www.okenews.net

Selasa, 01 Juli 2025

Menembus Persaingan 30 Kontingen, Tim Paskib MAN 1 Lotim Pulang Bawa Juara

Para juara Paskib MAN 1 Lotim
Okenews.net | Tak pernah lelah mengukir prestasi, Tim Pasukan Pengibar Bendera (Paskib) MAN 1 Lombok Timur kembali menorehkan kebanggaan dengan prestasi. 

Suara hentakan kaki bergema di halaman SMAN 1 Mataram hari itu. Langkah demi langkah menyatu dalam irama yang presisi, menampilkan tarian kedisiplinan dan semangat juang.

Di antara puluhan pasukan dari berbagai penjuru NTB, satu tim dari ujung timur Pulau Lombok mencuri perhatian para dewan juri yang penuh pengalaman dan dedikasi selama ini.

Tim MAN 1 Lotim datang bukan sekadar untuk lomba, mereka datang untuk membuktikan bahwa kerja keras, latihan tanpa henti, dan semangat madrasah bisa mengantarkan pada podium juara.

Setelah sukses di kancah lomba paskib tingkat nasional di Jawa Timur minggu lalu, kali ini mereka menjajal kompetisi yang digelar SMAN 1 Mataram pada Ahad, 29 Juni 2025.

Hasilnya, tim ini sukses memboyong Juara Madya, sebuah capaian bergengsi dari kompetisi yang diikuti lebih dari 30 kontingen sekolah dan madrasah se-NTB.

Dengan penuh semangat, disiplin, dan semarak komando, tim paskib MAN 1 Lotim tampil memukau di tengah sengitnya persaingan yang berasal dari berbagai sekolah/madrasah.

Lomba yang menuntut presisi, kekompakan, dan mental baja ini menjadi ajang pembuktian bahwa latihan intensif yang dilakukan di bawah asuhan pelatih M. Sardi Akbar dan Ahmada Fatoni tidak sia-sia.

“Lomba ini bukan hanya soal gerakan baris-berbaris, tetapi juga bagaimana membangun karakter, kerja tim, dan daya juang," ujar M. Sardi Akbar, Selasa (01/07/2025).

Menurutnya, tim ini telah melalui proses panjang, dan lomba di SMAN 1 Mataram ini menjadi salah satu bentuk uji nyali yang berhasil dilewati dengan hasil yang membanggakan.

Piala, sertifikat, dan dana pembinaan menjadi oleh-oleh manis yang dibawa pulang. Namun lebih dari itu, yang dapatkan adalah pengalaman dan kepercayaan diri yang akan menjadi bekal dalam kompetisi selanjutnya.

Kepala MAN 1 Lotim, M. Nurul Wathoni, mengapresiasi pencapaian tim paskib MAN 1 Lotim yang kembali membawa prestasi untuk madrasah minggu ini.

"Ini bukan hanya kemenangan teknis, tapi juga kemenangan semangat juang. Semoga menjadi berkah dan motivasi bagi siswa lainnya,” ungkapnya.

Tak sekadar menargetkan trofi, pembinaan paskib di MAN 1 Lotim terus digiatkan sebagai bagian dari pendidikan karakter. Di tengah padatnya aktivitas akademik.

Tim paskib mampu menunjukkan dedikasi dan semangat tinggi untuk terus berkembang, menjadikan madrasah ini tak hanya unggul dalam ilmu, tetapi juga tangguh dalam sikap dan keterampilan.

“Kami percaya bahwa prestasi bukanlah akhir, melainkan bagian dari perjalanan belajar yang harus terus diasah dan ditingkatkan,” pungkas wathoni, kepala madrasah yang dikenal tegas sekaligus inspiratif itu.

Jumat, 27 Juni 2025

UPZ Desa: Jalan Sunyi Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem dari Akar Rumput

Oleh: Abdul Hayyi Zakaria, ME (Sekjen Forum Fundraising Zakat NTB)

 Abdul Hayyi Zakaria, ME (photo doc/ist.)
Kemiskinan ekstem masih menjadi trending topik persoalan hari ini, mulai dari pemerintah pusat hingga kabupaten kota, tak terkecuali Kabupaten Lombok Timur. Menurut data BPS Juli 2024 angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Lombok Timur sebesar 58.262 rumah tangga, atau setara 3,2 persen dari total penduduk miskin. Ketika kemiskinan ekstrem ini masih menghantui banyak daerah hingga desa di Indonesia, kita sering lupa bahwa solusi tidak selalu harus datang dari atas. Di balik kesibukan pejabat menyusun program pengentasan, ada aktor-aktor lokal yang bekerja dalam diam: Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa.

UPZ Desa mungkin terdengar asing bagi sebagian orang. Namun di sejumlah daerah, seperti Kabupaten Ciamis termasuk di Lombok Timur, mereka sudah mulai membuktikan bahwa pengelolaan zakat dari desa, oleh desa, dan untuk desa bukan sekadar wacana. Bahkan, jika dikelola serius, ia bisa menjadi game changer dalam pengentasan kemiskinan ekstrem.

Paradigma Baru Pengelolasn Zakat

Sayangnya, selama ini zakat seringkali berhenti pada bentuk charity—sekadar memberikan sembako atau uang tunai saat Ramadan. Tentu itu baik. Tapi dalam konteks kemiskinan ekstrem yang struktural dan kompleks, bantuan sesaat bukan solusi jangka panjang.

Kini waktunya mengubah paradigma: zakat harus jadi kekuatan pemberdayaan. UPZ Desa bisa mulai dengan program zakat produktif: modal usaha kecil, pelatihan tukang, peralatan tani, penguatan ekonomi perempuan, hingga subsidi perbaikan rumah dhuafa.

Bayangkan jika setiap desa di Lombok Timur menyalurkan zakat tidak hanya untuk konsumsi, tapi untuk menciptakan pendapatan baru. Maka zakat tak lagi sekadar meringankan, tapi mampu mengubah nasib.

Potensi Besar yang Masih Tidur

Data dari Pusat Kajian Strategis (Puskas) BAZNAS Tahun 2022 menyebut potensi zakat nasional mencapai lebih dari Rp300 triliun per tahun. Di Lombok Timur sendiri, potensi zakat dari ASN, pedagang pasar, petani, dan nelayan bisa mencapai Rp386 miliar setiap tahun. Sayangnya, yang tergali baru sebagian kecil saja.

