www.okenews.net

Selasa, 18 November 2025

Universitas Tarumanagara Duduki Peringkat 1 Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Universitas Tarumanegara

Okenews.net– Salah satu kampus swasta tertua  di Indonesia, Universitas Tarumanagara (Untar) menempati urutan pertama (1) di antara perguruan tinggi swasta di Indonesia dalam kategori kinerja penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pencapaian ini berdasarkan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat melalui Keputusan Nomor 0968/C3/DT.05.00/2025 tentang Penetapan Klaster mandiri Perguruan Tinggi Tahun 2026.

Dengan predikat ini, Untar menunjukkan komitmen kuat dalam menjalankan salah satu pilar utama Tridharma perguruan tinggi, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pencapaian ini merupakan  tonggak penting dalam perjalanan Universitas Swasta terbaik yang memiliki 8 fakultas untuk jenjang S1, S2 dan S3.  

Menurut Rektor Universtas Tarumangara, Prof. Dr. Amad Sudiro, S.H., M.H., M.Kn., M.M., penetapan predikat pada klaster mandiri sebagai perguruan tinggi swasta nomor satu (1) dalam kinerja penelitian dan pengabdian masyarakat ini bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga panggilan tanggung jawab untuk terus berinovasi dan memberikan manfaat nyata dan berdampak positif bagi bangsa serta dunia Pendidikan khususnya.

“Seluruh sivitas akademika Untar telah bekerja keras menguatkan sinergi antara penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan pengabdian yang memberikan dampak langsung,” kata Prof Amad. 

Kedepan, lanjut Prof Sudiro, Untar akan memperkuat kolaborasi interdisipliner, menggandeng mitra nasional dan internasional, serta memastikan bahwa penelitian dan pengabdian kami dapat dirasakan dampaknya secara luas oleh masyarakat.

“Dengan komitmen ini, kami yakin Untar dapat bertransformasi menjadi institusi yang semakin unggul, berdaya saing global, namun tetap berakar pada kepedulian sosial dan integritas akademik,” Kata Prof Sudiro.

Sementara itu, Prof. Dr. Ariawan Gunadi, S.H., M.H., Ketua Pengurus Yayasan Tarumanagara mengatakan sebagai yayasan yang menaungi Untar, merasa bangga sekaligus percaya bahwa posisi ini merupakan hasil dari sinergi yang baik antara visi strategis, sumber daya manusia, dan budaya kampus yang dinamis.

Peringkat tertinggi dalam klaster penelitian dan pengabdian masyarakat ini menegaskan bahwa Untar tidak hanya mengedepankan pendidikan formal, tetapi juga berkomitmen kuat untuk menghasilkan karya yang berdampak bagi masyarakat. 

“Kami berharap pencapaian ini menjadi pijakan untuk langkah selanjutnya memperluas jaringan kemitraan, memperkuat kontribusi sosial dan membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan inovatif,” kata Prof Ariawan.

Yayasan Tarumangara, menurutnya akan terus mendukung penguatan infrastruktur riset, optimalisasi dana penelitian, serta pembinaan mahasiswa dan dosen agar mampu berkiprah secara nasional dan global.

Seperti diberitakan sebelumnya, Universitas Tarumanagara menempati peringkat satu (1) universitas swasta di bidang kinerja penelitian dan pengabdian kepada Masyarakat dan menempati peringkat 11 secara nasional. 

Fauzan Khalid Minta ATR/ BPN Pantau MoU Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf

Fauzan Khalid 
Okenews.net– Anggota Komisi II DPR RI Fraksi NasDem, H. Fauzan Khalid mempertanyakan implementasi dan tindak lanjut dari nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara Kementerian ATR/ BPN dengan kementerian dan lembaga lain. Pelaksanaan dari MoU tersebut, menurut Fauzan, seringkali terhambat di tingkat pelaksanaan di daerah.

Fauzan mencontohkan MoU percepatan sertifikasi tanah wakaf antara Kementerian ATR/ BPN dan Kementerian Agama. “Saya melihat jajaran kementerian ATR/ BPN di daerah sangat aktif untuk mendorong percepatan sertifikasi tanah wakaf, namun sejauh ini, kementerian lain justru tidak menjalankannya secara optimal,” kata Fauzan dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi II DPR RI dengan jajaran Kementerian ATR/ BPN, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/11/2025).


Untuk itu, Fauzan meminta agar kementerian lebih intens dan terus memantau agar MoU tersebut berjalan dan dilaksanakan di daerah. Fauzan juga meminta Kementerian ATR/ BPN untuk memperkuat evaluasi kinerja, meningkatkan pengawasan terhadap implementasi aturan serta memastikan seluruh kerja sama lintas kementerian berjalan hingga ke daerah.


“Kementerian ATR/ BPN harus melakukan kontrol yang ketat, agar MoU tidak hanya sampai tingkat pimpinan pusat. Tentu kita berharap jajaran di daerah menindaklanjutinya sampai pelaksanaan di lapangan,” ucapnya.


Dalam RDP ini, Fauzan yang terpilih dari daerah pemilihan (dapil) NTB II Pulau Lombok ini juga menyoroti masalah rendahnya agresivitas kantor pertanahan (kantah) menyelesaikan tunggakan penerbitan sertifikat yang diajukan oleh masyarakat. Padahal, percepatan ini berdampak pada peningkatan penerimaan negara bukan pajak (PNBP).


Fauzan menyatakan, kementerian harus memiliki data rinci mengenai tunggakan penerbitan sertifikat di setiap kabupatan dan kota. Sebab, data tersebut sangat penting sebagai acuan untuk melakukan evaluasi kinerja kantor pertanahan di daerah.


