www.okenews.net: Pemda
Tampilkan postingan dengan label Pemda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemda. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Januari 2026

Pemda Lombok Timur Siap Dikawal BPK, Wabup Edwin Pastikan Pemeriksaan Berjalan Lancar

Wakil Bupati Lotim, Edwin Hadiwijaya

Okenews.net- Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung proses pemeriksaan keuangan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Hal itu ditegaskan Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, saat menerima tim BPK dalam pertemuan awal atau entry meeting di ruang kerjanya, Rabu (28/01/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Wabup Edwin memastikan seluruh rangkaian pemeriksaan yang akan berlangsung selama 45 hari ke depan dapat berjalan lancar dan transparan. Ia menyatakan akan mengawal langsung proses tersebut, termasuk menunjuk person in charge (PIC) guna mempermudah koordinasi serta penyediaan data yang dibutuhkan oleh tim pemeriksa.

Menurutnya, kehadiran BPK justru menjadi sarana evaluasi penting bagi pemerintah daerah. Laporan hasil pemeriksaan awal yang disampaikan BPK dinilai sangat membantu Pemda dalam memetakan berbagai aspek yang perlu dibenahi ke depan.

Didampingi sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan Inspektur Daerah, Wabup menegaskan komitmen Pemda Lombok Timur untuk terus melakukan perbaikan tata kelola keuangan. Upaya tersebut, kata dia, tidak semata demi mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), tetapi sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat.

Terkait tindak lanjut laporan hasil pemeriksaan (LHP), Wabup mengakui masih terdapat sejumlah kendala. Meski demikian, ia optimistis seluruh rekomendasi BPK dapat diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Entry meeting ini sekaligus menandai dimulainya pemeriksaan resmi BPK terhadap pengelolaan keuangan dan kinerja Pemkab Lombok Timur. Adapun fokus pemeriksaan meliputi piutang Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pendapatan asli daerah (PAD), pengelolaan aset, serta Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Rabu, 21 Januari 2026

Baznas Lombok Timur Salurkan Rp440 Juta Insentif untuk 1.434 Guru TK dan PAUD

Penyaluran Bantuan Guru
Okenews.netBadan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Timur Bersama Pemda kembali menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah kepada para tenaga pendidik non ASN. Pada tahap pertama Tahun 2026, Baznas menyalurkan insentif senilai Rp440 juta kepada 1.434 Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di jenjang TK, PAUD, dan Kelompok Bermain (KB).

Penyaluran insentif tersebut dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Lombok Timur, Rabu (21/01/2026), dengan melibatkan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur sebagai mitra strategis dalam pendistribusian dana umat.


Ketua Baznas Lombok Timur, H. Muhamad Kamli, menjelaskan bahwa para penerima manfaat berasal dari tujuh kecamatan, yakni Terara, Labuhan Haji, Sakra, Sakra Timur, Sakra Barat, Keruak, dan Jerowaru.


“Insentif ini bersumber dari zakat, infak, dan sedekah para muzaki yang disalurkan melalui Baznas Lombok Timur. Amanah ini kami kembalikan kepada mereka yang berhak, khususnya guru non ASN yang selama ini berjuang di pendidikan usia dini,” ujarnya.


Menurut Kamli, guru TK dan PAUD merupakan kelompok strategis yang perlu mendapat perhatian karena berperan besar dalam pembentukan karakter anak sejak usia dini, meskipun sering berada dalam keterbatasan ekonomi.


Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin dan Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya. Dalam kesempatan itu, Bupati memberikan apresiasi berupa hadiah umrah kepada seorang guru PAUD yang telah mengabdi selama lebih dari dua dekade, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi panjang dalam dunia pendidikan.


Baznas Lombok Timur berharap penyaluran insentif ini dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat serta mendorong sinergi berkelanjutan antara Baznas, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan guru dan kualitas pendidikan di Lombok Timur.


Senin, 19 Januari 2026

Satu Tahun MBG Lombok Timur: Dongkrak PDRB, Pemda Siapkan Skema Pengawasan Baru Libatkan Publik

Evaluasi Program Makan Bergizi Gerati

Okenews.net-Setelah setahun penuh dijalankan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lombok Timur akhirnya masuk meja evaluasi. Pemerintah Daerah bersama DPRD Lombok Timur menggelar rapat khusus di Ruang Rapat DPRD lantai III, Senin (19/01/2026), untuk membedah capaian program sepanjang 2025 sekaligus merancang penguatan kebijakan di tahun 2026.

Rapat tersebut mengungkap dua wajah program MBG: capaian positif dari sisi ekonomi daerah, sekaligus tantangan serius di level pelaksanaan teknis.

Sekretaris Daerah Lombok Timur yang juga Ketua Satgas MBG, H. Muhammad Juaini Taofik, menyampaikan bahwa program ini tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi anak, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pergerakan ekonomi lokal. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan keberadaan MBG turut mendorong peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Lombok Timur.

“Program ini menggerakkan rantai ekonomi, mulai dari penyedia bahan pangan hingga tenaga kerja lokal,” ujarnya di hadapan peserta rapat.