Apa yang salah? Bisa jadi karena tatakelola Baznasnya yang kurang tepat, SDM Amil yang masih kurang kompeten, pendistribusian dan pendayagunaan yang belum berkeadilan, literasi zakat masih rendah, atau karena belum semua UPZ Desa difungsikan secara optimal. Tapi ini justru peluang: dengan memperkuat peran UPZ di desa-desa, potensi itu bisa bangkit. Dana lokal untuk solusi lokal.

Saat ini pemerintah daerah menargetkan kemiskinan ekstrem nol persen, tentu ini  target yang mulia, tapi berat. Jika ingin realistis, kita butuh pendekatan yang berbasis komunitas. Di sinilah peran UPZ Desa jadi sangat vital. Melalui legalitas yang kuat, pendataan yang akurat, distribusi yang tepat sasaran, dan kolaborasi lintas sektor, UPZ Desa bisa menjadi garda terdepan penghapusan kemiskinan ekstrem dari desa—bukan sekadar slogan, tapi kenyataan.

Bisa jadi, di masa depan, sejarah akan mencatat bahwa jalan panjang pengentasan kemiskinan di negeri ini, justru dimulai dari mushala kecil di ujung kampung… ketika seorang amil zakat mengetuk pintu rumah tetangganya, bukan untuk meminta, tapi untuk memberi.

Kamis, 26 Juni 2025

Meriahkan 1 Muharram 1447 H, Pemkab Lombok Timur Gelar Parade 1447 Dulang dan Festival Islami

Pawai Alagoris, Peringati 1 Muharam 1447 H

Okenews.net- Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah dengan penuh kemeriahan dan makna spiritual. Serangkaian acara digelar selama sepekan, menandai semangat baru menyongsong tahun Hijriah dengan nilai-nilai Islam yang kental.


Salah satu rangkaian acara paling memikat adalah Parade 1447 Dulang yang digelar Kamis (26/06/2025). Parade ini menjadi penutup pawai alegoris yang sebelumnya mengambil start dari PTC. Sementara itu, parade dulang dimulai dari Taman Rinjani Selong dan berakhir di Masjid Agung Al-Mujahidin Selong, menghadirkan suasana penuh kekhidmatan dan kekaguman dari warga yang menyaksikan.


Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin, Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya, Sekda H. M. Juaini Taofik, serta jajaran Forkopimda yang menyambut para peserta dari panggung kehormatan.


Dulang yang dibawa dalam parade berasal dari Desa Pengadangan, Kecamatan Pringgasela, dan disiapkan sebagai hidangan utama dalam santap malam bersama usai pembacaan doa akhir tahun dan awal tahun Hijriah di Masjid Agung. Hidangan tersebut tidak hanya dinikmati oleh para pejabat dan peserta pawai, tetapi juga terbuka untuk masyarakat umum yang hadir dalam perayaan.


Bupati Haerul Warisin dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan 1 Muharram ini digalakkan kembali sebagai sarana memperkuat semangat dan identitas keislaman masyarakat.


 “Sebagai daerah dengan mayoritas penduduk Muslim, saya mengajak seluruh warga Lotim untuk turut berbahagia dan berbangga menyambut tahun baru Hijriah,” ujarnya.


Puncak perayaan Tahun Baru Islam ini akan digelar dalam Festival Muharram di Lapangan Nasional, dengan penampilan spesial dari grup musik Wali. Pemilihan Wali Band dinilai tepat karena identitas santri mereka yang kuat dan pesan-pesan religius dalam karya-karya mereka.


Selain itu, rangkaian kegiatan Muharram juga diisi dengan khataman Al-Qur’an oleh para hafiz dan hafizah secara daring maupun luring, difasilitasi oleh LPTQ Kabupaten Lombok Timur.


Melalui perayaan ini, Pemerintah Daerah berharap agar Tahun Baru Islam tidak hanya menjadi acara seremonial semata, tetapi juga momentum untuk memperkuat kebersamaan, mempererat tali persaudaraan, dan menumbuhkan semangat keagamaan di tengah masyarakat Lombok Timur.

Rabu, 25 Juni 2025

Keren, Tim MAN 1 Lombok Timur Raih Juara 1 Lomba Film Pendek Tingkat NTB

Permain dan kru film pendek MAN 1 Lotim bersama Kepala Madrasah, M Nurul Wathoni (kanan mengenakan topi) 
Okenews.net - MAN 1 Lombok Timur kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat provinsi. Tim film pendek madrasah ini berhasil meraih Juara 1 pada ajang Lomba Film Pendek tingkat NTB yang digelar Universitas Hamzanwadi. 

"Alhamdulillah, pada lomba film pendek ini, film pendek berjudul Tampi Asih karya tim siswa MAN 1 Lotim sukses meraih juara 1. Atas torehan prestasinya ini, mereka berhasil membawa pulang piala, sertifikat juara dan dana pembinaan, ungkap  Pembina Jurnalis MAN 1 Lotim, Evi Pebriana. 

Film pendek ini menceritakan tentang sosok Norita, seorang gadis yang tumbuh dalam lingkungan keluarga yang religinya kuat dan sangat menjaga nilai-nilai agama. Kesehariannya, ia selalu diajarkan nilai agama, akan tetapi Norita memiliki bakat yang cukup bertentangan dengan pandangan masyarakat umum. 

Norita sejak kecil memiliki bakat seni bela diri pencak silat, hal ini sering dianggap tidak wajar oleh orang orang sekitarnya, karena Ia perempuan. Akan tetapi, Norita terus berupaya membuktikan bahwa bakatnya bisa membawa prestasi yang membanggakan. Setelah beranjak dewasa, Norita ingin sekali mewujudkan mempinya menjadi atlet seni pencak silat. 

Di sisi lain, orang tuanya ingin Norita tumbuh menjadi anak yang kuat nilai-nilai agamanya dengan menjaga sikap serta harkat dan martabatnya sebagai perempuan. Norita, kemudian diusulkan masuk ke Madrasah. 