“Dengan data yang lemgkap, ini akan terlihat agresivitas kinerja kantor pertanahan di daerah. Namun saya melihat, sering kali tidak dijadikan sebagai parameter dalam melakukan setiap evaluasi yang dilakukan,” jelasnya.


Fauzan, yang pernah menjabat Bupati Lombok Barat dua periode ini menilai, capaian PNBP Kementerian ATR/ BPN dari tahun ke tahun berjalan tanpa terobosan yang berarti. Kenaikan target dan capaian PNBP tidak menunjukkan apa yang disebut sebagai lompatan kinerja.


“Seperti “business as usual”, kegiatan rutin saja. Hayuk cari terobosan-terobosan baru untuk meningkatkan PNBP. Jika tunggakan penerbitan sertifikat dan proses admnistrasi lain digarap lebih serius, saya melihat ada potensi peningkatan PNBP yang sangat besar,” tuturnya.

FGD Investasi Lombok Utara: Pemkab Rangkul Pelaku Usaha, BPN Siapkan Kepastian Pertanahan

Kantor Pertanahan Lombok Utara

Okenews.net — Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara turut menghadiri Forum Group Discussion (FGD) yang digelar oleh Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP-TK) Kabupaten Lombok Utara. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (18/11/2025) di Angkringan Balap, Medana, Tanjung, dan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas DPMPTSP-TK.


FGD ini mempertemukan pelaku usaha dari berbagai sektor untuk membahas beragam hambatan yang mereka hadapi dalam menjalankan maupun merealisasikan kegiatan usaha, baik di kawasan daratan Lombok Utara maupun destinasi wisata Gili Tramena. Melalui forum ini, pemerintah daerah berupaya menghimpun masukan langsung dari pelaku usaha sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penyelesaian kendala di lapangan.


Kegiatan berlangsung lancar dan interaktif. Para peserta dari unsur pemerintah dan dunia usaha aktif menyampaikan pandangan serta permasalahan yang mereka hadapi. Setiap isu yang muncul ditanggapi secara kolaboratif oleh narasumber dari instansi terkait untuk merumuskan solusi yang tepat dan terukur.


Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara yang diwakili oleh Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan, Amrin Amrillah, turut memberikan penjelasan, klarifikasi, serta dukungan terkait berbagai isu pertanahan, terutama mengenai penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah (P4T). Kehadiran BPN menjadi bagian penting untuk memberikan kepastian informasi bagi para pelaku usaha, mengingat aspek pertanahan kerap menjadi salah satu faktor krusial dalam proses perizinan dan pengembangan usaha.


Melalui FGD ini, pemerintah berharap terjalin sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lombok Utara.


Sebagai komitmen pelayanan, masyarakat juga tidak perlu ragu untuk memanfaatkan Layanan Pengaduan Masyarakat Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara. Kantor Pertanahan siap menerima setiap masukan demi menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, dan akuntabel.
Informasi kontak layanan pengaduan dapat diakses melalui kanal resmi Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara.


WhatsApp: ‪‪‪‪+6287865077740‬‬‬‬

Facebook: Kantah Bpn Lombok Utara

Instagram: @kantahlombokutara

Senin, 17 November 2025

Mengenal Guru Lauq Indonesia: Lahir dari Obrolan Santai Sembari Nyeruput Kopi

Hanapi, M.Si bersama Hasan Basri, MA (kanan)
"Education does not change the world. Education changes people. People change the world" (Paulo Freire). Kutipan ini mencerminkan semangat yang terkandung dalam perjalanan Guru Lauq Indonesia.

Guru Lauq Indonesia yang mengusung “lebur anyong saling sedok” lahir dari hasil obrolan santai sambil minum kopi di berbagai kesempatan antara anak-anak dari pelosok Paer Lauq, wilayah bagian selatan di Kabupaten Lombok Timur, NTB yang tumbuh dalam lingkungan keluarga sederhana.


Percakapan-percakapan penuh kehangatan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi cerita, tetapi titik awal dari lahirnya sebuah gerakan yang mengusung perubahan. Sebuah gerakan yang berakar pada kolaborasi dan rasa kebersamaan.


Gagasan yang bermula dari obrolan santai tersebut tidak hanya mencakup pengetahuan, tetapi imajinasi untuk menciptakan perubahan. Dari pertemuan-pertemuan sederhana inilah, lahirlah semangat kebersamaan, memperkuat nilai ke-Sasak-an (solidaritas).


Salah seorang penggagas Guru Lauq Indonesia, Hanapi, M.Si menjelaskan gagasan ini bermula dari kebiasaan saat duduk bersama sambil menyeruput kopi, bercakap-cakap tentang kehidupan dan masa depan sehingga lahir tagline mind of tomorrow (berpikir untuk masa depan).


"Sering kali, percakapan-percakapan yang berlangsung tanpa agenda itu justru mengandung banyak inspirasi. Kami saling berbagi pandangan dan merancang langkah-langkah untuk membawa perubahan," ungkap Hanapi, Senin (17/11/2025).


Guru Lauq Indonesia bukan sekadar komunitas yang menyediakan wadah untuk berkumpul. Gerakan ini berkomitmen sebagai ruang belajar dan kolaborasi yang melibatkan multi pihak mulai dari guru, mahasiswa, peneliti, hingga masyarakat.


“Melalui sinergi tersebut, diharapkan dapat tercipta program-program yang lebih efektif dan relevan, serta mengatasi berbagai isu sosial pendidikan yang dihadapi masyarakat, terutama di wilayah yang kurang mendapat perhatian,” tegasnya kandidat doktor Undiksha, Singaraja itu.