Meski demikian, Juaini menegaskan bahwa Pemda tidak menutup mata terhadap berbagai dinamika yang muncul di lapangan. Ia menyoroti pentingnya peran aktif pihak sekolah dalam menyukseskan program, terutama dalam pelaksanaan makan bersama.

Menurutnya, sekolah yang membangun komunikasi intensif dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terbukti mampu menjalankan program tanpa hambatan berarti. Sebaliknya, lemahnya koordinasi kerap memicu persoalan teknis.

Menyadari tingginya risiko dalam penyajian makanan segar, Pemda berencana membuka ruang pengawasan baru yang melibatkan masyarakat. Pada pertengahan 2026, akan dibentuk bidang monitoring khusus yang diisi perwakilan publik di luar mitra resmi.

“Wadah ini akan menampung keluhan, masukan, sekaligus menjadi kontrol cepat dari wali murid dan masyarakat,” tegas Juaini.

Langkah tersebut diharapkan memperkuat transparansi sekaligus memungkinkan penyelesaian masalah secara berjenjang di tingkat daerah, tanpa harus selalu menunggu arahan dari pusat atau provinsi.

Sementara itu, Kepala Regional SPPG, Eko Prasetyo, menekankan bahwa Satgas MBG di tingkat kabupaten memiliki peran krusial sebagai pengawas lapangan. Satgas diminta aktif memantau operasional SPPG dan memastikan setiap persoalan segera dilaporkan ke tingkat lebih tinggi agar perbaikan dapat dilakukan cepat dan tepat.

Dalam rapat yang sama, Ketua MBG Lombok Timur, Agamawan, turut memberikan klarifikasi atas insiden yang sempat terjadi di Desa Kembangsari. Hasil investigasi menunjukkan bahwa persoalan tidak semata berasal dari penyedia, melainkan juga minimnya edukasi konsumsi.

“Susu kedelai yang seharusnya langsung diminum justru dibawa pulang oleh siswa, sehingga melewati batas kelayakan konsumsi,” jelasnya.

Selain itu, ditemukan pula indikasi dari pihak mitra penyedia yang memesan susu mendekati masa kedaluwarsa. Temuan tersebut menjadi catatan penting untuk memperketat seleksi dan pengawasan mitra ke depan.

Dari sisi infrastruktur layanan, MBG Lombok Timur mencatat capaian di atas target. Hingga kini, sebanyak 213 SPPG telah terdaftar dalam sistem, melampaui target awal sebanyak 159 unit. Namun, sekitar 40 SPPG masih dalam tahap persiapan operasional, terkendala aktivasi akun sistem.

Tantangan lain yang tak kalah krusial adalah validasi data penerima manfaat. Sinkronisasi data dari Dapodik, EMIS, dan BKKBN masih menjadi pekerjaan rumah, terlebih setelah tiga kali perubahan petunjuk teknis (Juknis) di tingkat pusat.

Fokus 2026, kata Agamawan, adalah memastikan akurasi data penerima tambahan seperti ibu hamil, ibu menyusui, balita, hingga penjaga sekolah yang resmi masuk dalam skema MBG.

Evaluasi ini menjadi penanda bahwa MBG Lombok Timur tengah bergerak menuju fase pematangan kebijakan bukan hanya soal jumlah penerima, tetapi juga kualitas layanan dan akuntabilitas publik.


Rabu, 14 Januari 2026

Bupati Lombok Timur Tegaskan OPD Harus Tancap Gas Sejak Awal 2026

Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) TA 2026

Okenews.net – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Tahun Anggaran 2026 bersama seluruh perangkat daerah, Rabu (14/01/2026), di Aula Pendopo Bupati Lombok Timur. 


Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas kinerja keuangan daerah tahun 2025 yang dinilainya menunjukkan tren positif. Ia menyebut capaian tersebut patut disyukuri, meski masih terdapat ruang perbaikan.


“Capaian ini adalah hasil kerja keras seluruh perangkat daerah, terutama dalam optimalisasi pajak dan retribusi. Namun, jangan ada rasa puas diri,” tegas Bupati.


Berdasarkan realisasi anggaran 2025, pendapatan daerah tercatat mencapai 100,78 persen, sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) berada di angka 99,5 persen dan belanja daerah terealisasi 98,33 persen. Menurut Bupati, angka tersebut mencerminkan pengelolaan keuangan yang semakin baik dan terukur.


Meski demikian, Bupati menekankan pentingnya percepatan eksekusi program sejak awal tahun. Ia mengingatkan agar seluruh kegiatan yang perencanaannya sudah matang segera dijalankan tanpa menunggu akhir tahun.


“Jangan sampai pekerjaan menumpuk di akhir tahun, terutama kegiatan fisik yang sudah jelas kontraknya. Ini harus dikendalikan sejak sekarang,” ujarnya.


Dalam kesempatan itu, Bupati juga menegaskan bahwa tanggung jawab pengelolaan anggaran sepenuhnya melekat pada kepala dinas atau kepala badan selaku pengguna anggaran. Ia meminta para pimpinan OPD lebih disiplin, cermat, dan bertanggung jawab dalam pelaksanaan APBD 2026.


