www.okenews.net

Selasa, 24 Februari 2026

Wamen ATR/BPN Tegaskan MAPPI Garda Terdepan Integritas Penilaian Tanah Nasional

Wamen ATR BPN, Ossy Dermawan

Okenews.net- Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, mengapresiasi peran strategis Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) dalam menjaga integritas dan kualitas sistem penilaian tanah nasional. Apresiasi tersebut disampaikan saat menjadi narasumber dalam Webinar Nasional MAPPI, Senin (23/02/2026).

Menurutnya, MAPPI telah konsisten menjaga standar, etika, dan kualitas profesi penilai di Indonesia. Peran organisasi ini dinilai sangat penting dalam pembinaan, peningkatan kompetensi, serta penguatan integritas profesi demi keberlanjutan sistem penilaian nasional.

“Saya mengapresiasi MAPPI sebagai organisasi profesi yang konsisten menjaga standar dan etika penilai. Pembinaan dan penguatan integritas profesi menjadi kunci bagi sistem penilaian yang kredibel,” ujar Ossy Dermawan.

Webinar bertema “Problematika & Dinamika Hukum bagi Posisi Strategis Profesi Penilai Indonesia” ini menghadirkan narasumber dari berbagai lembaga, di antaranya perwakilan Kementerian Keuangan, Kejaksaan Republik Indonesia, serta akademisi dari Universitas Sebelas Maret (UNS). Kegiatan tersebut diikuti anggota MAPPI dan peserta umum dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam paparannya, Wamen ATR/Waka BPN menyoroti sejumlah persoalan yang kerap muncul dalam praktik penilaian, termasuk potensi kesalahan dan risiko hukum yang dihadapi penilai. Ia menekankan pentingnya strategi mitigasi risiko serta kolaborasi lintas sektor agar setiap kebijakan memiliki landasan teknis yang kuat dan dapat diterima para pemangku kepentingan.

“Kami di Kementerian ATR/BPN berkomitmen memperkuat tata kelola penilaian melalui kebijakan, regulasi, serta sistem yang semakin terintegrasi,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua II Dewan Pimpinan Nasional MAPPI, Wahyu Mahendra, menyambut baik dukungan pemerintah dan menegaskan komitmen MAPPI untuk memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Otoritas Jasa Keuangan, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, serta lembaga penegak hukum dan akademisi.

Menurutnya, perlindungan profesi penilai bukan hanya demi kepentingan anggota, tetapi juga untuk menjaga kepentingan publik dan menciptakan ekosistem penilaian yang sehat, profesional, serta memiliki kepastian hukum.

Safari Ramadan di Wanasaba, Bupati Harap Potensi Daerah Tekan Kemiskinan

Safari Ramadhan

Okenews.net -Pemerintah Kabupaten Lombok Timur kembali melanjutkan rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kali ini, Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin bersama jajaran Forkopimda dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengunjungi masyarakat Dusun Gerisak, Desa Wanasaba Daya, Kecamatan Wanasaba, Selasa (24/2/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Masjid At-Taqwa Dusun Gerisak tersebut menjadi ajang silaturahmi pemerintah daerah dengan masyarakat setempat sekaligus menyampaikan berbagai program pembangunan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Haerul Warisin mengapresiasi kondisi Kecamatan Wanasaba yang dinilai memiliki angka kemiskinan relatif rendah. Menurutnya, hal tersebut tidak terlepas dari kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan potensi daerah, khususnya di sektor pertanian dan peternakan.

Ia menyebut, selain Wanasaba, Kecamatan Sembalun juga termasuk wilayah yang dinilai berhasil menekan angka kemiskinan. Ke depan, pemerintah daerah berharap semakin banyak wilayah di Lombok Timur yang mampu mengoptimalkan potensi lokal sehingga tingkat kemiskinan dapat terus ditekan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengungkapkan bahwa selama setahun masa kepemimpinannya, ia jarang menghadiri undangan kegiatan keagamaan. Hal itu dilakukan karena fokus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat untuk menarik anggaran pembangunan ke Lombok Timur.

Menurutnya, keterbatasan anggaran daerah akibat adanya pemotongan dana dari pemerintah pusat membuat Pemda harus aktif melakukan komunikasi dengan kementerian di Jakarta guna mendapatkan dukungan pendanaan.

Dari upaya tersebut, salah satu hasil yang diperoleh adalah program pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dengan nilai sekitar Rp23 miliar. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, khususnya para nelayan.

Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak hanya menyediakan asupan makanan bagi siswa sekolah, tetapi juga membuka peluang kerja baru bagi masyarakat. Program-program tersebut diharapkan mampu menekan angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrem secara bertahap.

“Jika masyarakat memiliki pekerjaan, itu menjadi salah satu bukti bahwa kita menuju kesejahteraan,” ujar Bupati optimistis.

Pemda Lombok Timur juga tengah berkomunikasi dengan pemerintah pusat terkait sekitar 97 ribu warga yang sebelumnya dihapus dari daftar peserta BPJS Kesehatan. Pemerintah daerah berupaya agar warga tersebut dapat kembali terakomodasi sebagai penerima bantuan iuran dari pemerintah pusat.

Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak masyarakat untuk menyemarakkan bulan suci Ramadan dengan penuh kegembiraan serta memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.

Bupati Loteng Sampaikan Jawaban Atas Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Empat Ranperda


LOMBOK TENGAH ​- Bupati Lombok Tengah, HL. Pathul Bahri menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap empat Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) dalam sidang Paripurna DPRD Loteng (23/02/2026).

Sembilan Fraksi pada sidang paripurna sebelumnya telah memberikan pandangan pada empat Ranperda yakni, Ranperda ​penyelenggaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan, ​penyertaan modal pemerintah daerah kabupaten lombok tengah kepada badan usaha milik daerah, ​penyelenggaraan perizinan berusaha, ​pemberian insentif dan kemudahan investasi.