Direktur Eksekutif Guru Lauq Indonesia, Hasan Basri, MA menambahkan telah merancang berbagai program yang mencakup sosial, pendidikan non formal, pelatihan, riset, dan publikasi ilmiah yang dapat diakses semua kalangan.


Salah satu kontribusi penting yang dihadirkan adalah jurnal ilmiah yang dikelola dengan sistem akses terbuka (open access), tanpa biaya publikasi, sehingga karya ilmiah dapat diakses secara gratis oleh masyarakat luas.


“Program ini sejalan dengan upaya untuk menghilangkan hambatan akses terhadap pengetahuan yang selama ini terbatas di kalangan tertentu,” urai kandidat doktor Griffith University Australia itu.


Jurnal-jurnal yang dikelola oleh Guru Lauq Indonesia, seperti Jurnal of Sasak, Journal of Qualitative Review, Guru: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan, dan Asian Journal of Religion yang mengangkat berbagai isu.


Menurutnya, Upaya ini sebagai langkah nyata memperluas cakrawala pengetahuan yang bisa diakses para peneliti, praktisi, dan masyarakat luas. Gerakan ini berpegang pada prinsip-prinsip dasar yang kokoh, seperti integritas ilmiah, kebersamaan, dan keberlanjutan.


"Kami tidak hanya ingin menyediakan akses pengetahuan, tetapi membuka jalan bagi masyarakat untuk ikut serta dalam pengembangan ilmu pengetahuan melalui kolaborasi yang melibatkan berbagai pihak," ujar Hasan.


Guru Lauq Indonesia juga memastikan setiap program yang dijalankan relevan dengan kebutuhan dan konteks masyarakat. Sebagai contoh, program-program pelatihan yang melibatkan para guru, dosen, dan mahasisw serta masyarakat.


"Kami ingin melahirkan pengetahuan berbasis pada nilai-nilai budaya lokal, tetap terbuka terhadap perkembangan global. Semua ini bertujuan untuk memperkuat masyarakat agar mampu bertahan dalam menghadapi tantangan dunia yang semakin kompleks,” tegasnya.


Komunitas ini tidak hanya ingin memberikan dampak jangka pendek, tetapi membangun kapasitas manusia yang mampu menciptakan perubahan jangka panjang, mewujudkan masyarakat yang mandiri, berdaya saing, dan adaptif.


Seperti yang dikatakan Nelson Mandela, "Education is the most powerful weapon which you can use to change the world," Guru Lauq Indonesia percaya bahwa pendidikan adalah kunci utama untuk menciptakan perubahan yang nyata.


“Dengan misi dan semangat, Guru Lauq Indonesia terus memberikan manfaat, dan menjadi kekuatan penggerak perubahan sosial melalui pendidikan yang berbasis kolaborasi, pemberdayaan, dan keberlanjutan,” pungkas pria yang kerap disapa Guru Dane.

Kantor Pertanahan Lombok Utara Dukung Penyusunan RPPLH 2025–2055, Tegaskan Komitmen pada Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan

ATR/BPN Lombok Utara
Okenews.net — Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara turut hadir dalam kegiatan Konsultasi Publik Penyusunan Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) Kabupaten Lombok Utara, pada Senin (17/11/2025). Kegiatan yang digelar oleh Pemerintah Daerah ini menjadi tahapan penting dalam merumuskan arah kebijakan pengelolaan lingkungan hingga 30 tahun ke depan.

Konsultasi publik tersebut memfokuskan pembahasan pada inventarisasi kondisi lingkungan, identifikasi masalah, serta potensi pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Lombok Utara. Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait diundang untuk memberikan masukan, sehingga dokumen RPPLH yang disusun benar-benar menggambarkan kondisi faktual serta kebutuhan daerah.


Kegiatan ini juga menghadirkan perwakilan dari Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Bali dan Nusa Tenggara, Kementerian Lingkungan Hidup, serta Tenaga Ahli Penyusun RPPLH. Mereka memberikan arahan teknis mengenai strategi pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan serta integrasi isu perubahan iklim dalam perencanaan daerah.


Dalam forum tersebut, Perwakilan Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara, Amrullah Armin, menyampaikan dukungan penuh terhadap proses pengumpulan data, penggalian informasi, dan penjaringan isu strategis. Ia menegaskan bahwa keterlibatan Kantor Pertanahan merupakan bagian dari komitmen institusi untuk memastikan aspek pertanahan terintegrasi dengan perencanaan perlindungan lingkungan.


“RPPLH ini akan menjadi landasan penting kebijakan lingkungan Kabupaten Lombok Utara hingga tahun 2055. Karena itu, kami mendukung penuh penyusunan dokumen ini demi keberlanjutan lingkungan dan keselamatan ruang hidup masyarakat,” ujar Amrullah.


Dokumen RPPLH Kabupaten Lombok Utara nantinya dirancang untuk menjadi pedoman kebijakan pemerintah daerah dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup selama 30 tahun, mulai 2025 hingga 2055.


Melalui keikutsertaan ini, Kantor Pertanahan Lombok Utara menegaskan komitmennya dalam mendorong perencanaan ruang dan lingkungan yang berkelanjutan, sekaligus memastikan pemanfaatan ruang daerah tetap selaras dengan prinsip pelestarian lingkungan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Sabtu, 15 November 2025

STN Peringatkan “Serakahnomics”: Petani dan Nelayan Kian Kehilangan Ruang Hidup

Serikat Tani Nelayan (STN)

Okenews.net- Serikat Tani Nelayan (STN) menegaskan, bahwa perekonomian Indonesia kini digerogoti kaum "serakahnomics". Istilah yang dipopulerkan Presiden Prabowo untuk mengambarkan situasi ketika kekayaan alam dan ruang hidup rakyat  terkonsentrasi di tangan segelintir elit, oligarki, perilaku korup dan kepentingan asing. 

