www.okenews.net

Rabu, 17 Desember 2025

Ombudsman RI Kunjungi Kantor Pertanahan Lombok Utara, Bahas Peningkatan Kualitas Layanan Publik

Kantor Pertanahan Lombok Utara

Okenews.net- Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara menerima kunjungan Tim Ombudsman Republik Indonesia dalam rangka diskusi dan koordinasi terkait permasalahan serta upaya peningkatan kualitas pelayanan pertanahan, Selasa (17/12/2025).


Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara, Muhammad Shaleh Basyarah, di Kantor Pertanahan Lombok Utara. Hadir dalam rombongan Ombudsman RI, Kepala Keasistenan Utama II Bidang Penegakan Hukum Ombudsman RI, Siti Uswatun Hasanah, bersama Asisten Ombudsman RI, Intan Griya Purnamasari.


Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah isu strategis terkait penyelenggaraan pelayanan pertanahan. Fokus pembahasan meliputi upaya pencegahan maladministrasi, peningkatan transparansi dan akuntabilitas layanan, serta penguatan koordinasi dan sinergi antara Ombudsman RI dan Kantor Pertanahan sebagai penyelenggara pelayanan publik.


Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara, Muhammad Shaleh Basyarah, menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan pertanahan yang profesional, berintegritas, dan berlandaskan pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


“Kegiatan ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan tata kelola pelayanan publik agar semakin responsif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ujarnya.


Melalui kegiatan ini, diharapkan terwujud pelayanan pertanahan yang semakin transparan, akuntabel, serta mampu memberikan kepastian dan kenyamanan bagi masyarakat Kabupaten Lombok Utara.


ATR/BPN Bersama Ditjen Pengendalian Tata Ruang Pantau Pelaksanaan Sanksi Pelanggaran Ruang di Lombok Timur

ATR/BPN Lombok Timur

Okenews.net – Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Timur menerima kunjungan Direktorat Penertiban Pemanfaatan Ruang, Direktorat Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang, dalam rangka fasilitasi serta pemantauan pelaksanaan sanksi administratif atas pelanggaran pemanfaatan ruang di wilayah Kabupaten Lombok Timur.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 10 Desember 2025, ini diawali dengan pengarahan singkat di Aula Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Timur. Pengarahan disampaikan oleh Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum dan Penyelesaian Sengketa Penataan Ruang Wilayah IV beserta jajaran, dan dihadiri oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Timur bersama jajaran, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Timur, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lombok Timur.

Usai pengarahan, tim gabungan melaksanakan pemantauan langsung ke lokasi pelanggaran pemanfaatan ruang yang telah dikenai Surat Peringatan Pertama (SP-1. Adapun lokasi yang menjadi fokus pemantauan berada di Desa Lenek Kalibambang dan Desa Pringgasela Timur.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, dilakukan penandatanganan Berita Acara Pemantauan dan Evaluasi Pelaksanaan Sanksi Administratif oleh pihak-pihak terkait. Penandatanganan ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperkuat penegakan hukum serta memastikan kepatuhan terhadap ketentuan pemanfaatan ruang di Kabupaten Lombok Timur.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pengawasan dan penegakan aturan tata ruang dapat berjalan lebih optimal, guna mewujudkan tertib pemanfaatan ruang dan penggunaan lahan yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pemkab Lombok Timur Salurkan 15.405 Paket Sembako untuk Tekan Dampak Inflasi

Pemda Lombok Timur

Okenews.net- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur mulai menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada ribuan warga sebagai langkah strategis pengendalian inflasi sekaligus upaya konkret penanganan kemiskinan ekstrem. Program tersebut diluncurkan di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Rabu (17/12/2025).


Penyaluran bantuan ini menjadi wujud komitmen Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, dalam mendukung program Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk menekan angka kemiskinan ekstrem. Kegiatan launching dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur H. M. Juaini Taofik, jajaran Dinas Perdagangan, Dinas Sosial, para camat se-Lombok Timur, serta perwakilan masyarakat penerima manfaat.


Sekda Lombok Timur, Juaini Taofik, menjelaskan bahwa program bantuan ini menyasar 15.405 warga miskin ekstrem yang datanya bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) per Oktober 2025. Untuk merealisasikan program tersebut, Pemkab Lombok Timur mengalokasikan anggaran sekitar Rp4 miliar dari APBD.


“Dengan keterbatasan anggaran yang dimiliki daerah, bantuan ini diprioritaskan bagi masyarakat yang berada pada lapisan paling bawah dan benar-benar membutuhkan intervensi pemerintah,” tegas Juaini Taofik di hadapan para camat dan kepala desa.