​Dalan paripurna sebelumnya, pada dasarnya seluruh fraksi ​memberikan dukungan agar keempat ranperda ini dapat dibahas lebih lanjut dengan beberapa catatan strategis dan beberapa usul saran untuk dilakukan penyempurnaan terutama terkait ​penguatan substansi regulasi ​sinkronisasi dengan peraturan yang lebih tinggi, ​penguatan aspek pengawasan dan implementasi ​perlindungan masyarakat serta keberlanjutan lingkungan. Termasuk ​peningkatan kualitas investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.

​Terhadap hal tersebut, Pathul Bahri menyatakan Pemda Loteng sependapat bahwa kualitas regulasi harus berorientasi pada kemanfaatan publik dan efektivitas implementasi.

​Pada Ranperda penyelenggaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan, Pathul menyampaikan, menanggapi masukan beberapa fraksi terkait penguatan pengawasan, harmonisasi regulasi, pengaturan sanksi administratif maupun ketentuan lain yang diperlukan, pemerintah daerah akan melakukan pendalaman bersama DPRD pada tahap pembahasan, termasuk sinkronisasi dengan regulasi nasional serta optimalisasi peran perangkat daerah dalam meningkatkan kepesertaan pekerja formal dan informal.

Adapun dalam hal pengawasan dan kepatuhan kepesertaan BPJS ketenagakerjaan upaya yang sudah dilakukan pemerintah adalah dengan membentuk tim kepatuhan pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan kabupaten Lombok Tengah.

Menanggapi kekhawatiran masyarakat untuk mendaftarakn diri pada kepesertaan BPJS Ketenaga Kerjaan karena jika mendaftar, maka bantuan pemerintah akan hilang dapat kami jelaskan bahwa dalam persyaratan penerima bantuan tidak ada disebutkan bahwa kriteria tidak layak sebagai penerima jika terdaftar sebagai peserta bpjs ketenagakerjaan, adapun terkait upah, sepanjang pendapatan dari peserta bpjs ketenagakerjaan tersebut kurang dari umk maka kepesertaan bpjs ketenagakerjaan tidak menjadi alasan hilangnya bantuan sosial.

“​Sehingga pada dasarnya ranperda ini diarahkan untuk memperkuat perlindungan sosial tenaga kerja sekaligus mengurangi kerentanan ekonomi masyarakat,” ujar Pathul.

Ranperda penyertaan modal Pemda Lombok Tengah kepada BUMD, Ia menyampaikan sampai saat ini jumlah penyertaan modal berjumlah 160 miliar baik dalam bentuk aset dan uang tunai. dari jumlah penyertaan modal tersebut rata-rata per tahun pemerintah daerah mendapatkan dividen sebesar 12,9 miliar rupiah.

“Kami yakin dengan penambahan penyertaan modal ini akan berdambak signifikan terhadap pendapatan daerah dan pertumbuhan ekonomi daerah kedepan,” jelasnya.

​Ia menegaskan, menurut hasil audit, Kantor Akuntan Publi, OJK, maupun BPKP, seluruh BUMD yang beroperasi saat ini, merupakan BUMD yang sehat, artinya telah melakukan tata kelola BUMD yang baik dan rata-rata bumd memberikan peningkatan dividen setiap tahun.

​Selanjutnya, Tentang Ranperda penyelenggaraan perizinan berusaha, Pathul menjelaskan, tantangan utama pertumbuhan ekonomi daerah adalah daya saing yang masih rendah, regulasi yang tumpah tindih, birokrasi yang lambat dan kepastian hukum yang belum kuat. Tentunya, dengan pengajuan Ranperda tersebut diharapkan akan semakin memberikan kepastian hukum dan mendorong efesiensi pelayanan publik terutama pada legalitas perizinan berusaha yang proses pengurusannya semakin disederhanakan, namun tetap mengutamakan kualitas dan efektitifitas.

Kesesuaian tata ruang, kepastian hukum investasi, pengendalian dampak lingkungan dan sosial, tentu akan menjadi perhatian utama Pemda.

Dalam hal ini melalui upaya-upaya yang akan ditempuh oleh pemda yakni dengan ​penguatan RDTR, integrasi dengan sistem perizinan berbasis risiko, ​kepastian waktu layanan akan diatur melalui standar pelayanan minimal dan digitalisasi proses perizinan guna menutup ruang praktik maladministrasi dan ​penegakan kewajiban pelaku usaha, termasuk aspek lingkungan, akan dipertegas melalui pengawasan terpadu, sanksi administratif,  dan pembinaan berkelanjutan.

​Terakhir, pada Ranperda pemberian insentif dan kemudahan investasi, Bupati mengatakan, bahwa harapan dari ranperda ini pada dasarnya adalah sebagai payung hukum untuk mendorong akselarasi pertumbuhan ekonomi daerah dan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional menuju pertumbuhan 8 persen.

​Pemberian insentif terutama insentif fiskal berupa pengurangan atau keringanan kewajiban atas pajak dan retribusi daerah serta pemberian insentif non fiskal berupa kemudahan pengurusan perizinan dan pembenahan infrasturktur diharapkan menjadi daya tarik minat pelaku usaha untuk berlomba lomba berinvestasi di Loteng.

Pathul menerangkan, ​Pemda sependapat bahwa investasi harus berkualitas, berkelanjutan, dan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat. Oleh karena itu, insentif akan diberikan secara selektif dengan mempertimbangkan: serapan tenaga kerja lokal, kontribusi terhadap pad, dan kepatuhan terhadap tata ruang dan lingkungan. ranperda ini juga diarahkan untuk memperkuat daya saing daerah dalam mendukung sektor strategis seperti pariwisata, pertanian, dan UMKM. (*)

Senin, 23 Februari 2026

Kanwil BPN NTB Monev di Lombok Utara, Dorong Percepatan Layanan Pertanahan

Atr/Bpn Lombok Utara

Okenews.net- Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Nusa Tenggara Barat (Kanwil BPN NTB) melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) kinerja pertanahan di Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara, Rabu (18/9/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Survei dan Pemetaan Kanwil BPN NTB, Catur Bowo Susbiarto, bersama tim teknis. Monev dilakukan sebagai bagian dari pembinaan dan pengawasan teknis guna memastikan seluruh kegiatan survei dan pemetaan berjalan sesuai standar operasional prosedur, regulasi, serta target kinerja tahun anggaran berjalan.