Peringatan ini disampaikan Ketua Umum PP STN, Ahmad Rifai dalam pidato pembukaan Kongres IX STN di Lapangan Desa Kemitir, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Menurut Rifai, yang akrab disapa Fai asal Masbagik Lombok Timur, berbagai indikator ekonomi seperti kenaikan nilai tukar petani sebesar 13,54 persen, penurunan angka kemiskinan  0,10 persen memang tampak positif. Namun capaian itu belum terasa memberikan perubahan nyata bagi masyarakat desa.

“Data itu terlihat baik, tetapi tidak menyentuh akar persoalan rakyat. Petani dan nelayan masih terancam kehilangan ruang hidupnya,” ujar Rifai dalam pidatonya pada Sabtu, 15 November 2025.

Ia menilai, ini dampak serakahnomics. Dari meningkatnya eksploitasi sumber daya alam, kepentingan modal asing dalam pengelolaan tanah dan perairan, serta melebarnya kekuasaan elite terhadap komoditas pangan. Situasi tersebut membuat posisi petani dan nelayan semakin rentan.

“Sumber daya yang mestinya menjadi penopang hidup rakyat justru dikuasai segelintir orang” katanya.

STN juga mencatat lonjakan konflik agraria yang mencapai 295 kasus sepanjang 2025, dari sengketa dengan perusahaan, hingga tumpang tindih administrasi pertanahan. Rifai menegaskan bahwa maraknya konflik menunjukkan buruknya tata kelola agraria dan minimnya keberpihakan negara.

Untuk keluar dari jebakan serakahnomics, STN menyerukan perombakan menyeluruh terhadap sistem ekonomi-politik nasional. Rifai menekankan pentingnya memperkuat posisi rakyat melalui pelatihan komoditas, pembenahan pascapanen, strategi tunda jual, serta akses modal dan teknologi melalui kerja sama dengan bank-bank negara. Pemerintah harus hadir secara progresif untuk menghentikan perampasan tanah dan praktik korupsi yang bersifat struktural.

“Tanpa keberpihakan negara, petani dan nelayan akan terus tersisih di tanah mereka sendiri,” ujarnya.

Menutup pidatonya, Rifai mengingatkan bahwa pembangunan tidak boleh hanya mengandalkan capaian ekonomi makro. Pemerintah harus memastikan kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan dasar rakyat. Kedaulatan pangan dan stabilitas harga, yang merupakan pondasi utama bagi ekonomi nasional yang inklusif.

Jika ingin keadilan tumbuh, mulailah dari desa, dari mereka yang menjaga pangan bangsa, tutupnya.

Ikut hadir dalam acara ini, dalam kesempatan itu Ir. Zulham S. Koto, MBA, Praktisi Perkebunan dan Industri Turunan PT AGRINAS; Elland Yupa Sobhyatta, Analis Konservasi dan Rehabilitasi Wilayah Pesisir; Ayi Firdaus mewakili Dirjen Perhutanan Sosial, Kepala Sesi 1 Balai PS; serta Rudi Rubijaya, S.P., M.Sc., Direktur Landreform Kementerian ATR/BPN. Acara ditutup dengan penanda tanganan komitmen bersama mengawal program kedaulatan pangan dan percepatan reformasi agraria.

Kamis, 13 November 2025

Pelayanan Kesehatan Harus Humanis, Aries Tegaskan Siap Kawal Arahan Bupati Lombok Timur

Plt Dinas Kesehatan Lotim L. Aries Fahrozi

Okenews.net – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Arahan Bupati Lombok Timur agar pelayanan kesehatan menjadi garda terdepan dan mengedepankan sikap humanis terhadap pasien mendapat perhatian serius dari jajaran terkait.


Aries menyampaikan bahwa masukan dan arahan Bupati tersebut merupakan perintah luar biasa yang sejalan dengan prinsip dasar pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan. Menurutnya, pelayanan kesehatan yang baik tidak hanya soal fasilitas, tetapi juga menyangkut sikap dan empati tenaga kesehatan terhadap pasien.


“Saya menerima arahan beliau agar pelayanan kesehatan benar-benar menjadi garda terdepan, dengan memberikan pelayanan yang humanis kepada seluruh pasien tanpa terkecuali,” ungkap Aries, Rabu (13/11/2025).


Sebagai bentuk keseriusan, Aries mengaku telah beberapa kali turun langsung ke sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes), termasuk puskesmas, untuk meninjau secara langsung kondisi di lapangan. Peninjauan tersebut meliputi kesiapan tenaga kesehatan, kebersihan lingkungan, serta kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.


“Saya turun langsung ke beberapa puskesmas untuk melihat kesiapan tenaga kesehatan, kebersihan lingkungan, dan aspek pelayanan lainnya. Semua itu menjadi perhatian saya,” jelasnya.


Ia menegaskan, dengan arahan dan dukungan penuh dari Bupati, dirinya siap mengawal pembenahan pelayanan kesehatan agar berjalan sebagaimana mestinya. Tujuannya, agar masyarakat Lombok Timur mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berkeadilan, tanpa adanya perlakuan berbeda antar pasien.


Ke depan, Aries berharap adanya kerja sama dari seluruh pihak agar pelayanan kesehatan di Lombok Timur dapat terus ditingkatkan. Mengingat wilayah Lombok Timur yang cukup luas dengan jumlah penduduk yang besar, sinergi dan komitmen bersama dinilai menjadi kunci utama.