Norita berasumsi bahwa Madrasah hanya menekankan pada nilai nilai agama, dan mimpinya akan terkubur jika ia masuk ke dalam madrasah. Akan tetapi, setalah masuk dan menjadi siswi Madrasah, hati dan pikirannya terbuka lebar, Ia justru mendapatkan perlakuan yang berbanding terbalik dengan asumsinya. 

Berikut para pemain dan kru film peraih juara:

  1. Siti Ananda Khumairo (12 IPS 4)
  2. Aqilla Nassa Azizi (12 IPS 2)
  3. L.M.Munajjin Romdhoni (12 IPS 1)
  4. Ahmad Bilal (10 B)
  5. Muzayyan Habibi (10 H)
  6. Yelsi Destiana (11 IPS 3)
  7. Fajroil Fatehah (10 D)
  8. Halilianty ( 11 IPS 1)
  9. Muhammad Alahsan Azzura (11 IPS 1)
  10. Norita Febriana (XI IPA 1)
  11. Ahmad Kholid Jaiz (X C)
  12. Baiq Nindi Mulia Fitri (X I)
  13. Baiq Nandi Rahmawati (XI IPA 2)
  14. Manda Yunisa (XI IPS 2)
  15. Elmiana (X B)

Lotim Tegas Lawan Kekerasan Perempuan dan Anak, Bupati Dorong Perda Cegah Pernikahan Dini

Bupati bersama masyarakat

Okenews.net – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menegaskan komitmennya dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan dan perlindungan anak. Hal itu disampaikan Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, saat menghadiri Gawe Gubuk Layanan Integrasi Perlindungan Anak dan Pencegahan Perkawinan Anak Program BERANI II, Rabu (25/06/2025) di Lapangan Umum Desa Aikdewa, Kecamatan Pringgasela.

Dalam sambutannya, Bupati Haerul menegaskan bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga bertentangan dengan nilai kemanusiaan serta adat-istiadat masyarakat Lombok.
“Tidak ada adat yang membenarkan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Perempuan adalah sosok yang merawat dan menjaga, sementara anak-anak adalah anugerah yang harus disyukuri, bukan disakiti,” tegasnya.

Bupati juga menyoroti pentingnya pendekatan terintegrasi dalam pencegahan kekerasan. Ia mendorong para guru dan ASN untuk aktif melakukan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat. Menyadari jumlah penduduk Lombok Timur yang mencapai hampir 1,5 juta jiwa, ia menilai dukungan kementerian, lembaga, dan organisasi masyarakat sangat penting untuk memperkuat langkah pencegahan di tingkat desa.

Isu perkawinan anak turut menjadi perhatian serius. Bupati mengungkapkan bahwa Pemprov NTB telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) terkait pencegahan perkawinan anak, dan Pemkab Lombok Timur akan segera menyusul dengan Perda serupa. “Nanti saat perda ini dibentuk akan diketahui masyarakat,” ujarnya.

Perwakilan TP PKK Provinsi NTB, Hj. Lale Prayatni Gita Ariadi, menambahkan bahwa perkawinan anak di NTB masih menjadi persoalan besar. Data tahun 2024 menunjukkan angka perkawinan anak di NTB mencapai 14,96%, jauh di atas rata-rata nasional yang hanya 5,90%. Bahkan, pada 2023 NTB pernah menduduki peringkat tertinggi nasional dengan angka 17,22%.

Program BERANI II yang dilaksanakan sejak 2018 menjadi salah satu upaya penting dalam menekan angka perkawinan anak. Program ini menyasar masyarakat melalui edukasi kesehatan reproduksi, pelatihan pasangan muda, dan pendekatan berbasis komunitas.

Perwakilan Kemendagri, Qurrotaa’yun, menyebut Pemkab Lombok Timur telah bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga non-pemerintah, perangkat desa, dan organisasi profesi, untuk meningkatkan kesehatan seksual dan reproduksi bagi perempuan serta anak. Sementara itu, perwakilan Global Affairs Canada, Novi Anggriani, menegaskan komitmen Kanada dalam mendukung program BERANI II melalui pendanaan, berbagi keahlian, dan penguatan kapasitas lokal.

Sebagai bentuk kepedulian, pada acara tersebut diserahkan berbagai bantuan, di antaranya santunan untuk 53 anak yatim piatu, dana apresiasi untuk 126 siswa berprestasi, serta bantuan sembako untuk 35 anak stunting. Acara diakhiri dengan pembacaan Komitmen Bersama Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender dan perlindungan anak.


Selasa, 24 Juni 2025

Pemda Lombok Timur Dorong Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan hingga ke Desa

Edwin Hadiwijaya, bersma BPJS Ktenaga Kerjaan Cabang Selong

Okenews.net– Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, membuka secara resmi kegiatan Optimalisasi Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Ekosistem Desa yang digelar di Ballroom Kantor Bupati, Selasa (24/06/2025).

Dalam sambutannya, Wabup menegaskan komitmen Pemerintah Daerah untuk mendorong kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, baik di sektor formal maupun informal. Menurutnya, BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan menyeluruh bagi pekerja sejak berangkat hingga kembali dari tempat kerja.

“Pemda meminta pihak ketiga yang bekerja sama dengan Lombok Timur agar mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, terutama di sektor konstruksi yang rawan kecelakaan kerja,” tegas Edwin.

Selain itu, Pemda juga berencana mengubah pola pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi perangkat desa dengan menggandeng Bank NTB Syariah, demi meningkatkan akurasi data.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Lombok Timur, Salmun Rahman, menambahkan bahwa seluruh perangkat desa saat ini sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran ditanggung Pemda. Ke depan, ia berharap kepala lingkungan, RT, BPD, operator, dan staf desa juga dapat terakomodasi.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Lombok Timur, M. Yohan Firmansyah, mengapresiasi langkah Pemda yang konsisten memperluas cakupan kepesertaan. Meski jumlah peserta terus meningkat, Lombok Timur masih belum mencapai Universal Health Coverage (UHC) untuk BPJS Ketenagakerjaan.

“Tahun 2025 kami menargetkan kenaikan peserta hingga 25 persen. Ini bukan hanya tanggung jawab Pemda, melainkan seluruh pemangku kepentingan melalui gerakan nasional Sejahterakan Pekerja Sekitar Anda (Sertakan),” jelasnya.