Dalam arahannya, Catur Bowo menekankan pentingnya peningkatan kualitas data spasial dan yuridis sebagai fondasi utama pelayanan pertanahan. Ia mendorong percepatan penyelesaian pengukuran bidang tanah, peningkatan akurasi peta pendaftaran, pemutakhiran data geospasial, hingga optimalisasi pemanfaatan teknologi survei dan pemetaan berbasis digital.

Selain itu, evaluasi juga menyasar progres pelaksanaan program strategis nasional, ketersediaan peta kerja, pengelolaan arsip ukur, serta kesiapan sumber daya manusia dan sarana prasarana pendukung layanan.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara beserta jajaran menyambut baik kegiatan tersebut. Monev dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan penyamaan persepsi antara Kantah dan Kanwil, terutama dalam menghadapi tantangan percepatan layanan pertanahan yang semakin dinamis.

Melalui monitoring dan evaluasi ini, diharapkan kinerja layanan survei dan pemetaan di Lombok Utara semakin optimal dan akuntabel, serta mampu memberikan kepastian hukum data pertanahan kepada masyarakat, sejalan dengan komitmen Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional dalam mewujudkan pelayanan pertanahan yang profesional, modern, dan terpercaya.

Sentuh Tanahku Permudah Urus Sertipikat, Tak Perlu Antre ke Kantah

Atr/BPN
Okenews.net- Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus memperkuat transformasi digital layanan pertanahan guna membuka akses yang lebih luas dan memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen tanah.

Melalui aplikasi Sentuh Tanahku, masyarakat kini dapat memantau proses layanan pertanahan secara daring tanpa harus datang langsung ke Kantor Pertanahan (Kantah). Informasi status permohonan dapat diakses kapan saja dan dari mana saja.

Salah satu warga Jakarta Barat, Yumiwati (50), merasakan langsung kemudahan tersebut saat mengambil Sertipikat Elektronik melalui program Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN) di Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Barat, Sabtu (21/02/2026).

“Dengan adanya aplikasi Sentuh Tanahku, saya bisa mengetahui dari aplikasi apakah sudah selesai atau belum. Saat statusnya sudah di loket penyerahan, barulah saya datang ke Kantah,” ujarnya.

Yumiwati mengurus administrasi pertanahannya secara mandiri tanpa menggunakan jasa kuasa atau calo. Ia mengaku, digitalisasi layanan membuat proses menjadi lebih mudah. Antrean dapat diambil secara online melalui aplikasi, dan setelah sertipikat selesai, dokumennya langsung tersimpan dalam bentuk elektronik yang bisa diakses kapan pun.

Menurutnya, proses penerbitan sertipikat kini semakin cepat.

“Belum sampai tujuh hari ini sudah selesai. Itu juga sebenarnya sudah jadi dari kemarin, tapi saya baru sempat Sabtu ini. Sekarang saya lihat sudah cepat. Harapannya ke depan makin bagus lagi pelayanannya,” ungkapnya.

Transformasi digital ini tidak hanya berdampak pada percepatan layanan, tetapi juga meningkatkan rasa aman masyarakat terhadap dokumen kepemilikan tanah.

Hal serupa disampaikan Ratna Tobing (74), warga Jakarta Barat, yang kini merasa lebih tenang setelah sertipikat tanahnya beralih ke format elektronik.

“Dulu sertipikatnya masih berupa berkas fisik, sekarang sudah elektronik, jadi lebih aman. Selain ada sertipikat fisik, sekarang juga ada versi elektroniknya. Tadi yang saya terima kelima-limanya sudah berbentuk elektronik,” pungkas Ratna.

Minggu, 22 Februari 2026

Rachmat Hidayat dan Selly Andayani sampaikan Pesan Keberagaman lewat Baliho Ramadan

Okenews.net-PENGAMAT Politik Universitas Islam Negeri Mataram, Dr. Agus, M.Si, menilai pesan ucapan Ramadan itu tidak hadir secara kebetulan. Dalam perspektif komunikasi politik, baliho tersebut merupakan medium yang sarat makna sosial, sekaligus mencerminkan watak ideologis PDI Perjuangan sebagai partai kader yang menempatkan nilai, gagasan, dan konsistensi sebagai fondasi gerak politik.

“Di Indonesia, lebih-lebih di NTB, Ramadan bukan lagi sekadar ibadah, tapi peristiwa sosial. Bahasa seperti ini mudah diterima masyarakat,” ujar Agus, Minggu 22 Februari 2026 di Mataram 

Ia menjelaskan, dari sudut pandang sosio kultural, ucapan selamat Ramadan merupakan bentuk komunikasi yang relevan dengan karakter masyarakat NTB yang religius. Karena itu, baliho tersebut tidak hanya dimaknai sebagai simbol keagamaan, tetapi juga pesan keteduhan yang menjangkau lintas kelompok.

“Ini keteduhan di ruang publik,” katanya.

Agus mengaitkan pola komunikasi tersebut dengan tradisi ideologis PDI Perjuangan yang lekat dengan ajaran Soekarno. Dalam pandangan Bung Karno, seorang pemimpin harus menjadi penyambung aspirasi rakyat, yakni memahami jiwa masyarakat yang dipimpinnya, bukan memaksakan simbol yang asing bagi ruang sosial.

Dalam konteks itu, Agus menilai Rachmat Hidayat sebagai sosok nasionalis yang mempraktikkan nilai pluralisme secara konsisten. Sebagai kader yang dibesarkan dalam tradisi nasionalis, Rachmat tidak hanya hadir pada momentum keagamaan umat Islam, tetapi juga kerap menyampaikan ucapan dan kehadiran pada perayaan hari besar agama lain.

“Semua etnis dan semua agama ada di NTB. Saya melihat Pak Rachmat sudah berada di tengah-tengah itu,” ujar Agus.

Dari perspektif komunikasi politik, Agus menegaskan bahwa tidak ada tindakan politik yang bebas dari pesan. Baliho, sebagai medium komunikasi, tentu membawa makna dan tujuan tertentu.