“Dengan dukungan penuh Bupati dan kerja sama semua pihak, kami optimistis pelayanan kesehatan di Lombok Timur bisa lebih baik dari sebelumnya,” pungkas Aries.

Ikuti Olimpiade di Kemenag RI, Dua Siswa MAN 1 Lotim Raih Dua Juara

Para juara MAN 1 Lombok Timur
Okenews.net - Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI kembali tahun ini gelar Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Nasional yang  betlangsung di Asrama Haji Tangerang Banten pada 10 sd 12 Nopember 2025 yang diikuti seluruh juara OMI tingkat provinsi Se Indonesia. 

Pada lomba olimpiade paling bergengsi di Kementerian Agama ini, dua siswa  MAN 1 Lotim sukses meraih dua prestasi juara yakni: Rizky jihadul Fajri (XII IPA 1) Juara 3  atau meraih medali Perunggu bidang Fisika, sementara jaura Dhiya kausar XII IPA 1 Juara 3 atau peraih medali Perunggu pada bidang Kimia. 

"Kedua siswa ini berhasil membawa pulang medali juatmra, sertfikat dan dana pembinaan dari pihak panitia Kemenag RI, ungkap M Rodi dan Saripatul Mahmudah sebagai pembina pendamping kedua siswa MAN 1 Lotim ini di Tangerang Banten. 

Sementara itu kepala MAN 1 Lotim, M. Nurul Wathoni mengungkapkan rasa bahagia atas torehan prestasi dua siswanya. Capaian yang luar biasa ditengah persaingan yang semakin kompetitif. 

"Tentu ini tercapai karena kesungguhan siswa, pembina dan dukungan keluarga besar MAN 1 Lotim, pihak komite madrasah, pihak kemenag kabupaten, dan juga suport yang besar dari kanwil kemenag NTB. Prestasi ini menjadi pembuktian tentang prestasi MAN 1 Lotim ditingkat nasional, ungkap Wathoni.  

Dengab torehan prestasi yang sangat membanggakan ini, kepala Kanwil Kemenag NTB Haji Zamroni Aziz mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya. Bahwa pada OMI tahun ini, NTB sukses membawa pulang 10 prestasi juara dan ini sebuah pencapaian yang maksimal.  

"Ini menjadi bukti nyata dari kualitas dan mutu pendidikan madrasah NTB yang sangat baik. Tentu prestasi tahun ini hendaknya menjadi pemacu kita untuk tahun depan bisa meraih prestasi yang lebih banyak lagi. Insya alloh, jika kita benar_benar punya komitmen dan kesungguhan untuk meningkatkan prestasi pasti bisa  tercapai dan saya yakin anak_anak NTB mampu," tegas Zamroni

Program PTSL 2025 Lotim, Warga Lenek Lauk Terima 154 Sertipikat Elektronik

ATR/BPN Lombok Timur

Okenews.net — Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Timur terus mempercepat realisasi program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sebagai bagian dari upaya mewujudkan tertib administrasi pertanahan. Melalui Satgas Yuridis dan Panitia PTSL, kegiatan penyerahan 154 sertipikat elektronik dilaksanakan di Desa Lenek Lauk, Kecamatan Lenek, Rabu (12/11/2025).


Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Desa Lenek Lauk dan disambut antusias oleh masyarakat penerima sertipikat. Dalam program PTSL tahun 2025, sebanyak 426 bidang tanah di desa tersebut berhasil disertipikatkan. Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan masyarakat, disaksikan oleh Kepala Desa Lenek Lauk beserta jajaran perangkat desa, Panitia PTSL, serta Satgas Yuridis dari Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Timur.


Peluncuran sertipikat elektronik ini menjadi tonggak penting dalam modernisasi layanan pertanahan. Sistem digital ini menghadirkan layanan yang lebih efisien, transparan, dan aman, karena data bidang tanah tersimpan secara digital dalam Sistem Pertanahan Nasional, memberikan jaminan perlindungan hukum yang lebih kuat bagi masyarakat.


Kepala Kantor Pertanahan Lombok Timur menyampaikan bahwa penerapan sertipikat elektronik merupakan langkah nyata menuju transformasi digital di sektor agraria, sekaligus mempercepat pelayanan publik di bidang pertanahan.


“Kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya legalisasi aset tanah dan mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan tertib administrasi pertanahan di Lombok Timur,” ujarnya.

 

BPN Lombok Utara Serahkan Sertifikat PTSL 2025 dan Kenalkan Sertifikat Elektronik

Penyerahan Sartifikat PTSL ATR/BPN Lombok Utara

Okenews.net-Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kembali membawa kabar gembira bagi masyarakat Lombok Utara. Melalui kegiatan penyerahan sertifikat tanah hasil program PTSL Tahun Anggaran 2025, ratusan warga di tiga desa kini resmi memiliki bukti kepemilikan tanah yang sah secara hukum.

Penyerahan sertifikat dilakukan oleh Ketua Tim Ajudikasi PTSL Kabupaten Lombok Utara, Wahyu Safar Mauliandi, S.Tr, mewakili Kepala Kantor Pertanahan setempat bersama jajaran panitia. Kegiatan berlangsung di Desa Mumbul Sari dan Gunjan Asri di Kecamatan Bayan, serta Desa Santong Mulia di Kecamatan Kayangan.

Suasana acara tampak meriah. Warga yang hadir menyambut penyerahan sertipikat dengan penuh rasa syukur dan antusiasme, mengingat sertipikat tanah merupakan jaminan kepastian hukum dan perlindungan atas aset milik masyarakat.