Gerakan Sertakan dinilai penting sebagai wujud gotong royong untuk melindungi pekerja rentan yang memiliki risiko tinggi, tetapi masih terbatas secara finansial.

Sebagai bentuk komitmen, BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan manfaat perlindungan kepada 23 orang penerima dan ahli warisnya pada kegiatan tersebut.


Minggu, 22 Juni 2025

Paskib MAN 1 Lotim Raih Juara Umum Tingkat Nasional, Berikut Daftar Lengkap Juaranya

Pasukan MAN 1 Lotim yang meraih juara nasiona
Okenews.net - Torehan prestasi gemilang bidang paskib kembali diraih tim paskib MAN 1 Lotim karena sukses meraih juara umum lomba Paskib Nasional Piala Kemenpora RI yang berlangsung di Mojokerto Jawa Timur pasa Sabtu 21 Juni 2025 bertempat di lapangan SMAN 1 Bangsal Mojokerto.

Atas torehan prestasi ini, Tim Paskib MAN 1 Lombok Timur sukses membawa pulang piala Kemenpora RI dan ragam piala dalam berbagai kategori juars, sertifikat, dana pembinaan," ungkap Pembina Paskib MAN Lotim, M Sardi didampingi pelatih, Ahmada Fatoni.

Berikut daftar torehan prestasi juara pada lomba dimaksud ; 

Best Kostum

  1. SMAN 1 Gedeg B
  2. SMAN 1 Gedeg A
  3. SMAN 2 Mojokerto

Best Danton

  1. MAN 1 Lotim A
  2. SMAN 1 Pringgabaya
  3. MAN 1 Nganjuk

Best Pelatih

  1. MAN 1 Lotim
  2. SMAN 1 Gedeg
  3. SMKN 1 Buduran

Best Variasi & Formasi

  1. MAN 1 Lotim B
  2. SMAN 1 Gedeg A
  3. SMKN 1 Buduran

Best PBB

  1. MAN 1 Lotim B
  2. SMKN 1 Dlanggu
  3. MAN 1 Mojokerto B

Juara Utama

  1. MAN 1 Lotim B
  2. SMAN 1 Gedeg A
  3. SMKN 1 Buduran

Juara Harapan Utama

  1. SMKN 1 Pringgabaya
  2. SMKN 1 Dlanggu
  3. MAN 1 Lotim A

Juara Madya

  1. SMKN 3 Boyolangu
  2. SMKN 1 Jetis
  3. SMAN 2 Mojokerto

Juara Harapan Madya

  1. SMKN 2 Blitar
  2. SMK YPM 3 Taman
  3. SMKN 1 Blitar

Juara Bina

  1. SMAN 3 Mojokerto
  2. MAN 3 Tulungagung
  3. SMAN 1 Gedeg B

Juara Harapan Bina

  1. MAN 1 Nganjuk
  2. MAN Kota Blitar
  3. SMKN 1 Mojokerto

Juara Mula

  1. SMAN 1 Padangan
  2. MAN 1 Mojokerto A
  3. MAN 1 Mojokerto B

Juara Harapan Mula

  1. SMAN 1 Soko
  2. SMKN 1 Rejotangan
  3. SMA Budi Utomo Jombang

Juara Purwa 

  1. MAN 6 Jombang A
  2. SMK Tekstil Pandaan
  3. SMAN 1 Gondang

Juara Harapan Purwa

  1. MA Ammanatul Ummah
  2. SMAN 1 Bojonegoro
  3. MAN 6 Jombang B

Juara Best Of The Best (BOB)

  1. SMKN 1 Buduran
  2. MAN 1 Lotim B
  3. SMPN 3 Selong
  4. SMAN 1 Gedeg A
  5. SMPN 5 Mojokerto
  6. SMPN 2 Krembung

JUARA UMUM : MAN 1 LOTIM


Jumat, 20 Juni 2025

Senin Depan, Verifikasi Faktual UMKM Dimulai: 20 Tim Siap Terjun Lapangan

Hirsan
Okenews.net – Senin pekan depan, Dinas Koperasi dan UKM Lombok Timur akan memulai proses verifikasi faktual terhadap puluhan ribu pelaku UMKM yang telah mengajukan bantuan usaha. Meski banyak di antaranya sudah mendapatkan surat keterangan dari desa, pihak koperasi menegaskan akan tetap memastikan langsung kebenarannya di lapangan.


Verifikasi ini akan dilakukan secara serentak oleh 20 petugas yang dibagi ke dalam 10 tim, dan akan menyasar berbagai titik di wilayah Kabupaten Lombok Timur, dimulai dari Kecamatan Sikur.


“Verifikasi akan mencakup data lengkap pelaku UMKM, seperti nama, NIK, lama dan jenis usaha, izin usaha, jumlah tenaga kerja, modal awal, nomor HP, dan rekening bank. Jika salah satu syarat tidak terpenuhi, maka dengan sangat menyesal, permohonan akan dinyatakan gugur,” jelas Hirsan Kamis, 19/06/2025.


Dinas memperkirakan, verifikasi di satu kecamatan akan memakan waktu dua hingga tiga hari, tergantung pada banyaknya permohonan yang masuk. Dari 33 Ribu Pemohon, 4.500 Sudah Gugur Jumlah permohonan bantuan UMKM yang masuk ke Dinas Koperasi tercatat hampir mencapai 29 ribu berkas, masuk ke tahap selanjutnya. Namun, setelah dilakukan verifikasi dokumen awal, sekitar 4.500 permohonan dinyatakan tidak memenuhi syarat administratif.


Bantuan ini diharapkan dapat mendorong pelaku UMKM untuk berkembang lebih pesat. Namun, tidak berhenti sampai pencairan bantuan saja, Dinas Koperasi akan tetap memberikan pendampingan berkelanjutan.


“Kami akan klasifikasikan UMKM berdasarkan tingkatannya: pemula, berkembang, dan mandiri. Masing-masing akan mendapatkan skema pelatihan yang berbeda. Tentu saja, model pelatihan untuk pelaku usaha pemula tidak sama dengan yang sudah berkembang atau mandiri,” jelasnya lagi.