“Publik pasti akan menafsirkan. Dalam politik, memang tidak ada perilaku yang tanpa pesan,” katanya.

Menurutnya, tafsir publik yang membaca baliho Ramadan tersebut sebagai upaya membangun citra kepemimpinan yang religius, moderat, dan inklusif merupakan hal yang wajar dan tidak bisa dihindari. Persepsi semacam itu, kata Agus, justru menunjukkan adanya hubungan dialogis antara aktor politik dan masyarakat.

Begitu pula dengan kehadiran Hj. Putu Selly Andayani dalam baliho Ramadan tersebut. Agus menilai, hal itu tidak bisa dilepaskan dari posisi Selly sebagai figur yang pernah bersentuhan langsung dengan dunia politik, termasuk saat maju sebagai kandidat Wali Kota Mataram pada Pilkada 2020.

“Meski berasal dari kalangan birokrat, Bu Selly juga tokoh politik. Jadi wajar jika publik menafsirkan ada proses branding,” ujarnya.

Namun demikian, Agus menegaskan bahwa dalam tradisi partai kader seperti PDIP, pengenalan figur di ruang publik merupakan proses yang lazim dan bagian dari strategi jangka panjang partai. Sebagai partai yang telah lama berakar di NTB, PDIP dipandang tidak ingin melepaskan momentum dan terus menjaga kader terbaiknya tetap hadir di ruang publik.

“Partai politik tidak bisa hanya muncul menjelang pemilu. Konsistensi kehadiran justru menjadi kunci. Pemilu 2029 tidak datang tiba-tiba,” katanya.

Dalam konteks ini, langkah Rachmat Hidayat dinilai sejalan dengan semangat Bung Karno yang memandang politik sebagai proses panjang perjuangan nilai dan ide, bukan sekadar kontestasi kekuasaan lima tahunan.

Penghormatan Nilai Keberagaman

Sementara itu, dimintai tanggapan terpisah, Rachmat Hidayat menegaskan bahwa ucapan selamat Ramadan melalui baliho yang dilakukannya semata bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai sosial dan keagamaan yang hidup di tengah masyarakat NTB.

“Ramadan mengajarkan kesabaran, empati, dan kebersamaan. Nilai-nilai itu sangat dekat dengan kehidupan masyarakat NTB. Karena itu, saya ingin menyampaikan pesan yang meneduhkan dan bisa dirasakan sebagai pesan bersama,” ujarnya.

Anggota Komisi I DPR RI ini menegaskan, bahwa ajaran Bung Karno tentang kemanusiaan dan solidaritas global juga menjadi pijakan sikap politiknya. Ia mengingatkan pesan Bung Karno yang menyatakan bahwa selama kemerdekaan Palestina belum terwujud, maka kemerdekaan dunia belumlah sempurna.

“Pesan Bung Karno tentang Palestina itu bukan semata soal geopolitik, tapi keberpihakan pada keadilan dan kemanusiaan,” katanya.

Menurut Rachmat, semangat tersebut relevan dengan makna Ramadan sebagai bulan empati dan pembelaan terhadap kaum lemah. Nilai itu, lanjutnya, harus tercermin dalam sikap politik yang berpihak pada persatuan, perdamaian, dan keadilan, baik di tingkat lokal, nasional, maupun global.

“Nasionalisme tidak pernah bertentangan dengan agama. Agama memberi arah moral, sementara nasionalisme menjadi ruang bersama yang mempersatukan perbedaan,” ujarnya.

Menanggapi tafsir publik terkait kehadiran sang istri dalam baliho Ramadan, Rachmat menegaskan bahwa hal tersebut merupakan bentuk kebersamaan keluarga dalam menyampaikan pesan sosial kepada masyarakat. Ia menilai ruang publik sebagai ruang dialog yang sehat, tempat setiap warga bebas menafsirkan dan memberikan penilaian.

“Kami ingin hadir menyampaikan pesan kebaikan. Selebihnya, publik tentu memiliki penilaian masing-masing, dan itu kami hormati sebagai bagian dari demokrasi,” katanya.

Rachmat menegaskan, kehadirannya di ruang publik bukan aktivitas sesaat, melainkan komitmen jangka panjang untuk terus berdialog dengan masyarakat dan merawat nilai-nilai kebangsaan.

“Politik kan bukan kerja lima tahunan. Ini kerja nilai yang harus dijalankan terus-menerus. Kami ingin selalu hadir dan berjalan bersama rakyat, dengan kemanusiaan dan keadilan sebagai pijakan,” tutup Ketua DPD PDI Perjuangan NTB ini.

Jumat, 20 Februari 2026

Polsek Aikmel Tingkatkan Kasus Dugaan Penganiayaan Wali Santri ke Penyidikan, Korban Alami Gigi Patah

Polsek Aikmel

Okenews.net- Polsek Aikmel resmi meningkatkan status kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan seorang wali santri berinisial MS (36) terhadap S (38) dari tahap penyelidikan ke penyidikan.

Peningkatan status perkara tersebut tertuang dalam Surat Perintah Penyidikan Nomor:SP.Sidik/02.a/II/RES.1.6./2026/Sek.Aikmel tertanggal 14 Februari 2026.

Kanit Reskrim Polsek Aikmel, Bripka L. Zulkarnain Arham, S.H., membenarkan perkembangan penanganan kasus tersebut saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (20/2/2026).

“Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap para saksi, kami menemukan bukti permulaan yang cukup bahwa telah terjadi tindak pidana penganiayaan. Karena itu, perkara ini kami tingkatkan ke tahap penyidikan,” ujarnya.

Peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Rabu, 4 Februari 2026 sekitar pukul 17.00 WITA di halaman rumah korban yang berlokasi di Dusun Bagik Nyaka Utara, Desa Bagik Nyaka Santri, Kecamatan Aikmel, Lombok Timur.

Akibat kejadian tersebut, korban S dilaporkan mengalami luka serius berupa gigi patah. Baik korban maupun terduga pelaku diketahui sama-sama berstatus sebagai wali santri di salah satu lembaga pendidikan di wilayah setempat.