Selain penyerahan sertifikat, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi penerapan Sertifikat Elektronik (e-Certificate) yang mulai diterapkan di Provinsi Nusa Tenggara Barat sejak 4 Juli 2024, sesuai instruksi Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Dalam sambutannya, Wahyu Safar Mauliandi menjelaskan bahwa penerapan sertifikat elektronik merupakan langkah nyata modernisasi layanan pertanahan dari BPN. 

“Sertifikat elektronik memiliki kekuatan hukum yang sama dengan sertipikat fisik. Bahkan lebih aman dari sisi penyimpanan dan keaslian data. Kami ingin memastikan masyarakat memahami dan mendukung transformasi digital ini,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran sertifikat elektronik akan mempercepat layanan, meningkatkan keamanan data pertanahan, dan mengurangi risiko kehilangan atau kerusakan dokumen fisik.

Warga yang hadir pun antusias mengikuti sosialisasi tersebut. Banyak di antara mereka yang aktif bertanya tentang proses konversi sertifikat fisik menjadi elektronik.

“Kami sangat bersyukur akhirnya sertifikat kami terbit. Apalagi sekarang dijelaskan juga tentang sertipikat elektronik, jadi kami tidak bingung lagi,” ujar salah satu warga Desa Santong Mulia dengan penuh semangat.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan tertib administrasi pertanahan serta layanan publik yang modern, transparan, dan berkeadilan.


Mengenal Yayasan Darul Sabilunnajah Dinata: Mencetak Generasi Berkarakter

Ketua Yayasan Darul Sabilunnajah Dinata, Karno Dinata, S.Pd., M.Kes bersama Penasihat Herman Afrian, M.Si

YAYASAN
Darul Sabilunnajah Dinata yang berlokasi di Dusun Bagik Kerongkong, Desa Semoyang, Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, baru saja memulai perjalanan panjangnya dalam dunia pendidikan.

Meskipun yayasan ini masih terbilang baru dan dalam tahap pengembangan, mereka sudah memiliki visi besar yang jelas untuk mencetak generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berakhlak mulia.

Dengan semangat untuk memberikan pendidikan yang berbasis pada nilai-nilai Islam, Yayasan Darul Sabilunnajah Dinata berkomitmen untuk membentuk anak-anak yang tidak hanya terampil dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki iman yang kuat dan moral yang tinggi.

Ketua Yayasan Darul Sabilunnajah Dinata, Karno Dinata, S.Pd., M.Kes menjelaskan tujuan utama dari pendirian yayasan ini adalah untuk menjadi pusat pembelajaran yang tidak hanya mengutamakan kecerdasan intelektual. Namun membangun karakter dan akhlak yang baik pada setiap anak.

“Kami ingin generasi masa depan tidak hanya cerdas dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga tangguh dalam iman dan memiliki akhlak yang baik. Kami percaya bahwa pendidikan yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan agama adalah kunci untuk membentuk pribadi yang berkualitas,” ujar Karno.

Meskipun masih dalam tahap awal, yayasan ini berusaha untuk memberikan dampak positif bagi pendidikan di wilayah Lombok Tengah, serta menjadi tempat di mana anak-anak dapat tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang mendidik dan penuh kasih sayang.

Program Pendidikan: TK IT Ceria Cendikia dan TPQ

Sebagai bagian dari upaya untuk menciptakan pendidikan yang menyeluruh, Yayasan Darul Sabilunnajah Dinata mengelola dua program utama yang menjadi andalannya: Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu (TK IT) Ceria Cendikia dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ).

Program TK IT Ceria Cendikia menawarkan pendidikan anak usia dini yang tidak hanya melibatkan pembelajaran dasar seperti membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai dasar agama Islam.

Dalam suasana yang menyenangkan dan penuh kasih sayang, anak-anak diajarkan untuk mengenal huruf hijaiyah, doa-doa sehari-hari, serta nilai-nilai akhlak Islam yang akan menjadi pondasi moral mereka di masa depan.

“Di TK IT Ceria Cendikia, kami berusaha menciptakan atmosfer yang menyenangkan agar anak-anak bisa belajar tanpa merasa terbebani. Kami ingin mereka merasa senang datang ke sekolah dan belajar berbagai hal, baik itu ilmu pengetahuan maupun nilai-nilai agama yang akan mereka bawa sepanjang hidup,” kata Karno Dinata.

Meskipun fasilitas yang tersedia masih terbatas, semangat para pengajar dan komitmen yayasan untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anak sangat jelas terasa. Yayasan ini juga berharap untuk terus meningkatkan fasilitas agar anak-anak dapat belajar dengan lebih nyaman.

Selain TK, TPQ juga menjadi program unggulan yang sangat penting bagi yayasan ini. Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk mengenal lebih dalam tentang Al-Qur’an, baik dalam hal membaca, menghafal, maupun memahami kandungan nilai-nilai moral yang ada di dalamnya.

Kedati TPQ masih membutuhkan banyak pengembangan dalam hal fasilitas dan jumlah pengajar, yayasan ini tetap berusaha untuk memberikan yang terbaik dalam pendidikan agama bagi anak-anak.

Tantangan dan Harapan untuk Masa Depan

Sementara itu Penasihat Yayasan Darul Sabilunnajah Dinata, Herman Afrian, M.Si menambahkan, sebagai yayasan yang baru berdiri, banyak tantangan yang harus dihadapi oleh Yayasan Darul Sabilunnajah Dinata. Salah satu tantangan terbesar adalah keterbatasan fasilitas dan sumber daya manusia yang memadai.

Yayasan ini masih membutuhkan banyak dukungan dalam bentuk fasilitas yang lebih lengkap, buku-buku pelajaran yang lebih banyak, serta tenaga pengajar yang lebih berkompeten dan berpengalaman dalam mengajar.

