak perubahan sosial di masa depan.

Semntara itu Kepala Desa Tetebatu Selatan, Zohri Rahman, SH, MH, mengajak para mahasiswa untuk memanfaatkan masa studi dan pengabdian sebagai momentum menjadi agen perubahan demi kemajuan desa dan masyarakat.

Dalam arahannya, Zohri menekankan pentingnya membangun eksperimen dan mencoba berbagai praktik yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Menurutnya, sekecil apa pun kontribusi yang diberikan, jika bermanfaat, akan menjadi pijakan penting bagi perubahan yang lebih besar di masa depan.

"Sepuluh atau lima belas tahun ke depan, jalur yang kita tempuh hari ini akan menentukan arah masa depan desa. Insya Allah kita bisa, selama kita mau belajar dan berusaha," ujar Zohri memberikan motivasi.

Ia juga mengingatkan bahwa meniti masa depan yang baik membutuhkan kemampuan beradaptasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk para pemangku kepentingan atau stakeholder yang ada di desa. Zohri mencontohkan pentingnya bekerja sama dengan tokoh masyarakat, pelaku usaha, dan lainnya.

Lebih lanjut, ia mengajak mahasiswa untuk menjadi bagian dari solusi atas permasalahan yang dihadapi masyarakat. Salah satu contoh pengembangan potensi lokal di Dusun Keselet Aren yang dikenal dengan produk gula arennya. Menurutnya, pengelolaan potensi ini masih bisa ditingkatkan agar ke depan mampu memberi dampak ekonomi yang lebih besar bagi warga.

"Apa yang kita dapat selama belajar di sini harus kita bagikan. Jangan biarkan pengetahuan kita membeku di kepala. Berbagi ilmu dan pengalaman adalah bagian dari menghidupkan desa," tambahnya.

Zohri meyakini, melalui semangat belajar, berbagi, dan kolaborasi, mahasiswa dapat meninggalkan jejak positif yang akan terus terasa bahkan setelah mereka kembali ke bangku kuliah.

Senin, 21 Juli 2025

Jawara MAN 1 Lotim Juara Umum Silat Nasional di Gor Ken Arok, Berikut Daftarnya

Para jawara MAN 1 Lotim usia menerima juara
Okenews.net - IPSI Malang dan Walikota Malang Jawa Timur gelar Kejuaraan Silat Nasional Malang Champhiinsip 2025 yang berlangsung pada tanggal 18 sampai 20 Juli 2025 di Gor Ken Arok Malang, Jawa Timur.

Pada lomba ini, MAN 1 Lotim mengutus 11 jawara (pesilat) andalannya dan sukses meraih 9 mendali emas, 1 mendali perak dan 1 mendali perunggu setelah mengalahkan jawara hebat lainnya dari berbagai sekolah di Indonesia. 

"Atas torehan prestasinya ini, tim silat MAN 1 Lotim berhasil meraih juara umum ketiga," ungkap Habib Kurniawan selaku pendamping siswa ke Kota Malang, Senin (21/07/2025).

Ia menegaskan, para pesilat MAN 1 Lotim telah menunjukkan semangat juang tinggi, kedisiplinan, serta kekompakan tim selama pertandingan berlangsung, perjuangan ini tentu cukup berat karena pesaingnya tangguh.

Kepala MAN 1 Lotim M Nurul Wathoni menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian para siswanya, seraya berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus berlatih dan mengukir prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

"Sebagai bentuk suport madrasah, kita akan berikan reward melalui program tebus prestasi termasuk pembiayaan lombanya ke Malang menjadi beban madrasah," harapnya.

Berikut daftar siswa Pesilat MAN 1 Lotim yang meraih prestasi juara di Kejuaraan Silat Nasional Malang Championship 2025 sbb: 

  1. Asris Naini Putri XI IPS 3 3 (Juara 1)
  2. Eti Arsiyunia Putri XI IPS 3 (Juara 1)
  3. Desty Hayfa XI IPS 3 (Juara 1)
  4. Ranza Panggita XI IPS 1 (juara 1)
  5. Jihan Padhilah XI IPA 4 (juara 1)
  6. Natasya XII IPS 3 (juara 1)
  7. Rasyidul Majid XII IPA 4 (juara 1)
  8. Yogi Saputra XII IPA 2 (juara 1)
  9. M.Maulana yusril Anwar XI Agama (juara 1)
  10. M.Aziidan Nugraha XII IPS 2 (juara 2)
  11. Nur Aulia Rohmani XI IPS 5 (juara 3)

Rabu, 02 Juli 2025

Pimpinan Baznas Lombok Timur Terima SK Bupati, Berikut Daftarnya

photo doc/istimewa
Okenews.net | Setelah melalui proses lama, pimpinan  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Lombok Timur akhirnya menerima SK Bupati Nomor: 100.3.3.2/262/Kesra/2025.