Rakor tersebut turut menjadi penegasan komitmen Pemkab Lombok Timur untuk memastikan pelaksanaan APBD 2026 berjalan efektif, tepat waktu, dan berdampak langsung pada peningkatan pelayanan serta kesejahteraan masyarakat.

Kamis, 08 Januari 2026

Lantik Dua Kepala Dinas dan Serahkan SK PPPK, Bupati Lotim Tekankan Kerja Nyata dan Pelayanan Humanis

Pengambilan Sumpah Jabatan, dan Penyerahan SK PPPK 

Okenews.net- Pemerintah Kabupaten Lombok Timur resmi melantik dua kepala dinas definitif pada Kamis (08/01/2026). Pelantikan tersebut masing-masing menetapkan L. Aries Fahrozi sebagai Kepala Dinas Kesehatan serta Nurul Wathoni sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur.


Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat itu dipimpin Sekretaris Daerah Lombok Timur dan dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) perpanjangan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) angkatan 2021, yang diserahkan langsung oleh Bupati Lombok Timur.


Dalam sambutannya, Bupati Lombok Timur Hairul Warisin, mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar benar-benar memegang teguh sumpah jabatan yang telah diucapkan. Menurutnya, sumpah tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan menjadi aturan moral dan komitmen tidak tertulis dalam menjalankan amanah sebagai pelayan masyarakat.


“Dengan kepala dinas yang baru, saya berharap Lombok Timur bisa menjadi lebih baik ke depan. Kuncinya adalah koordinasi, kerja sama, dan kemauan untuk bekerja maksimal demi kemajuan daerah,” tegasnya.


Tak hanya itu, Hairul Warisin juga memberikan perhatian khusus kepada PPPK, terutama yang bertugas sebagai tenaga pendidik. Ia mendorong para guru PPPK untuk terus mengasah kemampuan, khususnya dalam menghadapi tantangan digitalisasi sistem pendidikan yang harus diterapkan secara menyeluruh.


Selain itu, ia mengingatkan seluruh pejabat agar terus bahu-membahu dalam mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Lombok Timur. Ia pun mengapresiasi kinerja jajaran kepala dinas yang dinilainya memiliki kualitas dan dedikasi yang luar biasa.


Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan belasungkawa kepada sejumlah daerah yang dilanda musibah, seraya bersyukur karena Lombok Timur terhindar dari bencana besar. Ia menilai kondisi ekonomi daerah saat ini menunjukkan perkembangan yang cukup baik.


“Semua harus terus bergerak. Jangan karena mendekati masa pensiun lalu berhenti bekerja maksimal. Justru menjelang pensiun, kita harus meninggalkan jejak kebaikan bagi rekan kerja dan daerah,” pesannya.


Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan peluang bagi PPPK untuk menduduki jabatan strategis. PPPK berpotensi menjadi kepala sekolah, bahkan pemerintah daerah tengah mengkaji dan mengusulkan agar PPPK juga dapat menjabat sebagai kepala puskesmas.


Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh PPPK yang telah mendedikasikan diri untuk masyarakat Lombok Timur, serta mengingatkan jajaran pelayanan kesehatan agar selalu mengedepankan keramahan dan senyuman dalam melayani masyarakat.


“Pelayanan kesehatan harus ramah, humanis, dan penuh empati. Itu bagian dari kualitas pelayanan publik,” tutupnya.

Selasa, 06 Januari 2026

DPRD Lombok Timur Tetapkan Renja 2026, Komitmen Perkuat Kinerja dan Pengawasan

DPRD Lombok Timur

Okenews.net- Suasana ruang sidang utama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Lombok Timur berlangsung khidmat saat Rapat Paripurna VII Masa Sidang II Tahun 2026 digelar. Satu per satu anggota dewan menempati kursinya, menandai dimulainya agenda penting penetapan Rencana Kerja (Renja) DPRD Tahun Anggaran 2026.


Rapat ini bukan sekadar agenda formal tahunan, tetapi menjadi momentum strategis untuk memastikan arah kerja lembaga legislatif daerah berjalan lebih terukur, terarah, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.


Sekretaris DPRD Lombok Timur, Iswan Rakhmadi, mengawali sidang dengan menyampaikan laporan kehadiran anggota dewan. Setelah kuorum terpenuhi, rapat dinyatakan sah dan resmi dibuka. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Lombok Timur, Edwin Hadiwijaya, bersama unsur pimpinan dewan.


Dalam pemaparannya, pimpinan DPRD menjelaskan bahwa Renja 2026 mencakup berbagai agenda strategis, mulai dari rapat Badan Musyawarah, rapat paripurna, pembahasan dan penetapan rancangan peraturan daerah (Raperda), hingga kegiatan bimbingan teknis bagi anggota dewan.


Selain itu, agenda reses, kunjungan kerja, rapat komisi dan alat kelengkapan dewan, rapat dengar pendapat, serta penyerapan aspirasi masyarakat juga menjadi bagian integral dalam rencana kerja tersebut. Seluruh rangkaian kegiatan itu dirancang guna mengoptimalkan pelaksanaan tiga fungsi utama DPRD, yakni legislasi, anggaran, dan pengawasan.


“Penetapan rencana kerja DPRD tahun anggaran 2026 dimaksudkan untuk mendukung pelaksanaan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan DPRD agar lebih terukur, terarah, dan sesuai dengan peraturan perundang undangan,” jelas Iswan.