Dalam kasus ini, terduga pelaku dijerat dengan Pasal 466 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan, dengan ancaman pidana penjara maksimal 2 tahun 6 bulan.

Seiring naiknya status perkara ke tahap penyidikan, penyidik Polsek Aikmel akan melanjutkan proses hukum, termasuk agenda gelar perkara dan penetapan tersangka sesuai ketentuan perundang undangan yang berlaku.

Perjuangan Selamatkan 75 Ribu Arsip Tanah Pascabanjir di Aceh Tamiang

Banjir Aceh Tamiang

Okenews.net- Bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang pada 26–30 November 2025 menyisakan dampak besar. Curah hujan ekstrem menyebabkan hampir seluruh wilayah terendam banjir setinggi 4–5 meter, disertai lumpur setinggi 1–2 meter yang menutup permukiman, fasilitas umum, hingga perkantoran pemerintahan.

Salah satu instansi yang terdampak paling parah adalah Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Aceh Tamiang di bawah naungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. Air dan lumpur merendam hampir seluruh ruangan, termasuk ruang arsip yang menyimpan dokumen penting pertanahan.

Sekitar 75.000 buku tanah dan surat ukur terdampak, belum termasuk warkah serta dokumen pendukung lainnya. Kondisi semakin sulit karena aliran listrik padam total, sehingga proses penyelamatan tidak bisa segera dilakukan.

Kepala Kantah Kabupaten Aceh Tamiang, Evan Rahmaini, menegaskan bahwa arsip tersebut bukan sekadar dokumen biasa.

“Itu adalah bukti hak masyarakat. Kalau rusak atau hilang, yang terdampak adalah kepastian hukum warga,” ujarnya.

Enam hari setelah banjir, akses ke kantor mulai terbuka meski hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Lumpur masih menutupi lantai setinggi lutut, rak arsip roboh, dan bangunan sekitar mengalami kerusakan parah. Dua minggu pertama difokuskan untuk memetakan kondisi serta menyusun strategi penyelamatan dokumen.

Karena hampir seluruh wilayah Aceh Tamiang terdampak, tidak ada lokasi layak untuk restorasi arsip. Bersama Kepala Kanwil BPN Provinsi Aceh, Arinaldi, diputuskan arsip dievakuasi ke daerah yang lebih aman, yakni Kabupaten Langkat, Kota Langsa, dan Kota Banda Aceh.

Proses restorasi mendapat dukungan dari Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN). Sekitar 30 taruna/i diterjunkan melalui program KKNP-PTLP untuk membantu pemulihan arsip.

Arinaldi menyampaikan,“Sebagian arsip telah berhasil dibersihkan, sekitar 10 persen atau kurang lebih 1,9 meter linier hingga hari ini. Selanjutnya akan difokuskan untuk proses restorasi lanjutan di Kabupaten Langkat.”

Di tengah keterbatasan akses dan kondisi fisik bangunan yang rusak, Kantah Aceh Tamiang terus berupaya memulihkan arsip negara sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat. Pelayanan pertanahan pun mulai berjalan kembali meski sementara berpindah lokasi.

Upaya ini menjadi bukti komitmen ATR/BPN dalam memastikan keamanan dan kepastian hukum hak atas tanah masyarakat, bahkan di tengah situasi bencana.

Rabu, 18 Februari 2026

Aktivis Demokrasi Songsong Rmadhan

Aktivis Demokrasi

Okenews.net-  Aktivis demokrasi menyongsong bulan suci Ramadhan? Kenapa tidak? Bulan Ramadhan yang penuh ampunan dan berkah,  merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk kembali ke dunia rohani demi  membebaskan diri dari kuasa jasmani.

Pemaknaan spiritual  itu juga dilakukan para aktivis yang bergabung dalam INDEMO (Indonesian Democracy Monitor) pimpinan tokoh Malari Hariman Siregar. Mereka menggelar acara bertajuk “Menyambut Ramadhan”   yang berlangsung di Pantai  Ancol Jakarta, awal pekan ini. 

        Suasana berlangsung santai. Akrab. Cair. Penuh gembira dan kebahagiaan. Selain makan bersama –dengan menu yang dahsyat seafood dan lainnya—acara ini juga diisi dengan obrolan  ngalor-ngidul disertai canda dan tawa. Apapun acara INDEMO, setiap ada Bang Hariman, selalu seru. Meriah dan menyenangkan juga bikin kenyang.

        Mereka yang datang cukup banyak,  dari berbagai kalangan dan profesi. Sebut saja misalnya  Bang Bursah Zarnubi, bupati Kabupaten Lahat Sumatera Selatan dan Ketua Apkasi dan  Bung Iwan Sumule (Wakil Ketua BP TASKIN) dan Ketua Pro-Dem).

Juga hadir beberapa kawan INDEMO yang  jadi komisaris seperti  Wenri, Amang Toha dan Andrew. Lalu, Bung Dr. Herdi Sahrasad dan  Bung Herman, pebulu tangkis era 1970-an yang pernah mengalahkan Lius  Pongoh.

 Bung Zainal anak muda kreatif dan produktif, kesayangan bang Hariman Siregar. Hadir mengonsultasikan buku yang akan terbit. Buku ke 4 yang ditulis itu, dinanti terbitnya oleh kawan-kawan INDEMO.

Selain mereka juga datang  para aktivis gerakan perempuan,  tokoh aktivis PIJAR Bung Toni dan  Syafiq  tokoh dari Mataram. Tak ketinggalan Mas Indro dan mbak Indah, Desiana, Bung  Lukman, Acik, Nia dan Mbak Dodo.Arief Rahman yang rajin datang di INDEMO serta dr. Paulus Januar,  tokoh PMKRI.

Ada pula wartawan senior Despen Ompusunggu, Pak Wiwoho, Adnan Balfas, pengacara dan Santoso alias Dos Santos yang konsisten jadi demonstran sampai tua.  BenYono, Bunayya, wartawan senior yang ceria. Acara yang juga diikuti para peserta webinar INDEMO  ini dikoordinir oleh  Swari Utami Dewi.