Penyerahan SK itu berlangsung di pendopo 1 Bupati Lotim, Selasa 2 Juni 2025 sekitar pukul 20.30 Wita. Sebanyak lima orang pimpinan Baznas Lotim menerima SK Bupati Lombok Timur Haerul Warisin. 

Kelima pimpinan Baznas Lombok Timur yang dipanggil bupati untuk menerima SK sebagai berikut: 

  1. H. Murjoko
  2. Dr. H. Hamidi, ST
  3. Drs. H. Muhammad Kamli 
  4. Dr. Sirajun Nasihin, M.Pd
  5. Dr. Asbullah Muslim, M.PdI

Jumat, 27 Juni 2025

UPZ Desa: Jalan Sunyi Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem dari Akar Rumput

Oleh: Abdul Hayyi Zakaria, ME (Sekjen Forum Fundraising Zakat NTB)

 Abdul Hayyi Zakaria, ME (photo doc/ist.)
Kemiskinan ekstem masih menjadi trending topik persoalan hari ini, mulai dari pemerintah pusat hingga kabupaten kota, tak terkecuali Kabupaten Lombok Timur. Menurut data BPS Juli 2024 angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Lombok Timur sebesar 58.262 rumah tangga, atau setara 3,2 persen dari total penduduk miskin. Ketika kemiskinan ekstrem ini masih menghantui banyak daerah hingga desa di Indonesia, kita sering lupa bahwa solusi tidak selalu harus datang dari atas. Di balik kesibukan pejabat menyusun program pengentasan, ada aktor-aktor lokal yang bekerja dalam diam: Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa.

UPZ Desa mungkin terdengar asing bagi sebagian orang. Namun di sejumlah daerah, seperti Kabupaten Ciamis termasuk di Lombok Timur, mereka sudah mulai membuktikan bahwa pengelolaan zakat dari desa, oleh desa, dan untuk desa bukan sekadar wacana. Bahkan, jika dikelola serius, ia bisa menjadi game changer dalam pengentasan kemiskinan ekstrem.

Paradigma Baru Pengelolasn Zakat

Sayangnya, selama ini zakat seringkali berhenti pada bentuk charity—sekadar memberikan sembako atau uang tunai saat Ramadan. Tentu itu baik. Tapi dalam konteks kemiskinan ekstrem yang struktural dan kompleks, bantuan sesaat bukan solusi jangka panjang.

Kini waktunya mengubah paradigma: zakat harus jadi kekuatan pemberdayaan. UPZ Desa bisa mulai dengan program zakat produktif: modal usaha kecil, pelatihan tukang, peralatan tani, penguatan ekonomi perempuan, hingga subsidi perbaikan rumah dhuafa.

Bayangkan jika setiap desa di Lombok Timur menyalurkan zakat tidak hanya untuk konsumsi, tapi untuk menciptakan pendapatan baru. Maka zakat tak lagi sekadar meringankan, tapi mampu mengubah nasib.

Potensi Besar yang Masih Tidur

Data dari Pusat Kajian Strategis (Puskas) BAZNAS Tahun 2022 menyebut potensi zakat nasional mencapai lebih dari Rp300 triliun per tahun. Di Lombok Timur sendiri, potensi zakat dari ASN, pedagang pasar, petani, dan nelayan bisa mencapai Rp386 miliar setiap tahun. Sayangnya, yang tergali baru sebagian kecil saja.

Apa yang salah? Bisa jadi karena tatakelola Baznasnya yang kurang tepat, SDM Amil yang masih kurang kompeten, pendistribusian dan pendayagunaan yang belum berkeadilan, literasi zakat masih rendah, atau karena belum semua UPZ Desa difungsikan secara optimal. Tapi ini justru peluang: dengan memperkuat peran UPZ di desa-desa, potensi itu bisa bangkit. Dana lokal untuk solusi lokal.