Setelah melalui pembahasan dan mendapat persetujuan peserta rapat, disampaikan Rancangan Keputusan DPRD Nomor 1 Tahun 2026 tentang Persetujuan Dewan terhadap Renja DPRD Kabupaten Lombok Timur Tahun Anggaran 2026. Keputusan tersebut kemudian ditetapkan secara resmi dalam rapat paripurna.


Dengan disahkannya Renja 2026, DPRD Lombok Timur menegaskan komitmennya menjalankan tugas kelembagaan secara optimal. Dokumen ini menjadi pijakan strategis dalam mendorong tata kelola pemerintahan daerah yang efektif, transparan, dan akuntabel.


Bagi DPRD, tahun 2026 bukan sekadar deretan agenda dan jadwal rapat, melainkan upaya memastikan setiap kebijakan yang lahir dari ruang sidang benar-benar bermuara pada kesejahteraan masyarakat Lombok Timur.

Rabu, 31 Desember 2025

Serahkan SK 10.998 PPPK Paruh Waktu, Bupati Lombok Timur, Jangan Separuh-separuh Layani Masyarakat

Pemda Lombok Timur
Okenews.net– Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu kepada 10.998 pegawai pada penghujung tahun 2025. Penyerahan SK tersebut berlangsung di halaman Kantor Bupati Lombok Timur dan dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta direksi BUMD.

Dalam arahannya, Bupati H. Haerul Warisin menegaskan bahwa diterimanya SK PPPK Paruh Waktu harus menjadi pemicu semangat baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


“Kita harus mulai dengan hal-hal baru. Bukan berarti setelah menerima SK semangatnya selesai, tapi justru harus bergerak lebih cepat karena sudah diakui negara,” tegas Bupati di hadapan ribuan PPPK, Rabu, 31/12/2025


Ia juga mengingatkan agar status paruh waktu tidak dijadikan alasan untuk menurunkan kualitas kinerja. Menurutnya, disiplin, loyalitas, serta kepatuhan terhadap aturan kepegawaian tetap menjadi kewajiban utama seluruh aparatur.


“Jangan karena paruh waktu, lalu separuh-separuh melayani masyarakat,” ujarnya.


Bupati menambahkan, Pemerintah Daerah Lombok Timur terus berupaya mengusulkan agar PPPK Paruh Waktu ini dapat segera ditingkatkan statusnya menjadi PPPK Penuh Waktu. Hal tersebut sejalan dengan kebutuhan daerah terhadap sumber daya aparatur, mengingat banyaknya program pembangunan dan pelayanan publik yang harus dijalankan.


Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan apresiasi khusus kepada 10 orang PPPK yang akan segera memasuki masa purna tugas. Masing-masing menerima bantuan sebesar Rp5 juta sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka.


Diketahui, SK PPPK Paruh Waktu ini berlaku terhitung mulai tanggal 1 Oktober 2025 hingga 30 September 2026 dan dapat diperpanjang sesuai ketentuan. Sementara itu, penghasilan yang diterima tetap disesuaikan dengan gaji yang diperoleh sebelumnya.


Selain penyerahan SK, Pemda Lombok Timur juga menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatera. Bantuan tersebut merupakan donasi dari ASN Pemda Lombok Timur sebesar Rp800 juta, ditambah Rp200 juta dari dana Belanja Tidak Terduga (BTT), yang disalurkan melalui Bank NTB Syariah.


Langkah ini menunjukkan komitmen Pemda Lombok Timur tidak hanya dalam memperkuat pelayanan publik, tetapi juga kepedulian terhadap sesama di tengah musibah nasional.

Jumat, 12 Desember 2025

Lotim Kendalikan Inflasi, Bupati Haerul Warisin Tegaskan Kolaborasi Kunci Sukses Hadapi Nataru 2025

Pemda Lombok Timur

Okenews.net-Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi, sebuah upaya yang kembali membuahkan hasil melalui penghargaan bergengsi di tingkat regional. Penegasan tersebut disampaikan saat membuka High Level Meeting (HLM) TPID Lombok Timur dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 pada Jumat, 12/12/2025.

Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi erat dengan Bank Indonesia dan kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah.


"Tahun 2025 ini, alhamdulillah, dengan kerja keras semua, Lombok Timur mampu mengendalikan inflasi dengan sangat baik," ujarnya.

Ia mencontohkan berbagai gejolak harga yang biasanya muncul pada momentum besar seperti Idul Fitri mampu ditekan melalui intervensi yang tepat. Salah satu langkah strategisnya adalah penyaluran bantuan sembako senilai Rp40 miliar kepada 237 ribu keluarga miskin dan miskin ekstrem guna menjaga daya beli masyarakat.

Kerja sama solid dengan Bank Indonesia menjadi faktor penting keberhasilan tersebut. Atas capaian itu, Lombok Timur meraih penghargaan TPID sebagai daerah dengan pengendalian inflasi terbaik di kawasan Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.