“Kami sadar bahwa masih banyak yang perlu kami perbaiki, terutama dalam hal fasilitas. Namun, dengan dukungan dari berbagai pihak, kami yakin dapat terus berkembang dan memberikan pendidikan yang lebih baik untuk anak-anak,” ujarnya.

Ia mengakui, bantuan dari Masyarakat sangat dibutuhkan, baik itu berupa dukungan materi, tenaga pengajar, maupun fasilitas, agar bisa mewujudkan visi untuk menjadi pusat pendidikan yang mencerahkan generasi masa depan.

Selain itu, yayasan ini juga berencana untuk memperluas jangkauan pendidikan, agar lebih banyak anak-anak di Desa Semoyang bisa mendapatkan kesempatan untuk belajar di TK IT Ceria Cendikia dan TPQ.

“Kami berharap, dengan berkembangnya yayasan ini, kami bisa mencetak lebih banyak generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi memiliki akhlak yang baik dan siap menghadapi tantangan hidup. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa dan negara,” uranya mahsiswa S3 Undiksa Singaraja itu.


Rabu, 12 November 2025

Kepala Kantor Pertanahan Lombok Utara Hadiri Pembinaan Kinerja ATR/BPN 2025 di NTB

ATR/BPN Lombok Utara

Okenews.net – Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara, Muhammad Shaleh Basyarah, S.H., M.H., menghadiri Rapat Pembinaan Kinerja Tahun Anggaran 2025 yang diselenggarakan oleh Tim 9 Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) pada Selasa, 11/11/2025, bertempat di Ruang Rapat Sangkareang, Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB).


Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Kepala Kantor Pertanahan kabupaten/kota se-Provinsi NTB, serta sejumlah pejabat struktural dari Kantor Wilayah BPN NTB. Tujuan utama rapat ini adalah untuk melakukan pembinaan, evaluasi, serta sinkronisasi pelaksanaan program dan kegiatan di lingkungan Kementerian ATR/BPN agar tetap sejalan dengan arah kebijakan nasional dan sasaran strategis kementerian tahun 2025.


Dalam arahannya, Tim 9 ATR/BPN menekankan pentingnya komitmen dan konsistensi dalam menjalankan berbagai program prioritas nasional, seperti:

Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sebagai langkah percepatan kepemilikan hak atas tanah bagi masyarakat;

Reforma Agraria untuk mendukung pemerataan akses dan keadilan agraria;

Penataan ruang berbasis digital guna memperkuat tata kelola ruang yang akurat dan berkelanjutan; serta
Peningkatan kualitas layanan pertanahan agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat, transparan, dan profesional.


Selain itu, rapat juga membahas berbagai tantangan pelaksanaan program di daerah, termasuk kendala teknis dan administratif dalam proses sertifikasi tanah, koordinasi lintas sektor, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Kantor Pertanahan.


Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara, Muhammad Shaleh Basyarah, menyambut baik kegiatan pembinaan tersebut. Menurutnya, rapat ini menjadi wadah penting dalam memperkuat sinergi antara pusat dan daerah serta memastikan seluruh kebijakan Kementerian ATR/BPN dapat diimplementasikan dengan optimal di tingkat lokal.


“Melalui pembinaan ini, kami mendapatkan banyak arahan dan masukan untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program prioritas di daerah. Hal ini juga menjadi momentum memperkuat semangat kerja seluruh jajaran pertanahan di Lombok Utara,” ujar Shaleh Basyarah.


Ia menambahkan, Kantor Pertanahan Lombok Utara berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas layanan kepada masyarakat, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan digitalisasi pelayanan yang tengah digalakkan oleh Kementerian ATR/BPN.


Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan seluruh satuan kerja pertanahan di NTB, termasuk Lombok Utara, dapat semakin solid, responsif, dan inovatif dalam mendukung visi besar Kementerian ATR/BPN menuju “Pertanahan Tertib, Ruang Tertata, dan Layanan Berkelas Dunia.”


Ferdian Elmansyah Serap Aspirasi Warga di Enam Titik Reses, Permintaan Didominasi Fasilitas Umum



LOMBOK TENGAH – Anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah, Ferdian Elmansyah menjaring aspirasi masyarakat dalam reses masa sidang pertama tahun 2025/2026 yang digelar di enam titik wilayah Kecamatan Kopang, diantaranya Dusun Muncan 4 Desa Muncan, Dusun Bingkok Desa Montong Gamang, Dusun Dasan Luah Desa Bebuak, Dusun Nyeredep Desa Aik Bual, Desa Berinding dan Desa Lendang Ara. Hampir di seluruh lokasi, warga menyampaikan usulan dengan pola yang sama, terutama terkait kebutuhan fasilitas umum dan sarana kegiatan masyarakat seperti terop, sound system, peralatan masak kelompok, penataan lingkungan, serta perbaikan jalan yang dinilai sudah mendesak. Selain itu, masyarakat juga menyoroti kebutuhan di sektor pendidikan dan pemberdayaan, mulai dari perbaikan fasilitas sekolah, pembinaan pemuda, pembinaan UMKM, pelatihan bagi calon PMI, hingga insentif kader Posyandu dan peningkatan kesejahteraan guru swasta. Menanggapi beragam aspirasi tersebut, Ferdian Elmansyah menegaskan komitmennya untuk mengawal kebutuhan masyarakat tersebut. “Intinya semua aspirasi untuk kebermanfaatan di masyarakat ini kita coba perjuangkan agar bisa direalisasikan, Semua aspirasi ini kami catat dengan lengkap. Mana yang dapat direalisasikan dalam waktu dekat akan kami dorong pada pembahasan anggaran,” ujarnya. Ia menambahkan, kebutuhan yang disampaikan masyarakat sangat relevan dan sejalan dengan fokus pembangunan di tingkat desa maupun kabupaten. “Saya ingin masyarakat merasakan manfaat yang nyata. Tidak muluk-muluk, yang penting tepat sasaran dan benar-benar dibutuhkan,” tegasnya. Politisi Golkar itu juga memastikan bahwa sektor infrastruktur dasar dan penguatan kelompok masyarakat akan tetap menjadi perhatian utamanya. “Permintaan soal terop, sound system, peralatan kelompok, sampai insentif kader Posyandu itu semua kebutuhan yang langsung dirasakan warga. Kami akan perjuangkan supaya bukan hanya tercatat, tapi benar-benar jadi program,” tambahnya. Ferdian juga menyampaikan harapannya agar masyarakat tetap mendukungnya dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat. “Selain menyerap aspirasi, saya juga memohon do’a, saran, masukan, dan bimbingan dari masyarakat dalam bekerja,” tandasnya. (*)