Dinas Koperasi juga menyadari bahwa semakin banyaknya pelaku UMKM baru akan membawa tantangan tersendiri, Terutama dlam hal pemberdayaan dan pendampingan, karna keterbatasan SDM yang dimiliki dinas koprasi, sperti pasilitasi pengurusan NIB, PIRT, Lebel halal dan lainnya.


Untuk itu, wilayah Pelut (Pusat Layanan UMKM Terpadu) akan difungsikan sebagai pusat pelatihan dan pembinaan pelaku UMKM secara intensif.


Jika semua proses verifikasi berjalan lancar, harapannya pada Agustus mendatang bantuan sudah bisa dicairkan, dengan nominal yang bervariasi sesuai dengan jenis usaha dan besaran modal awal masing-masing pelaku UMKM.

Kamis, 19 Juni 2025

Perkuat Perspektif Gender, Jurnalis Lombok Timur Bahas Pemberitaan HKSR Remaja

Okenews.net- Yayasan Gemilang Sehat Indonesia (YGSI) bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Lombok Timur dan sejumlah pemangku kepentingan menyelenggarakan pertemuan koordinasi dan diskusi tematik bersama para jurnalis, bertempat di Aula DP3AKB Lombok Timur, Kamis 19/06/2025.


Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas media dalam meliput isu Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) remaja dengan pendekatan yang berpihak pada perspektif gender. Sejak 2022 hingga 2024, YGSI aktif memetakan dan membina media lokal guna membangun kesadaran jurnalis tentang pentingnya HKSR. 


Program ini juga mendukung kebijakan yang ramah remaja, mendorong minat jurnalis dalam melaporkan hasil riset terkait HKSR, serta memfasilitasi interaksi antara peneliti dan praktisi agar informasi dapat disampaikan secara sederhana dan mudah diakses publik.


Diskusi ini merupakan tindak lanjut dari pelatihan sebelumnya, dengan fokus utama pada penerapan Gender Transformative Approach (GTA) dalam jurnalisme, khususnya dalam peliputan program Power to Youth (PtY). Kolaborasi ini melibatkan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB), YGSI, serta PtY.


Haekal dari YGSI menegaskan bahwa lembaganya berfokus pada dua isu utama: Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi serta Kekerasan Berbasis Gender dan Seksual (KBGS). Di Nusa Tenggara Barat, YGSI menjalankan program di Lombok Tengah dan Lombok Timur.


"Tujuan kami hari ini adalah membekali jurnalis dengan pemahaman tentang pemberitaan yang berbasis gender dan tidak menyudutkan korban," ujar Haekal.


Ia menyoroti bahwa banyak berita yang hanya mengejar kecepatan tayang, namun tanpa disadari justru menyudutkan korban, terutama dalam kasus kekerasan seksual.


"Di sinilah kita melakukan refleksi. Melalui pemberitaan yang sudah teman-teman hasilkan, kita evaluasi apakah sudah berpihak pada korban atau belum," tambahnya.


Sementara Safrudin, Koordinator YGSI, juga menekankan pentingnya sensitivitas dalam meliput isu HKSR dan KBGS. Ia menekankan beberapa prinsip penting bagi jurnalis

Berpihak pada korban bantu korban memperoleh keadilan, ungkap akar masalah secara objektif, dan gali kebutuhan korban.


Hindari trauma ulang: 

hindari pertanyaan klise atau kronologi yang bisa memicu trauma.


Pilih narasumber yang relevan: utamakan narasumber yang memahami isu HKSR dan KBGS, jangan hanya mengandalkan aparat penegak hukum.


Lindungi identitas korban: 

jangan mengungkap identitas atau informasi spesifik seperti alamat dan sekolah.


Angkat cerita positif: seperti kisah inspiratif anak muda, champion di isu HKSR/KBGS, dan korban yang mampu pulih dari perundungan, dengan pendekatan human interest yang disertai analisis kritis.


Media sebagai Agen Perubahan Sosial

Ketua Forum Jurnalis Lombok Timur (FJLT), Rusliadi, mengapresiasi inisiatif YGSI. Menurutnya, perhatian NGO terhadap kualitas pemberitaan yang berpihak pada korban masih jarang terjadi.


"Media memiliki peran besar dalam membentuk cara pandang masyarakat. Apa yang kita beritakan akan menjadi kebiasaan berpikir publik," ujarnya.


Ia menegaskan, jika media terus menampilkan berita yang negatif dan menyudutkan, maka pola pikir masyarakat pun akan terbentuk ke arah yang sama. Sebaliknya, pemberitaan yang positif akan mendorong publik untuk berpikir konstruktif.


Rusliadi menyebut media sebagai pilar keempat demokrasi yang memiliki kekuatan besar dalam mengubah cara pandang dan perilaku masyarakat, termasuk di Lombok Timur.


Ia juga menekankan perlunya peningkatan kapasitas jurnalis agar mampu memahami isu-isu gender secara mendalam mulai dari kesetaraan dan keadilan gender, hingga kemampuan menghindari stereotip dalam peliputan.


"Perusahaan media juga harus ikut berperan dalam meningkatkan profesionalisme jurnalisnya. Pelatihan tentang pendekatan transformatif gender seperti ini perlu digelar secara berkelanjutan," pungkasnya.

Program 'Sicantik' Beri Manfaat Nyata bagi Pasangan Pengantin di Aikmel

Okenews.netPasangan pengantin asal Desa Bagek Nyala Santri, Kecamatan Aikmel, Abdurrahman dan Risa Susanti, menjadi penerima manfaat dari program Suami Istri Catat Nikah Tuntas Identitas Keluarga atau Sicantik. Program ini merupakan inovasi dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Lombok Timur.


Program Sicantik dirancang untuk mempermudah pasangan pengantin dalam mendapatkan dokumen kependudukan secara langsung setelah prosesi pernikahan. Dalam kasus Abdurrahman dan Risa, mereka menerima Kartu Keluarga (KK) dan KTP baru sesaat setelah akad nikah digelar.


"Program ini memang ditujukan untuk memudahkan masyarakat, khususnya pasangan yang baru menikah, agar tidak perlu lagi datang ke kantor Dukcapil," ujar Ismail Marzuki, Kepala UPTD Dukcapil Kecamatan Aikmel, saat ditemui usai penyerahan dokumen.