Bupati juga menyoroti bahwa inflasi di Lombok Timur kerap dipicu oleh kenaikan harga komoditas hortikultura seperti bawang merah dan cabai. Untuk mengatasi hal itu, ia mengerahkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui instruksi pembentukan Tim Pemantau Pekarangan guna memastikan keberhasilan penanaman cabai dan bawang merah sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan keluarga. Bahkan, Bupati menegaskan sanksi akan dijatuhkan kepada kepala dinas yang tidak menjalankan instruksi tersebut.

Selain itu, ia mendorong kolaborasi lebih kuat antara Dinas Pertanian dan para Champion Cabai lokal untuk menjamin stabilitas pasokan, terutama pada periode lonjakan harga.

Bupati mengingatkan bahwa tantangan di tahun 2026 akan lebih besar, mengingat Lombok Timur merupakan daerah dengan jumlah keluarga miskin dan miskin ekstrem terbanyak di Bali-Nusra. Situasi itu menuntut ketersediaan pangan yang lebih stabil dan terpantau ketat.


"Ini menjadi PR berat kita di tahun 2026. Komoditas pemicu inflasi harus dipastikan ketersediaannya," tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Lombok Timur sekaligus Ketua TPID, Muhammad Juaini Taofik, menekankan pentingnya kelancaran distribusi menjelang Nataru.


"Lotim adalah daerah perlintasan. Kita pastikan distribusi, terutama di jalan utama dan Pelabuhan Kayangan, berjalan lancar sehingga tidak ada keterlambatan," ujarnya.

Sekda menjabarkan tiga fokus utama TPID menjelang Nataru, yakni memastikan kelancaran distribusi, menjaga ketersediaan pasokan, serta memastikan Dinas Perdagangan dan tim tetap melakukan pemantauan pasar meskipun pada hari libur.

Senin, 08 Desember 2025

Pemda Lotim Gelar Lelang Terbuka Aset Kendaraan Dinas, Publik Bisa Ikut Tanpa Batasan Peserta

Kepala Bidang Aset Lombok Timur

Okenews.net -Pemerintah Daerah Lombok Timur resmi membuka proses pelelangan sejumlah kendaraan dinas yang sudah tidak lagi digunakan dalam operasional pemerintahan. Lelang ini dijadwalkan mulai berlangsung pada Januari 2026 dan digelar secara terbuka bagi seluruh masyarakat, tanpa persyaratan khusus maupun batasan peserta.


Langkah ini dilakukan sebagai bentuk optimalisasi pengelolaan aset pemerintah sekaligus wujud transparansi dalam tata kelola keuangan daerah. Unit kendaraan yang akan dilelang terdiri dari berbagai jenis, mulai dari sepeda motor hingga mobil dinas operasional yang sebelumnya digunakan untuk mendukung pelayanan publik.


Kepala Bidang Pengelola Barang Milik Daerah, Abdul Basyir, mengatakan proses lelang akan dilakukan secara online melalui sistem resmi Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Metode ini dipilih agar prosesnya lebih terbuka, akuntabel, serta mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.


“Ini bentuk keterbukaan pemerintah. Tidak ada prioritas maupun peserta khusus. Selama memenuhi syarat administrasi dan mengikuti mekanisme resmi lelang, siapa pun dapat ikut,” tegas Basyir, Senin (08/12/2025).


Saat ini kendaraan yang akan dilelang masih dalam proses pendataan dan penilaian dan dikumpulakan di mal pelayanan publik, untuk memudahkan pendataan (Apprasial) oleh KPKNL. Penilaian tersebut menjadi dasar penetapan nilai limit atau harga awal kendaraan sebelum dilelang.


Seluruh informasi terkait daftar kendaraan, spesifikasi teknis, hingga nilai limit akan tersedia melalui platform resmi lelang pemerintah di lelang.go.id. Peserta juga dapat memantau jadwal, mekanisme penawaran, hingga tahapan pendaftaran melalui situs yang sama.


Masyarakat yang berminat mengikuti kegiatan ini diimbau untuk membaca ketentuan secara lengkap dan memperhatikan jadwal resmi agar tidak melewati masa registrasi maupun penyetoran jaminan.


Pemda Lombok Timur berharap, melalui mekanisme ini, aset yang sudah tidak digunakan dapat dialihkan secara transparan dan memberikan manfaat, baik bagi masyarakat maupun pemerintah daerah.


“Tahapan lelang saat ini masih berjalan. Jadwal dan daftar final kendaraan akan diumumkan setelah KPKNL menetapkan hasil penilaian,” tutup Basyir.


Selasa, 25 November 2025

Sekda Lotim Lantik Dua Sekretaris Kelurahan, Tegaskan Proses Mutasi ASN Clean and Clear

Sekertaris Daerah Lombok Timur
Okenews.net – Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, H.M. Juaini Taofik, resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan dua pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur pada Selasa (25/11/2025), bertempat di ruang kerjanya.

Mewakili Bupati Lombok Timur, Sekda Juaini Taofik menegaskan bahwa pelantikan Sekretaris Lurah ini merupakan bagian dari penerapan manajemen kepegawaian yang taat aturan. Ia menjelaskan bahwa saat ini seluruh proses mutasi ASN baik perpindahan jabatan struktural ke fungsional, antar-OPD, hingga jabatan pelaksana golongan I wajib mendapatkan Pertimbangan Teknis (Pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui sistem Integrated Mutasi ASN dan e-Mutasi.