TANPA  AGENDA POLITIK

        INDEMO selama ini memang identik dengan kegiatan politik, yaitu memproduksi ide-ide dan nilai-nilai  alternatif  untuk memperkuat demokrasi dan mendorong perubahan menuju tata kelola kekuasaan yang lebih baik, adil, dan bermartabat.

        Namun, untuk kegiatan kali ini, tidak ada agenda politik, kecuali silaturahmi dan menikmati kebahagiaan bersama serta mempererat persaudaraan. Pertemuan itu sekaligus dijadikan acara menyambut Ramadhan.  Hal itu dikatakan  lurah  INDEMO Bang Hariman.

        “Menjelang Ramadhan, kita ini pusing juga memikirkan Tunjangan Hari Raya,” ujar Bang Hariman yang direspons dengan senyuman oleh Bung Iwan Sumule.

        “Sama Bang…Aku juga pusing didera persoalan  THR…”tukas Bung Iwan.

        Para hadirin tertawa.

        Sementara itu, Bang Bursah Zarnubi mengatakan, “Kalau mau buka puasa  bersama sekaligus merayakan Lebaran di rumahku, ayo…Tapi di Lahat…Jauh nian… Kalau temen-temen oke, bisa kita agendakan…”

         Para hadirin kembali tertawa.

ORIENTASI NILAI

Meriahnya acara ini tidak lepas dari sosok Bang Hariman. Para aktivis demokrasi angkatan tahun  1980-1990-an sampai tahun 2000-an, selalu menjadikan Bang Hariman sebagai panutan atau orientasi nilai dalam politik, sosial dan budaya. Itu terjadi tanpa menciptakan relasi bercorak patronase atau feodalisme. Tetap egaliter dan demokratis.

Selain itu, Bang Hariman juga dijadikan “kompas moral” bagi aktivis-aktivis muda. Keteguhan Bang Hariman menggenggam komitmen untuk membangun dan memperkuat demokrasi  sudah berlangsung 26 tahun, sejak INDEMO berdiri. Ini di luar keterlibatan Bang Hariman dalam Malari 1974.  

Anak-anak muda, calon pemimpin bangsa dan para aktivis yang lebih senior, selalu setia mengikuti jejak nilai-nilai Bang Hariman. Bang Hariman, selain tokoh politik, juga menjadi solidarity maker  bagi aktivis demokrasi di Indonesia.

Oleh Isti Nugroho

Empat Pemuda Diamankan, Bangunan MBG Madrasah di Suralaga Dirusak, Kerugian Capai Rp30 Juta

Polres Lombok Timur

Okenews.net – Tim Opsnal Satreskrim Polres Lombok Timur mengamankan empat pemuda yang diduga terlibat dalam tindak pidana pengerusakan bangunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) milik Madrasah Unwanul Falah di Dusun Paok Lombok, Desa Paok Lombok, Kecamatan Suralaga, Rabu (18/2/2026).


Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa malam (17/2/2026) sekitar pukul 22.00 Wita. Korban menerima informasi dari kerabatnya bahwa bangunan MBG telah dirusak oleh sekelompok orang.


Berdasarkan laporan, para terduga pelaku merobohkan gerbang bangunan dan membuangnya ke sungai. Selain itu, bagian atap serta pintu bangunan mengalami kerusakan cukup parah. Akibat kejadian tersebut, korban ditaksir mengalami kerugian material hingga Rp30 juta.


Kasus ini kemudian dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Lombok Timur untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Keempat terduga pelaku yang diamankan masing-masing berinisial, AS (25), HM (34), SM (22), dan AM (20). Seluruhnya merupakan warga Dusun Paok Lombok, Desa Paok Lombok, Kecamatan Suralaga.


Pihak kepolisian menyampaikan, setelah menerima laporan, Tim Opsnal Satreskrim langsung melakukan serangkaian penyelidikan. Dari hasil penelusuran, petugas berhasil melacak keberadaan para terduga pelaku di kediaman masing-masing dan mengamankan mereka tanpa perlawanan.


Saat ini, keempat terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Lombok Timur guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Mereka akan diproses sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.


Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas lingkungan serta menyelesaikan setiap persoalan melalui jalur hukum, bukan dengan tindakan anarkis yang dapat merugikan diri sendiri maupun pihak lain.

Sambut Ramadhan 1447 H, LPKA Lombok Tengah Gotong Royong Bersihkan Masjid Nurul Iman

LPKA Lombok Tengah

Okenews.net – Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Lombok Tengah menggelar kegiatan bakti sosial dengan membersihkan tempat ibadah di lingkungan sekitar, Rabu (18/2/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Nurul Iman ini dipimpin langsung oleh Kepala LPKA Lombok Tengah, Hidayat, bersama seluruh jajaran pegawai dan peserta magang. Mereka bergotong royong membersihkan bagian dalam dan luar masjid, serta membantu mengangkut tanah untuk mendukung proses renovasi rumah ibadah tersebut.

Aksi sosial ini menjadi wujud nyata kepedulian sekaligus komitmen LPKA Lombok Tengah dalam mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar. Tidak hanya sekadar bersih-bersih, kegiatan tersebut juga menjadi momentum menanamkan nilai kebersamaan, kepedulian, dan semangat pengabdian sosial.

Kepala LPKA Lombok Tengah, Hidayat, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan karakter serta upaya memperkuat silaturahmi dengan warga.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin berkontribusi secara nyata dalam menciptakan lingkungan ibadah yang bersih dan nyaman. Ini juga menjadi cara kami menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial,” ujar Hidayat.

Masyarakat Dusun Tojong-Ojong Bat menyambut positif kegiatan tersebut. Kepala dusun bersama warga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kepedulian serta partisipasi aktif LPKA Lombok Tengah dalam kegiatan gotong royong tersebut.

Kegiatan bakti sosial ini diharapkan semakin mempererat sinergi antara LPKA Lombok Tengah dan masyarakat, sekaligus menghadirkan suasana ibadah yang lebih nyaman menjelang Ramadhan.