Sicantik merupakan bagian dari rangkaian inovasi pelayanan publik berbasis digital oleh Dukcapil Lombok Timur, selain program Bikin Administrasi Kependudukan Secara Online (BAKSO) dan Pocong Sakti.


Penyerahan dokumen dilakukan langsung oleh Marzuki di hadapan tamu undangan. Respons positif pun muncul dari para hadirin.


"Biasanya mengurus KK dan KTP itu butuh waktu lama, ini langsung jadi," ujar salah satu tamu undangan.


Dengan program ini, pemerintah daerah berharap pelayanan kependudukan makin dekat dan responsif terhadap kebutuhan warga, terutama dalam momen penting seperti pernikahan.

Rabu, 18 Juni 2025

Haifa Atsil, Siswi MAN 1 Lotim Raih Juara 1 FLS3N Bidang Disain Poster

Haifa Atsil

Okenews.net
- Haifa Atsil, siswi MAN 1 Lombok Timur kelas XI IPA sukses meraih Juara 1 pada ajang Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Lombok Timur untuk kategori Desain Poster.

FLS3N merupakan ajang kompetisi seni dan sastra bagi siswa di seluruh Indonesia yang diselenggarakan secara berjenjang mulai tingkat sekolah, kabupaten, provinsi dan nasional yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI. .


Kompetisi ini bertujuan untuk menggali potensi siswa dalam bidang seni dan sastra, serta menumbuhkan kecintaan mereka terhadap seni dan budaya Indonesia dengan mempertandingkan cabang lomba seni dan sastra.

"Seperti menyanyi solo, seni tari, gambar bercerita, pantomim, kriya, dan lain-lain untuk jenjang SD dan SMP. Untuk jenjang SMA/MA, ada tambahan seperti monolog, cipta puisi, baca puisi, fotografi, dan lainnya," papar tim prestasi MAN 1 Lotim Hj.Siti Surodiana.

Lomba yang berlangsung di tingkat kabupaten ini digelar di Aula UPT Dikmen Lombok Timur pada 17 sampai 18 Juni 2025 ini, siswi MAN 1 Lotim Haifa Atsil siswi kelas XI IPA ini berhasil meraih juara 1 dan membawa piala, sertifikat dan dana pembinaan.

Kepala MAN 1 Lotim M. Nurul Wathoni menyampaikan apresiasi termasuk mengungkap rasa syukur dan terima kasihnya pada UPT Dikmen Lotim yang sudah menyelenggarakan lomba.

Hal ini telah emberikan ruang bagi siswa untuk menyalurkan potensi kreatifnya. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting untuk mendorong semangat kompetitif dan memberikan pengalaman berharga bagi para pelajar dalam dunia seni.

"Alhamdullah siswa kami tentu siap berjuang nantinya saat mewakili kabupaten Lombok Timur di FLS3N bidang Disain Poster tingkat provinsi NTB di Mataram nanti," ungkapnya.

Wathoni menegaskan bahwa pihak madrasah akan memberikan dukungan penuh bagi Haifa dalam persiapan menuju FLS2N tingkat Provinsi NTB di Mataram. Pihaknya yakin Haifa siap berjuang mewakili Lombok Timur di FLS2N bidang Desain Poster tingkat provinsi.

'Kami akan memfasilitasi pelatihan, pendampingan, dan pembimbingan agar hasil karyanya semakin matang dan siap bersaing di level yang lebih tinggi,” tegasnya.



Sekolah Lansia Bagik Payung Selatan: Wujud Nyata Lansia Sehat, Ceria, dan Produktif

Okenews.net-Desa Bagik Payung Selatan di Kecamatan Suralaga, Lombok Timur, menjadi sorotan nasional dengan program inovatif Sekolah Lansia Ceria dan Berkarya yang dinaungi Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Lombok Timur.


Program yang dimulai pada tahun 2024 ini berhasil mengubah paradigma lansia dari pasif menjadi mandiri, proaktif, dan produktif. Keberhasilan ini bahkan menjadikan Bagik Payung Selatan sebagai pusat proyek percontohan sekolah lansia untuk BKKBN Provinsi NTB.


Kepala Desa Bagik Payung Selatan, Abdul Manan, dengan bangga mengungkapkan hasil luar biasa dari sekolah lansia ini. Sebanyak 50 lansia yang telah mengikuti sekolah ini kini hidup produktif.


"Tahun 2024 lalu hasilnya sangat luar biasa. Pertama, mengajarkan kemandirian mereka, kemudian mereka lebih proaktif dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, dari psikologis mereka, dan dalam segi bersosial serta menjalankan ibadah," ujarnya, pada Rabu (18/06).


Melihat kesuksesan ini, Desa Bagik Payung Selatan berencana melanjutkan program ke jenjang Sekolah Lansia S2 pada bulan Juli 2025 mendatang. Rencana ini telah mendapat dukungan penuh dari berbagai lembaga dan donatur, baik dari wilayah Bagik Payung Selatan maupun dari luar daerah.


Manfaat Nyata dan Dukungan Penuh


H. Fajri Kamal, Penanggung Jawab Kelompok Sekolah Lansia Ceria Bagik Payung Selatan, menegaskan bahwa para lansia kini jauh lebih ceria dan tidak lagi murung. 


"Di samping para lansia ini ceria juga punya keterampilan dengan menghasilkan karya bermanfaat sementara menunggu panggilan yang Maha Kuasa," ungkapnya penuh semangat.


Program ini juga mendapat apresiasi tinggi dari Camat Suralaga, Nurhilal. Ia menekankan bahwa pendidikan lansia ini sangat positif untuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang produktif hingga hari tua. Dengan adanya sekolah ini, bisa juga mengurangi risiko-risiko dari segala macam penyakit. 


"Karena dari dia bersekolah ini, dia akan berkumpul, bersilaturahmi, pasti diajarkan bagaimana menjalin hubungan sosial dan dengan lingkungannya," jelas Nurhilal. 


Ia menambahkan bahwa aktivitas fisik dan sosial yang didapatkan dari sekolah ini dapat mencegah lansia menjadi pasif dan rentan terhadap penyakit.