“Jadi proses pemindahan ini kami nyatakan clean and clear,” tegasnya.

Sekda juga menambahkan bahwa Kepala Daerah sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian terus melakukan penilaian kinerja secara berjenjang. Ke depan, sosialisasi dan evaluasi kinerja ASN akan semakin diperkuat sebagai bagian dari manajemen pengangkatan pejabat yang lebih profesional dan akuntabel.

Dalam kesempatan itu, Sekda menyampaikan apresiasi kepada kedua pejabat yang dilantik atas dedikasi dan kontribusi selama bertugas di tempat sebelumnya. Ia mengingatkan bahwa jabatan Sekretaris Kelurahan memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pelayanan publik.

“Jalankan amanah ini dengan setulus hati. Mari kita permudah pelayanan kepada masyarakat di kelurahan masing-masing. Semangat bekerja di tempat yang baru, dan tancapkan niat memberikan pelayanan terbaik sebagai perpanjangan tangan Bupati,” pesannya.

Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Lombok Timur Nomor 800.1.3.3/1710/KPSDM/2025 tentang pengangkatan dan pemberhentian Pegawai Negeri Sipil dalam dan dari jabatan pengawas eselon IV, Bambang Irawan, SE., ditetapkan sebagai Sekretaris Kelurahan Majidi, Kecamatan Selong. Sementara itu, Muhammad Erwinsyah, ST., menempati posisi Sekretaris Kelurahan Ijobalit, Kecamatan Labuhan Haji.

Rabu, 12 November 2025

Wabup Edwin Buka MTQ Aikmel, Dorong Lahirnya Generasi Qurani Berprestasi

Pembukaan MTQ Ke-31 Aikmel

Okenews.net– Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-31 tingkat Kecamatan Aikmel resmi dibuka oleh Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, pada Selasa (11/11/2025) di Masjid Jami’atul Islamiyah Lendang Karang, Desa Kalijaga Timur.
 

Acara pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Camat Aikmel, Danramil, seluruh kepala desa se-Kecamatan Aikmel, Dewan Hakim, Tuan Guru, pimpinan pondok pesantren, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, pemerintah kecamatan, desa, Dewan Hakim, dan pondok pesantren yang telah berpartisipasi aktif mengirimkan kafilah terbaiknya. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan menuju MTQ tingkat Kabupaten Lombok Timur yang akan digelar pada akhir November mendatang.


“MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, tapi memiliki misi besar sebagai wadah pembinaan generasi Qurani di tengah pesatnya perkembangan zaman,” ujar Wabup Edwin. 


Ia juha menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi daerah yang SMART, di mana salah satu poin utamanya adalah religiusitas.


Pemda, lanjutnya, menargetkan peningkatan prestasi Lombok Timur pada MTQ tingkat Provinsi tahun 2026 mendatang, dengan ambisi masuk tiga besar. Untuk mencapai hal tersebut, pembinaan sejak tingkat kecamatan menjadi kunci utama. 


Wabup menekankan pentingnya peran Dewan Hakim untuk bekerja jeli, objektif, dan profesional dalam menyeleksi peserta terbaik yang layak menjadi duta kabupaten.

Selain itu, pola pelatihan dan Training Center (TC) bagi para peserta MTQ tingkat kabupaten juga akan diperkuat. Hal ini merupakan tindak lanjut dari hasil kaji tiru Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Lombok Timur ke Kabupaten Lombok Tengah, yang dikenal berhasil menorehkan prestasi di tingkat provinsi.


“Apresiasi bagi para juara juga akan ditingkatkan sebagai bentuk motivasi dan penghargaan atas prestasi mereka,” tambahnya.


Menutup sambutan, Wabup Edwin mengingatkan seluruh pihak untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas dan objektivitas selama pelaksanaan MTQ. Ia yakin setiap langkah dan upaya yang dilakukan bernilai ibadah serta menjadi bagian dari pembentukan karakter Qurani di Lombok Timur.


MTQ ke-31 tingkat Kecamatan Aikmel ini akan berlangsung selama lima hari, mulai 11 hingga 15 November, dan diharapkan melahirkan para juara yang siap membawa nama baik daerah di ajang MTQ tingkat kabupaten maupun provinsi.

Selasa, 11 November 2025

Pangan Masyarakat Aman, Lombok Timur Perkuat Kerja Sama dengan Bapanas

Pemda Lombok Timur bersama Bapenas
Okenews.net- Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus memastikan ketersediaan pangan bagi seluruh masyarakat tetap aman dan stabil. Komitmen ini ditegaskan Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, saat melakukan audiensi dengan jajaran Direktorat Ketersediaan Pangan, Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada Senin (10/11/2025) di Jakarta.

Audiensi tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dengan Bapanas, khususnya dalam sinkronisasi kebijakan nasional di sektor pangan agar sejalan dengan kebutuhan dan potensi daerah.


Bupati Haerul menegaskan, Pemkab Lombok Timur siap berperan aktif dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas nasional Presiden. Program tersebut diyakini akan berdampak langsung pada kebutuhan dan distribusi pangan di daerah.