Bupati Lotim Raih Penghargaan Nasional Berkat Keberhasilan Program “GENTING” Tekan Stunting

Bupati Lombok Timur

Okenews.net– Bupati Lombok Timur (Lotim) H. Haerul Warisin kembali mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting yang digelar di Jakarta, Rabu (12/11/2025), Bupati Haerul menerima penghargaan atas keberhasilan Pemerintah Daerah Lombok Timur dalam menjalankan program inovatif pengendalian stunting.


Penghargaan tersebut diberikan kepada Bupati Lotim sebagai Tim Pengendali Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) terbaik di wilayah Regional II, berkat implementasi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang dinilai berhasil dan berdampak nyata.


Program GENTING menjadi salah satu inovasi unggulan Pemda Lombok Timur dalam menekan angka stunting melalui pendekatan gotong royong dan partisipasi masyarakat. Melalui gerakan ini, masyarakat didorong untuk menjadi “orang tua asuh” bagi keluarga berisiko stunting—mulai dari calon pengantin, ibu hamil, ibu melahirkan, hingga balita sehingga intervensi yang dilakukan dapat lebih menyeluruh dan tepat sasaran.


Rakornas yang mengusung tema “Mengukuhkan Komitmen Bersama untuk Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting di Indonesia” ini turut dihadiri Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka. Dalam arahannya, Wapres Gibran menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mencapai target nasional.


“Kita perlu terus memperkuat sinergi lintas sektor. Target kita adalah menurunkan angka stunting nasional menjadi 14,2 persen pada tahun 2029,” tegas Wapres Gibran.


Capaian ini menjadi bukti bahwa inovasi daerah seperti GENTING mampu menjadi model pengendalian stunting yang efektif sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas. Penghargaan tersebut juga menegaskan komitmen kuat Bupati Lombok Timur dalam mendukung program prioritas nasional di bidang kesehatan dan gizi masyarakat.


Wabup Edwin Buka MTQ Aikmel, Dorong Lahirnya Generasi Qurani Berprestasi

Pembukaan MTQ Ke-31 Aikmel

Okenews.net– Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-31 tingkat Kecamatan Aikmel resmi dibuka oleh Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, pada Selasa (11/11/2025) di Masjid Jami’atul Islamiyah Lendang Karang, Desa Kalijaga Timur.
 

Acara pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Camat Aikmel, Danramil, seluruh kepala desa se-Kecamatan Aikmel, Dewan Hakim, Tuan Guru, pimpinan pondok pesantren, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, pemerintah kecamatan, desa, Dewan Hakim, dan pondok pesantren yang telah berpartisipasi aktif mengirimkan kafilah terbaiknya. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan menuju MTQ tingkat Kabupaten Lombok Timur yang akan digelar pada akhir November mendatang.


“MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, tapi memiliki misi besar sebagai wadah pembinaan generasi Qurani di tengah pesatnya perkembangan zaman,” ujar Wabup Edwin. 


Ia juha menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi daerah yang SMART, di mana salah satu poin utamanya adalah religiusitas.


Pemda, lanjutnya, menargetkan peningkatan prestasi Lombok Timur pada MTQ tingkat Provinsi tahun 2026 mendatang, dengan ambisi masuk tiga besar. Untuk mencapai hal tersebut, pembinaan sejak tingkat kecamatan menjadi kunci utama. 


Wabup menekankan pentingnya peran Dewan Hakim untuk bekerja jeli, objektif, dan profesional dalam menyeleksi peserta terbaik yang layak menjadi duta kabupaten.

Selain itu, pola pelatihan dan Training Center (TC) bagi para peserta MTQ tingkat kabupaten juga akan diperkuat. Hal ini merupakan tindak lanjut dari hasil kaji tiru Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Lombok Timur ke Kabupaten Lombok Tengah, yang dikenal berhasil menorehkan prestasi di tingkat provinsi.


“Apresiasi bagi para juara juga akan ditingkatkan sebagai bentuk motivasi dan penghargaan atas prestasi mereka,” tambahnya.


Menutup sambutan, Wabup Edwin mengingatkan seluruh pihak untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas dan objektivitas selama pelaksanaan MTQ. Ia yakin setiap langkah dan upaya yang dilakukan bernilai ibadah serta menjadi bagian dari pembentukan karakter Qurani di Lombok Timur.


MTQ ke-31 tingkat Kecamatan Aikmel ini akan berlangsung selama lima hari, mulai 11 hingga 15 November, dan diharapkan melahirkan para juara yang siap membawa nama baik daerah di ajang MTQ tingkat kabupaten maupun provinsi.

Selamat Hari Korpri

Pendidikan

Hukum

Ekonomi