Senin, 16 Februari 2026

TPA Kebon Kongok Overload, Kades Suka Makmur Ajak Semua Pihak Duduk Bersama

Kades Suka Makmur

Okenews.net- Kepala Desa Suka Makmur, H. Selamet, menyuarakan keprihatinannya terhadap kondisi TPA Kebon Kongok yang saat ini mengalami kelebihan kapasitas. Ia menilai persoalan tersebut tidak bisa dianggap sepele karena berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat di sekitarnya.

Menurut H. Selamet, kondisi tempat pembuangan akhir yang sudah overload harus segera ditangani secara komprehensif dan terencana. Jika dibiarkan berlarut-larut, dampaknya tidak hanya dirasakan warga sekitar, tetapi juga dapat meluas ke wilayah lain.

“Kondisi TPA yang overload tidak bisa dibiarkan terus berlanjut. Dampaknya akan sangat luas jika tidak segera ditemukan solusi yang tepat,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa penanganan persoalan ini bukan semata tanggung jawab satu pihak. Pemerintah desa, pemerintah daerah, pengelola TPA, hingga masyarakat harus bersinergi dalam mencari jalan keluar yang efektif dan berkelanjutan.

Pemerintah Desa Suka Makmur, lanjutnya, siap menjadi mitra strategis dalam setiap langkah penanganan yang dirancang pemerintah daerah. Namun demikian, ia mengingatkan agar setiap kebijakan dilakukan secara terbuka, transparan, serta melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

“Kami dari Pemerintah Desa mendukung penuh setiap kebijakan dan strategi yang dirancang untuk menangani masalah ini. Yang paling penting adalah adanya komunikasi yang terbuka dan sosialisasi yang menyeluruh kepada masyarakat, agar tidak terjadi kesalahpahaman yang berpotensi menimbulkan masalah baru,” jelas H. Selamet.

Selain aspek lingkungan, H. Selamet juga menyoroti pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tengah dinamika yang berkembang. Ia mengajak warga untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Kami mengimbau seluruh warga untuk tetap tenang, tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas, dan bersinergi menjaga kedamaian. Pemerintah desa siap berperan sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah daerah, demi mewujudkan solusi yang adil, tepat, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, pengelola TPA, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan persoalan overload TPA Kebon Kongok dapat segera diatasi secara menyeluruh, sehingga kualitas lingkungan tetap terjaga dan kehidupan sosial masyarakat tetap harmonis.

Minggu, 15 Februari 2026

Panitia Ajudikasi Resmi Dilantik, Kantor Pertanahan Lombok Utara Perkuat Komitmen Tertib Administrasi

Kepala Kantor Pertanahan Lombok Utara

Okenews.net- Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara resmi melaksanakan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Panitia Ajudikasi, Satuan Tugas (Satgas) Fisik, Satgas Yuridis, serta Satgas Administrasi, Kamis (12/2/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara, Muhammad Shaleh Basyarah.

Pelantikan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pelaksanaan program pertanahan di wilayah Lombok Utara. Para panitia dan satgas yang dilantik akan bertugas memastikan proses pendataan, pengukuran, penelitian yuridis, hingga administrasi pertanahan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam sambutannya, Muhammad Shaleh Basyarah menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas dan profesionalisme.

“Pelantikan ini adalah amanah. Saya berharap seluruh panitia dan satgas yang telah diambil sumpahnya dapat bekerja dengan jujur, transparan, dan mengutamakan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa tertib administrasi pertanahan merupakan fondasi penting dalam menciptakan kepastian hukum atas hak tanah masyarakat. Dengan kerja tim yang solid, diharapkan proses pelayanan dapat berjalan lebih cepat, akurat, dan akuntabel.

“Kita ingin memastikan setiap proses pertanahan memberikan kepastian hukum dan rasa aman bagi masyarakat Lombok Utara. Sinergi dan komitmen bersama menjadi kunci keberhasilan,” tambahnya.

Melalui pelantikan ini, Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan kualitas layanan publik serta mendukung percepatan program strategis pertanahan di daerah.

Diharapkan, keberadaan Panitia Ajudikasi dan berbagai satgas tersebut mampu memberikan dampak nyata dalam mewujudkan administrasi pertanahan yang tertib, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Meriah di Tepi Pantai, Lomba Karaoke Pokdarwis Ijobalit Hidupkan Maiq Anyir dan Cetak Bakat Lokal

Pokdarwis Maiq Anyir Ijobalit

Okenews.net- Kawasan Pantai Maiq Anyir tampak berbeda sejak 12 hingga 16 Februari 2026. Untuk pertama kalinya, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kelurahan Ijobalit menggelar Lomba Karaoke yang sukses menyedot perhatian warga dan pengunjung.

Kegiatan yang berlangsung di Kelurahan Ijobalit, Kecamatan Labuhan Haji itu menjadi bagian dari upaya menghidupkan destinasi wisata sekaligus menggali potensi seni masyarakat setempat.

Ketua Pokdarwis Ijobalit, Sahibun, mengatakan lomba tersebut terselenggara berkat kolaborasi dengan para pengusaha di Kelurahan Ijobalit. Menurutnya, dukungan pelaku usaha menjadi bukti nyata sinergi dalam mendorong kemajuan sektor pariwisata berbasis kreativitas masyarakat.

“Kegiatan ini kami laksanakan bekerja sama dengan para pengusaha yang ada di Kelurahan Ijobalit,” ujar Sahibun di lokasi acara, Minggu (15/2/2026).

Pada pelaksanaan perdana ini, peserta masih difokuskan dari kalangan warga Kelurahan Ijobalit. Langkah tersebut dilakukan sebagai tahap pembelajaran sekaligus evaluasi penyelenggaraan.

“Pesertanya murni dari Kelurahan Ijobalit dulu karena ini masih tahap pembelajaran. Kalau sukses, kami akan adakan lintas desa atau kelurahan se-Kecamatan Labuhan Haji,” jelasnya.

Sebanyak 15 peserta kategori umum tanpa batasan usia ambil bagian dalam lomba tersebut. Sahibun berharap ajang ini tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga menjadi ruang pembinaan mental dan karakter generasi muda.