“Pemda Lombok Timur ingin mengambil peran aktif melalui kolaborasi program bersama Bapanas untuk menjaga ketersediaan pangan di daerah. Dengan sinergi yang kuat, kebutuhan pangan masyarakat dan pelaksanaan program nasional dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Bupati.


Selain fokus pada ketersediaan pangan, Bupati juga menekankan pentingnya penguatan keamanan dan pengawasan pangan di daerah. Ia berharap sinergisitas antara Pemkab dan Bapanas dapat diwujudkan melalui berbagai program strategis yang mendukung stabilitas pangan di Lombok Timur.


“Kita ingin pangan di Lombok Timur tetap stabil dan mencukupi kebutuhan semua masyarakat,” tegasnya.


Langkah ini sekaligus menunjukkan keseriusan Pemkab Lombok Timur dalam menjaga ketahanan pangan sebagai bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung program prioritas nasional di bidang pangan.

Kamis, 16 Oktober 2025

Pemda Lotim Sambut Sinergi Pesantren NWDI untuk Indonesia Emas 2045

 

Edwin Hadiwijaya
Okenews.net- Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya secara resmi membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) perdana Ikatan Kerjasama Pondok Pesantren (IKPP) NWDI, Kamis (16/10/2025) di Pancor. Kegiatan tersebut mengusung tema “Mengenal Spirit Perjuangan Menuju Pesantren NWDI yang Mandiri dan Berkemajuan Menyongsong Indonesia Emas 2045.”

Dalam sambutannya, Wabup Edwin menyampaikan apresiasi terhadap kiprah pondok pesantren yang disebutnya sebagai “jangkar kehidupan sosial dan moral masyarakat.” Ia menegaskan bahwa peran pesantren sangat strategis dalam membentuk karakter bangsa, sekaligus menjadi mitra penting pemerintah dalam pembangunan daerah.

“Pemerintah Daerah Lombok Timur menyambut baik kehadiran IKPP NWDI. Melalui wadah ini, komunikasi dan kolaborasi antara pesantren dan pemerintah dapat terjalin lebih erat untuk bersama membangun daerah,” ujar Edwin.

Ia juga menekankan pentingnya semangat kemandirian dan inovasi di lingkungan pesantren. “Kemajuan bukan hanya soal teknologi, tetapi juga kemandirian finansial dan kemampuan pesantren dalam mengelola sumber daya secara produktif. Peran pesantren akan sangat signifikan dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus IKPP NWDI, Hasanuddin, menyebut pembentukan IKPP NWDI sebagai langkah strategis untuk menyatukan visi besar pondok pesantren di bawah naungan NWDI.

“Pesantren adalah jangkar yang kuat bagi kemajuan bangsa. IKPP hadir untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah demi kemajuan bersama,” ujarnya.

Rakerda perdana ini diharapkan menjadi momentum penguatan peran pesantren dalam pembangunan Lombok Timur yang religius, mandiri, dan berkemajuan.

Jumat, 10 Oktober 2025

Wabup Edwin Dukung Kreativitas Mahasiswa Melalui Roah Seni Pertunjukan Vol.4 “BASWARA”

Hut ke-4 Program Studi Seni Universitas Hamzanwadi

Okenews.net – Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya menghadiri sekaligus membuka secara resmi acara Roah Seni Pertunjukan Vol.4 “BASWARA”, yang digelar oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan Universitas Hamzanwadi.


Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (10/10) di Terminal Pancor tersebut merupakan agenda tahunan untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan Universitas Hamzanwadi. Memasuki tahun keempat pelaksanaannya, Roah kali ini semakin meriah dengan pertunjukan seni tari, penampilan band, dan bazar kuliner dari Asosiasi Pengusaha Industri Kecil Menengah (APIKM) Lombok Timur.


Dalam sambutannya, Wabup Edwin menyampaikan rasa bangga karena untuk pertama kalinya kegiatan Roah dilaksanakan di luar area kampus. Ia menilai masih banyak ruang publik di Lombok Timur yang potensial dimanfaatkan untuk kegiatan seni dan budaya serupa.


“Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus membangun kolaborasi dengan perguruan tinggi dan komunitas. Saya berharap kegiatan seperti ini bisa memberi manfaat bagi masyarakat, mahasiswa, dan pemerintah,” ujarnya.


Wabup juga mendorong mahasiswa Seni Pertunjukan agar mampu mengkolaborasikan berbagai cabang seni mulai dari tari, musik, teater, hingga seni rupa dalam satu pertunjukan terpadu.


“Saya sangat mengapresiasi kreativitas mahasiswa Universitas Hamzanwadi. Semoga dari sini lahir para seniman, sineas, dan penulis yang membawa Lombok Timur ke arah yang lebih maju,” harapnya.


Selain itu, Wabup Edwin menekankan pentingnya mengembangkan industri kreatif agar menjadi peluang kerja baru bagi generasi muda. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Daerah akan terus memberikan dukungan dan membuka ruang kolaborasi dengan para pelaku seni dan UMKM.


“Selamat untuk Baswara, semoga sukses dan lancar,” tutupnya.