Saat ini pemerintah daerah menargetkan kemiskinan ekstrem nol persen, tentu ini  target yang mulia, tapi berat. Jika ingin realistis, kita butuh pendekatan yang berbasis komunitas. Di sinilah peran UPZ Desa jadi sangat vital. Melalui legalitas yang kuat, pendataan yang akurat, distribusi yang tepat sasaran, dan kolaborasi lintas sektor, UPZ Desa bisa menjadi garda terdepan penghapusan kemiskinan ekstrem dari desa—bukan sekadar slogan, tapi kenyataan.

Bisa jadi, di masa depan, sejarah akan mencatat bahwa jalan panjang pengentasan kemiskinan di negeri ini, justru dimulai dari mushala kecil di ujung kampung… ketika seorang amil zakat mengetuk pintu rumah tetangganya, bukan untuk meminta, tapi untuk memberi.

Minggu, 22 Juni 2025

Paskib MAN 1 Lotim Raih Juara Umum Tingkat Nasional, Berikut Daftar Lengkap Juaranya

Pasukan MAN 1 Lotim yang meraih juara nasiona
Okenews.net - Torehan prestasi gemilang bidang paskib kembali diraih tim paskib MAN 1 Lotim karena sukses meraih juara umum lomba Paskib Nasional Piala Kemenpora RI yang berlangsung di Mojokerto Jawa Timur pasa Sabtu 21 Juni 2025 bertempat di lapangan SMAN 1 Bangsal Mojokerto.

Atas torehan prestasi ini, Tim Paskib MAN 1 Lombok Timur sukses membawa pulang piala Kemenpora RI dan ragam piala dalam berbagai kategori juars, sertifikat, dana pembinaan," ungkap Pembina Paskib MAN Lotim, M Sardi didampingi pelatih, Ahmada Fatoni.

Berikut daftar torehan prestasi juara pada lomba dimaksud ; 

Best Kostum

  1. SMAN 1 Gedeg B
  2. SMAN 1 Gedeg A
  3. SMAN 2 Mojokerto

Best Danton

  1. MAN 1 Lotim A
  2. SMAN 1 Pringgabaya
  3. MAN 1 Nganjuk

Best Pelatih

  1. MAN 1 Lotim
  2. SMAN 1 Gedeg
  3. SMKN 1 Buduran

Best Variasi & Formasi

  1. MAN 1 Lotim B
  2. SMAN 1 Gedeg A
  3. SMKN 1 Buduran

Best PBB

  1. MAN 1 Lotim B
  2. SMKN 1 Dlanggu
  3. MAN 1 Mojokerto B

Juara Utama

  1. MAN 1 Lotim B
  2. SMAN 1 Gedeg A
  3. SMKN 1 Buduran

Juara Harapan Utama

  1. SMKN 1 Pringgabaya
  2. SMKN 1 Dlanggu
  3. MAN 1 Lotim A

Juara Madya

  1. SMKN 3 Boyolangu
  2. SMKN 1 Jetis
  3. SMAN 2 Mojokerto

Juara Harapan Madya

  1. SMKN 2 Blitar
  2. SMK YPM 3 Taman
  3. SMKN 1 Blitar

Juara Bina

  1. SMAN 3 Mojokerto
  2. MAN 3 Tulungagung
  3. SMAN 1 Gedeg B

Juara Harapan Bina

  1. MAN 1 Nganjuk
  2. MAN Kota Blitar
  3. SMKN 1 Mojokerto

Juara Mula

  1. SMAN 1 Padangan
  2. MAN 1 Mojokerto A
  3. MAN 1 Mojokerto B

Juara Harapan Mula

  1. SMAN 1 Soko
  2. SMKN 1 Rejotangan
  3. SMA Budi Utomo Jombang

Juara Purwa 

  1. MAN 6 Jombang A
  2. SMK Tekstil Pandaan
  3. SMAN 1 Gondang

Juara Harapan Purwa

  1. MA Ammanatul Ummah
  2. SMAN 1 Bojonegoro
  3. MAN 6 Jombang B

Juara Best Of The Best (BOB)