“Harapannya terbangun generasi dan masyarakat yang memiliki mental dan karakter kuat. Selain itu, bisa memunculkan perwakilan Kelurahan Ijobalit di ajang seni atau karaoke tingkat lebih tinggi,” katanya.

Ia menegaskan, lomba karaoke ini merupakan wadah positif untuk pencarian bakat sekaligus membangun rasa percaya diri remaja dan masyarakat.

“Ajang ini positif untuk mencari bakat-bakat menuju kompetisi yang lebih berkelas serta membangun mental remaja dan masyarakat Kelurahan Ijobalit,” tegas Sahibun.

Meski fasilitas masih sederhana, panitia optimistis kegiatan tersebut dapat berkembang lebih besar ke depan. Jika dinilai sukses, Pokdarwis berencana menggelar lomba yang lebih meriah dengan melibatkan desa dan kelurahan tetangga di Kecamatan Labuhan Haji.

Antusiasme warga terlihat sepanjang kegiatan. Ratusan masyarakat Kelurahan Ijobalit dan pengunjung pantai memadati area panggung untuk menyaksikan penampilan para peserta. Suasana pantai yang asri berpadu dengan alunan musik menciptakan daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Muhammad Saleh, pengunjung asal Sikur, mengaku tidak mengetahui adanya lomba saat datang berlibur bersama keluarga. Namun, ia justru merasa mendapat hiburan tambahan.

“Saya tidak tahu ada lomba, jadi kami dapat dua keuntungan, liburan sekaligus hiburan gratis,” ungkapnya.

Untuk menjaga objektivitas, panitia menghadirkan dewan juri dari berbagai unsur, mulai dari pegiat pariwisata Harimasada Foundation, pecinta seni Perpustakaan Lembah Hijau, hingga pegiat tata rias dan busana. Keterlibatan lintas unsur tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas penilaian sekaligus mendorong perkembangan seni pertunjukan di Kelurahan Ijobalit.

Dilantik Serentak di 21 Kecamatan, Pemuda NW Lombok Timur Siap Jadi Garda Perubahan Desa

Organisasi Nahdatul Wathan

Okenews.net- Ratusan pemuda yang tergabung dalam organisasi Nahdlatul Wathan (NW) resmi dilantik dalam prosesi Pelantikan Bersama Pimpinan Cabang Pemuda NW se-Kabupaten Lombok Timur Masa Bakti 2026-2029, yang digelar di Auditorium Ummuna Hj. Siti Raehanun Zainuddin Abdul Majid, Anjani, Ahad (15/02/2026).

Momentum ini menjadi tonggak penting estafet kepemimpinan generasi muda NW, terlebih Lombok Timur dikenal sebagai basis utama pergerakan organisasi tersebut. Pelantikan serentak di 21 kecamatan itu dihadiri jajaran Pengurus Besar NW, Pengurus Wilayah, tokoh daerah, hingga perwakilan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.

Ketua Panitia, Muhammad Ibnu Ardi, menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat bawah.

“Kami ingin bergerak cepat. Pemuda NW harus hadir dan mewujud nyata di setiap desa di seluruh penjuru Lombok Timur,” tegasnya.

Senada dengan itu, Ketua PD Pemuda NW Lombok Timur, Abdul Kadir Jailani, mengapresiasi militansi para pengurus yang tetap solid meski jadwal pelantikan sempat tertunda. Ia menyebut, sejumlah pengurus kecamatan bahkan telah melakukan konsolidasi dari desa ke desa sebelum resmi dilantik.

“Semangat ini jangan pernah padam sampai garis akhir hayat. Perjuangan kita di Nahdlatul Wathan tidak boleh berhenti karena usia,” ujarnya penuh semangat.

Kadir juga menekankan pentingnya pembentukan kepengurusan hingga tingkat Anak Cabang (PAC) dan Ranting (Dusun), sesuai amanah dalam Wasiat Renungan Masa karya TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid.

“Pemuda adalah ujung tombak dan estafet kepemimpinan. Hari ini kalian di Pemuda, besok bisa menjadi Kepala Desa, Anggota DPR, bahkan Bupati,” tambahnya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur melalui Asisten I Setda, H. Ahyan, menitipkan harapan besar agar Pemuda NW tidak hanya kuat secara organisasi, tetapi juga hadir sebagai solusi atas persoalan sosial daerah.

Ia memaparkan, angka kemiskinan di Lombok Timur masih mencapai sekitar 183 ribu jiwa atau 13,5 persen, dengan 43 ribu jiwa tergolong miskin ekstrem. Di sisi lain, prevalensi stunting masih berada di kisaran 22-23 persen, yang salah satu penyebab utamanya adalah tingginya angka pernikahan usia anak.

“Kami berharap Pemuda NW berdiri di depan untuk mengampanyekan pencegahan pernikahan dini. Intervensi rekan-rekan pemuda sangat membantu pemerintah dalam menekan angka stunting dan kemiskinan,” kata H. Ahyan.

Ia juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, mengingat data BPS 2025 menunjukkan angkatan kerja masih didominasi lulusan tingkat SD.

Puncak acara diisi dengan irsyadat dan tausiyah dari Sekretaris Jenderal PB NW, Prof. Dr. Fahrurrozi Dahlan. Ia membekali para pengurus baru dengan kerangka berpikir ilmiah dan organisatoris, salah satunya melalui Teori Empirisme yang menekankan pentingnya pengalaman inderawi dalam membangun pengetahuan.

“Pemuda era Generasi Z harus visioner, mampu membaca realitas, dan bangkit menghidupkan organisasi dengan kerja nyata,” tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD NTB Hj. Lale Yaqutunnafis, perwakilan Bakesbangpoldagri dan Dispora Lombok Timur, serta jajaran Pengurus Wilayah dan Daerah NW NTB.

Dengan dilantiknya kepengurusan di 21 kecamatan ini, Pemuda NW Lombok Timur menegaskan komitmennya untuk menjadi garda terdepan perjuangan, memperkuat struktur hingga pelosok dusun, serta berkolaborasi menekan stunting, kemiskinan, dan pernikahan dini demi kemaslahatan umat.

Selamat Hari Korpri

Pendidikan

Hukum

Ekonomi