Selasa, 07 Oktober 2025

Bupati Lotim Tekankan Digitalisasi Efisien dan Berbasis SDM Unggul

Bupati Lombok Timur H.Hairul Warisin

Okenews.net – Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menegaskan bahwa percepatan dan perluasan digitalisasi di Kabupaten Lombok Timur harus diimbangi dengan penguatan sumber daya manusia (SDM) serta diarahkan pada efisiensi anggaran. Hal itu disampaikan Bupati dalam acara High Level Meeting (HLM) dan Capacity Building Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) tingkat Kabupaten Lombok Timur, Selasa (07/10/2025).


Menurut Bupati, agenda Capacity Building tersebut berfokus pada peningkatan kompetensi aparatur pemerintah daerah, khususnya dalam menjalankan tugas-tugas yang berkaitan dengan digitalisasi pelayanan publik dan transaksi keuangan daerah.


“Kalau kita dengar dari Bank NTB, ada beberapa manfaat yang bisa kita ambil. Pertama, kita mendapatkan transaksi dan akuntabilitas yang memadai. Kedua, efisiensi karena non-tunai pasti akan terjadi,” jelas Bupati. 


Ia menambahkan, sistem non-tunai tidak hanya mendorong efisiensi, tetapi juga mencegah potensi penyalahgunaan serta memperkuat inklusi keuangan di daerah.

Bupati juga menyoroti pentingnya digitalisasi dalam optimalisasi penerimaan daerah, seperti retribusi pasar, pajak bumi dan bangunan (PBB), serta pajak lainnya.


“Ketika orang membayar secara digital, prosesnya lebih aman dan transparan. Tidak ada lagi potensi penyimpangan karena semua terekam dan terverifikasi,” tegasnya, sambil mencontohkan penerapan sistem digital oleh petugas pajak dan retribusi di lapangan.


Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur yang berhasil masuk nominasi penghargaan TP2DD dan TPAKD (Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah). Keberhasilan tersebut diraih di tengah tantangan berat berupa pemotongan anggaran daerah lebih dari Rp300 miliar.


“Keberhasilan ini adalah hasil kerja kolektif seluruh jajaran. Saya sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para kepala bagian, kepala dinas, serta seluruh staf yang telah bekerja dengan baik,” ujar Bupati.


Bupati berharap digitalisasi tidak hanya memperkuat transparansi dan efisiensi, tetapi juga menghadirkan keamanan transaksi keuangan yang merata di semua sektor.


Sementara itu, Ketua TP2DD Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taofik menegaskan bahwa digitalisasi berperan strategis dalam mempercepat optimalisasi pendapatan daerah sekaligus memperluas akses keuangan digital bagi masyarakat.


“Digitalisasi transaksi keuangan daerah bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan mendasar yang memperkuat transparansi dan akuntabilitas keuangan kita,” ujarnya.


Ia menambahkan, sejumlah capaian positif telah terlihat, seperti penggunaan QRIS dan Virtual Account (VA) di pasar-pasar rakyat serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak melalui kanal digital. Hal ini menunjukkan adanya perubahan perilaku yang positif berkat kemudahan akses digital.


Meski demikian, Juaini mengakui masih terdapat tantangan berupa rendahnya literasi digital di masyarakat, yang perlu diatasi melalui sinergi lintas sektor.

TP2DD bersama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem digitalisasi agar menjadi pilar utama dalam mewujudkan visi daerah: Sejahtera, Maju, Adil, Religius, dan Transparan.

Rabu, 01 Oktober 2025

Wabup Edwin Hadiwijaya Ajak Generasi Muda Kokohkan Nilai Pancasila di Era Digital

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Okenews.net– Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila tingkat Kabupaten Lombok Timur yang digelar di halaman Kantor Bupati, Rabu (01/10/2025).

Peringatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Daerah untuk menegaskan kembali komitmen dalam mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila. Tema peringatan tahun ini, “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya”, mencerminkan semangat persatuan dan kebersamaan dalam membangun bangsa yang berkeadilan.

Usai upacara, Wabup Edwin menegaskan pentingnya memaknai Hari Kesaktian Pancasila sebagai dorongan untuk mewujudkan sila kelima, yakni Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

“Kita sedang berada dalam proses mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Program-program pemerintah, baik pusat maupun daerah, diarahkan untuk mencapai tujuan itu. Inilah makna yang harus kita hayati bersama,” ujar Wabup Edwin.

Lebih lanjut, ia menyoroti tantangan besar yang dihadapi generasi muda dalam menjaga pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila di tengah derasnya arus digitalisasi. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat berpotensi mengikis rasa kebangsaan dan nasionalisme jika tidak diimbangi dengan pemahaman ideologi yang kuat.

“Tugas kita bersama pemerintah daerah, DPRD, tokoh agama, dan tokoh masyarakat adalah memastikan nilai-nilai Pancasila tetap melekat di hati generasi muda. Itulah bekal utama menuju Indonesia Emas,” tegasnya.

Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila tersebut diikuti oleh jajaran ASN, TNI, Polri, serta organisasi wanita di lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. Suasana khidmat dan penuh semangat kebangsaan mewarnai jalannya upacara dari awal hingga akhir.


Selamat Hari Korpri

Pendidikan

Hukum

Ekonomi