  1. SMKN 1 Buduran
  2. MAN 1 Lotim B
  3. SMPN 3 Selong
  4. SMAN 1 Gedeg A
  5. SMPN 5 Mojokerto
  6. SMPN 2 Krembung

JUARA UMUM : MAN 1 LOTIM


Jumat, 13 Juni 2025

Zakat sebagai Penyangga APBD: Langkah Strategis Menjawab Kebijakan Efisiensi Anggaran di Lombok Timur

Oleh : Abd. Hayyi, ME (Kepala Pelaksana Baznas Lombok Timur) 

Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, seperti banyak daerah lain di Indonesia menghadapi tantangan dalam mengefisienkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Keterbatasan fiskal dan meningkatnya kebutuhan sosial-ekonomi masyarakat menuntut terobosan kebijakan yang inovatif dan berbasis kearifan lokal. Salah satu alternatif yang layak dipertimbangkan adalah optimalisasi pengelolaan zakat sebagai penyangga APBD.

Urgensi dan Tantangan APBD

Efisiensi anggaran di Lombok Timur bukan hanya soal pengurangan belanja, tetapi tentang redistribusi sumber daya secara lebih adil, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Namun, belanja sosial, pemberdayaan ekonomi, dan pengentasan kemiskinan tetap membutuhkan dukungan dana yang konsisten. Di sinilah zakat, sebagai instrumen fiskal keagamaan, dapat mengambil peran strategis.

Zakat: Instrumen Sosial-Ekonomi yang Belum Optimal

Zakat memiliki potensi besar, terutama di daerah mayoritas muslim seperti Lombok Timur. Menurut hasil riset yg di rilis oleh Puskas Baznas RI dalam Outlook Zakat 2022 potensi zakat di Lombok Timur seberar 386,6 miliar sementara yang berhasil dikumpulkan oleh Baznas Lotim  saat ini baru 17,8 miliar per tahun artinya potensi tersebut belum tergarap maksimal karena beberapa faktor:

  1. Rendahnya kesadaran masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui Baznas.
  2. Sosialisasi dan edukasi yang kurang massif
  3. Pendistribusian dan Pendayagunaan zakat yang kurang terbuka, belum merata dan  berkedilan
  4. Layanan muzakki dan mustahik yang masih kurang humanis
  5. Kompetensi dan kinerja amil yang belum maksimal
  6. Sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah, dan semua instansi terkait masih lemah
  7. Digitalisasi sistem untuk kemudahan akses dan layanan belum berjalan

Zakat sebagai Penyangga APBD

Zakat bukan untuk menggantikan APBD, tetapi mengisi celah-celah kebutuhan sosial yang yg kurang dicover oleh APBD, seperti: bantuan langsung untuk fakir miskin, program pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas mustahik, beasiswa pendidikan bagi siswa dari keluarga tidak mampu, dan bantuan modal produktif untuk UMKM mustahik.

Melalui sinergi dengan BAZNAS Lombok Timur, pemerintah daerah dapat mengarahkan program-program zakat agar sejalan dengan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah), khususnya di bidang pengentasan kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan.

Strategi Implementasi

Untuk mewujudkan peran zakat sebagai penyangga APBD, langkah-langkah strategis yang bisa diambil antara lain:

  1. Membentuk regulasi daerah (Perda/Perbup) tentang integrasi program zakat dengan kebijakan daerah.
  2. Meningkatkan sinergi antara BAZNAS dan perangkat daerah, melalui perencanaan bersama.
  3. Digitalisasi penghimpunan dan penyaluran zakat, agar transparan dan akuntabel.
  4. Kampanye edukasi zakat untuk meningkatkan kepercayaan dan partisipasi ASN serta masyarakat umum.
  5. Monitoring dan evaluasi dampak zakat terhadap indikator kesejahteraan lokal.

Optimalisasi zakat sebagai penyangga APBD bukan hanya solusi teknokratis, tetapi juga manifestasi dari semangat gotong royong dan keadilan sosial dalam perspektif Islam. Jika diimplementasikan dengan baik, Lombok Timur dapat menjadi model nasional dalam integrasi fiskal antara keuangan negara dan dana keagamaan. Ini bukan hanya efisiensi anggaran, tetapi transformasi sosial berbasis nilai.

Selamat Hari Korpri

Pendidikan

Hukum

Ekonomi