Nurhilal berharap program ini dapat terus dikembangkan dan disosialisasikan ke desa-desa lain. Bahkan, ada rencana untuk merekrut 5 orang lansia dari masing-masing 5-6 desa tetangga untuk ikut serta dalam program ini sebagai langkah awal penyebarluasan.


BKKBN NTB Mendukung Penuh Lansia Berdaya


Jihari Efendi, Perwakilan BKKBN Provinsi NTB, menyampaikan kegembiraannya melihat antusiasme para lansia di Suralaga. Ia menyebutkan bahwa program ini sejalan dengan salah satu "Quick Win" dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, yaitu "Lansia Berdaya".


"Bahagia sekali melihat antusiasme para lansia di Suralaga ini karena dengan adanya sekolah lansia itu luar biasa kehadiran negara lansia di Suralaga ini," ujar Jihari. 


Ia menambahkan bahwa kegiatan ini meningkatkan kebahagiaan dan imunitas lansia, serta menunjukkan tingkat kesehatan masyarakat dan pola hidup sehat di Suralaga yang semakin baik, tercermin dari peningkatan angka harapan hidup di tahun 2024.


"Dengan semangat kebersamaan dan dukungan berbagai pihak, Sekolah Lansia Ceria dan Berkarya di Bagik Payung Selatan menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk menciptakan lansia yang sehat, ceria, dan terus berkarya di usia senja," pungkasnya.

Bupati Lotim Luncurkan Sekolah Quran, Dorong Generasi Cerdas dan Religius

Bupati Lotim, Hadiri Launching program sekolaj Al Quran 

Okenews.net – Pendidikan menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi cerdas dan berakhlak. Hal itu disampaikan Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, saat menghadiri peluncuran Program Sekolah Quran dan Speaker Classroom di SDN 3 Batu Putik, Tundak Batu, Kecamatan Keruak, Rabu (18/06/2025).

“Pendidikan yang kita hadiri hari ini adalah pendidikan yang luar biasa. Jika kita berpijak dari Al-Quran dalam melakukan apa saja, baik itu ilmu yang kita dapatkan, insyaallah kita akan mendapatkan generasi yang cerdas dan bijaksana, karena standarnya itu dari Al-Quran,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Bupati Haerul menyambut baik hadirnya program inovatif ini dan menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap kegiatan serupa. Ke depan, ia berencana memberikan beasiswa khusus bagi para penghafal Al-Quran, baik satu juz maupun dua juz, sebagai bentuk apresiasi atas semangat generasi muda dalam mencintai Al-Quran.

Di akhir sambutannya, Bupati juga mengajak masyarakat Lombok Timur untuk meramaikan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram dengan berbagai kegiatan, termasuk pameran dan penampilan musik dari band Ibu Kota.

Sementara itu, Kepala SDN 3 Batu Putik, H. Lalu Muhammad Nursalim, menjelaskan bahwa peluncuran Sekolah Quran menjadi langkah strategis untuk menghadirkan pendidikan Al-Quran di sekolah negeri. Program ini telah melalui uji coba selama dua tahun dan terbukti mampu meningkatkan semangat belajar, prestasi siswa, partisipasi masyarakat, serta menumbuhkan tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Inovasi ini juga mendukung terwujudnya visi SMART Lombok Timur, khususnya pilar maju dan religius.

“Program ini membuktikan bahwa pendidikan bermutu tidak hanya milik perkotaan. Dari daerah terpencil pun bisa lahir inovasi besar dengan dukungan masyarakat,” ungkap Nursalim. Ia menambahkan, pembangunan musholla berukuran 15 x 8 meter yang berdiri murni dari swadaya masyarakat menjadi bukti nyata kepedulian warga. Kehadiran Sekolah Quran juga membuat sekolah semakin ramah anak, terlihat dari menurunnya kasus perkelahian di kalangan siswa berkat pendidikan berbasis cahaya hati Al-Quran.

Peluncuran Sekolah Quran dan Speaker Classroom di SDN 3 Batu Putik diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Lombok Timur untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang berpijak pada nilai-nilai agama.

Acara ini turut dihadiri camat, kepala desa, perwakilan Kanwil, Kepala Unit Dikbud, pengawas sekolah, tokoh agama, tokoh masyarakat, Kepala Cabang NTB Syariah, serta para wali murid.

Selasa, 17 Juni 2025

Anggota DPR RI NasDem Fauzan Khalid Serap Aspirasi di Sekolah Kejuruan

Okenews.net-Pada masa reses persidangan ketiga (III) pada 28 Mei hingga 23 Juni ini, Anggota Komisi II DPR RI Fraksi NasDem, H. Fauzan Khalid mengunjungi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Lingsar, Lombok Barat NTB, Senin (16/06). Kunjungan ini untuk menyerap aspirasi dan membuka resmi kegiatan pelatihan jurnalistik siswa-siswi SMK Negeri 1 Lingsar.


Saat membuka kegiatan pelatihan jurnalistik dengan tema jurnalistik zaman now dan media sosial ini, Fauzan mengatakan, di era digitalisasi saat ini, semua warga bisa berperan ganda sebagai jurnalis sekaligus konsumen media. Namun permasalahannya saat ini, kemajuan teknologi informasi dan munculnya berbagai macam media sosial tidak sebanding dengan kurangnya kebiasaan membaca masyarakat. Akibatnya seringkali muncul berita-berita tidak benar atau hoax.

Karena itu, Fauzan yang terpilih dari daerah pemilihan Pulau Lombok ini mengingatkan, agar setiap warga selalu membiasakan diri melakukan verifikasi jika mendapatkan informasi dari media sosial. 


“Biasakan untuk selalu mengecek apakah informasi yang disebarkan di medsos itu benar atau tidak. Lakukan verifikasi, agar tidak ikut terjebak menyebarkan berita bohong atau hoax. Ada baiknya selalu menggunakan prinsip-prinsip jurnalsitik dalam menyebarkan konten di medsos,” kata Bupati Lombok Barat dua periode ini. 


Kepala SMK Negeri 1 Lingsar,  Irwan Ardityajaya menyatakan, sangat menghargai dan  mengapresiasi kehadiran Anggota Komisi II DPR RI untuk membuka kegiatan pelatihan jurnalistik sekaligus dalam upaya menjaring aspirasi masyarakat di SMK Negeri 1 Lingsar.


“Tetima kasih Pak Fauzan sudah memfasilitasi kegiatan pelatihan jurnalsitik ini dan bersedia menampung aspirasi kami guru-guru untuk kemajuan SMK Negeri 1 Lingsar,” kata Irwan.


Dalam rangka menjaring aspirasi masyarakat pada pertemuan ini terungkap, SMK Negeri 1 Lingsar saat ini sangat memerlukan penambahan lahan untuk pengembangan sekolah yang saat ini sudah semakin berkembang. Menurut Kepala SMK Negerim 1 Lingsar, luas lahan yang dibutuhkan untuk pengembangan sekolah sekitar 1 hektar lebih, hingga menjadi seluas 2,5 hektar. 


Sementara saat ini lahan yang ada seluas 1.3 hektaran. Karena itu mereka meminta Fauzan menyampaikan aspirasi penambahan lahan kepada otoritas yang berwenang.

Menanggapi permintaan ini, Fauzan mengatakan, akan menyampaikan aspirasi penambahan lahan SMK Negeri 1 Lingsar kepada Gubernur NTB. 


“Saya akan langsung menyampaikan permintaan perluasan lahan SMK Negeri 1 Lingsar kepada Pak Gubernur. Ini tentu agar SMK Negeri 1 Lingsar bisa menambah ruang kelas atau fasilitas penunjang untuk kemajuan SMK Negeri 1 Lingsar.” ujar Fauzan.


Saat ini jumlah siswa-siswi SMK Negeri 1 Lingsar berjumlah sekitar 1.400 orang, bertambah dari sebelumnya yang mencapai 1.200-an orang. Dengan penambahan jumlah siswa-siswi ini, Kepala SMK Negeri 1 Lingsar memandang perlunya perluasan lahan sekolah untuk menambah ruang kelas sekitar 10 ruangan dan fasilitas penunjang lainnya. Saat ini jumlah ruangan kelas 28 ruang kelas.


Narasumber pelatihan jurnalistik ini adalah Dr. Moh. Hafizni, M.I.Kom., Tenaga Ahli Anggota Komisi II DPR RI, yang pernah bekerja di divisi redaksi Metro TV pada tahun 2001-2023 dan juga Dosen Magaister Ilmu Komuniksi Universitas Bina Darma Palembang. Kegiatan pelatihan jurnalistik ini dihadiri sekitar 50 siswa dan siswi SMK Negeri 1 Lingsar, para guru-guru dan Komite Sekolah SMK Negeri 1 Lingsar, Wirya Adi Saputra, yang juga Kepala Desa Batu Kumbung, Lingsar, Lombok Barat

Walhi NTB dan Mi6 Gelar Diskusi Publik

Okenews.net - Ketua Panitia Diskusi Publik Pojok NTB, Walhi NTB dan Mi6, Hendra Kusumah mengatakan kegiatan yang akan dilangsungkan pada hari Kamis, 19 Juni  2025 , Jam 19.30 - 22.30 wita di Tuwa Kawa Kafe akan dikemas dengan mengedankan entertain/hiburan sekaligus memberikan pencerahan. 

"Hal ini agar jalannya diskusi publik tidak kaku, membosankan dan membuat bete audien," kata Hendra Kusumah kepada media, Selasa, 17/07/ 2025. 

Lebih jauh Hendra menuturkan konsep diskusi publik yang tema besarnya Quo Vadis Kebijakan dan Strategi Pemerintahan Iqbal-Dinda berbasis Pencitraan diarahkan agar forum diskusi tersebut sebagai ajang berbagi ilmu dan pengetahuan yang baru terkait dinamika  sosial politik yang mengemuka dipermukaan agar benang merahnya terurai dengan benar. 

"Forum Diskusi Publik nanti akan info info terbaru dan up to date yang akan disampaikan oleh para Narasumber agar terjadi kesamaan persepsi ditengah hegemoni pencitraan komunikasi yang terkesan indah dan  paling benar," lanjut Hendra Kusumah. 

Hendra Menambahkan pihak Panitia diskusi publik akan mensetting supaya panggung diskusi publik tidak terkesan berjarak dan seolah-olah peserta 'dipaksa' seolah-olah menonton 'sirkus' paparan para narasumber sebagaimana lazimnya  terjadi. 

"Nanti suasana panggung diskusi publik akan ditata lebih interatif  agar forum  menjadi cair, akrab, egaliter dan out of the box ," imbuhnya.

Terkait peserta diskusi publik , hendra kusumah mengatakan, panitia akan mengundang 75 orang dari berbagai kalangan tapi lebih diutamakan untuk mahasiswa dan aktivis pergerakan. 

"Diskusi Publik ini sebagai upaya pencerahan dan pendidikan politik untuk mengekspresikan kebebasan berpendapat secara berbeda dikalangan anak muda ditengah maraknya pragmatisme dan kurangnya budaya adu gagasan," lanjutnya. 

Terakhir Hendra Kusumah menambahkan untuk Narasumber , pihak panitia diskusi publik sudah mendapat konfirmasi kesiapan untuk menghadiri acara tersebut diantaranya Prof Dr Mansyur Afifi, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dr Wira Pria Suhartana, Dekan Fakultas Hukum Universitas Mataram, kemudian Dr. Alvin Sahrin, akademisi dan Pengamat. Selanjutnya Anggota DPRD NTB, Suhaimi dari PDI Perjuangan menyatakan kesiapannya Hadir .  TGH. Najamuddin Mustafa, tokoh masyarakat yang tinggal di lombok timur akan hadir on time sesuai jadwal. 

"Direktur Walhi NTB, Amri Nuryadin nanti akan memaparkan data data kerusakan lingkungan di NTB melalui power point yang telah disusun. Sementara itu Ahmad SH mengkonfirmasikan akan hadir jika kondisi kesehatannya membaik," tukas Hendra Kusumah sembari menambahkan bahwa siapapun yang hadir dalam diskusi publik adalah Narasumber juga untuk berbagi pengetahuan.

Selamat Hari Korpri

Pendidikan

Hukum

Ekonomi