Setiap penerima manfaat memperoleh satu paket sembako berisi beras 10 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kilogram, serta tiga bungkus mi instan. Secara keseluruhan, sebanyak 15.405 paket akan disalurkan ke seluruh wilayah Lombok Timur. Khusus di Desa Pringgabaya Utara, tercatat 67 warga sebagai penerima bantuan.


Dalam kesempatan tersebut, Juaini Taofik juga memaparkan kondisi sosial ekonomi daerah. Dengan jumlah penduduk sekitar 1,44 juta jiwa, angka kemiskinan Lombok Timur per Maret 2025 berada di kisaran 13,53 persen atau sekitar 174 ribu jiwa. Sementara itu, jumlah penduduk miskin ekstrem diperkirakan mencapai 3,2 persen atau sekitar 42 ribu jiwa.


Ia menekankan pentingnya transparansi dan pengawasan dalam proses penyaluran bantuan, mengingat seluruh data penerima telah ditetapkan berdasarkan DTSEN.


“Karena datanya sudah terkunci, mari kita kawal bersama agar bantuan ini benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pesannya.


Distribusi bantuan dilakukan hingga ke kantor desa, dengan harapan pemerintah desa dapat membantu mempermudah masyarakat dalam membawa bantuan ke rumah masing-masing.


Salah seorang penerima bantuan, Sahrun, mengaku sangat bersyukur atas perhatian pemerintah daerah.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Timur,” ungkapnya. 

Selasa, 16 Desember 2025

Program Mahyani Baznas Lotim Berlanjut, 50 Rumah Layak Huni Dibangun untuk Warga Kurang Mampu

Sekretaris Baznas Lombok Timur, Nurul Hadi

Okenews.net – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Timur terus memperkuat kontribusinya dalam pengentasan kemiskinan melalui program pembangunan rumah layak huni Mahyani. Program ini menjadi wujud nyata pemanfaatan zakat produktif yang dikelola secara berkelanjutan dan berdampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat kurang mampu.

Sekretaris Baznas Lombok Timur, Nurul Hadi, menjelaskan bahwa pada tahap awal, Baznas telah merealisasikan pembangunan 25 unit rumah layak huni yang bersumber dari dana bagi hasil antara Baznas Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Baznas Kabupaten Lombok Timur. Pembangunan tersebut tersebar di sejumlah kecamatan, di antaranya Kecamatan Terara, Sikur, dan Masbagik, yang masing-masing telah menuntaskan lima unit rumah.

Sementara itu, proses pembangunan di Kecamatan Jerowaru masih terus berjalan, sedangkan Kecamatan Sakra Timur ditargetkan rampung sesuai jadwal yang telah ditetapkan pada tahun 2025.

“Setiap unit rumah dibangun dengan anggaran sebesar Rp25 juta. Seluruh proses pembangunan dikelola langsung oleh Baznas hingga rumah siap dan layak dihuni oleh penerima manfaat,” ungkap Nurul Hadi, Selasa (16/12/2025).

Ia menambahkan, sasaran utama program Mahyani adalah masyarakat yang memiliki rumah dengan kondisi tidak layak huni, baik dari sisi keamanan, kesehatan, maupun kelayakan struktur bangunan, sehingga memerlukan perbaikan secara menyeluruh.

Menurut Nurul Hadi, hingga saat ini pelaksanaan program berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti. Hal tersebut tidak terlepas dari koordinasi yang baik antara Baznas kabupaten dan Baznas provinsi, serta dukungan berbagai pihak terkait di tingkat daerah.

Selain tahap awal, Baznas Lombok Timur juga kembali menggulirkan tahap lanjutan program Mahyani dengan target pembangunan 25 unit rumah tambahan. Program lanjutan ini juga bersumber dari skema dana bagi hasil zakat dan mulai dikerjakan di sejumlah kecamatan, seperti Terara, Pandan Wangi, Sambelia, Pringgasela, serta beberapa wilayah lainnya di Lombok Timur.

Melalui program Mahyani, Baznas Lombok Timur berharap dapat menghadirkan hunian yang aman, sehat, dan layak bagi masyarakat kurang mampu, sekaligus menegaskan peran zakat sebagai instrumen strategis dalam pembangunan sosial dan peningkatan kualitas hidup warga.

Kalapas Selong Hadiri Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Lapas kelas IIB Selong

Okenews.net – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Selong menghadiri peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) Tahun 2025 yang digelar oleh SLB Negeri 1 Lombok Timur, Selasa (16/12/2025). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan jalan sehat dan pentas seni sebagai wujud apresiasi serta dukungan terhadap penyandang disabilitas.


Peringatan HDI ini bertujuan meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya nilai inklusivitas, kesetaraan, dan penghormatan terhadap hak-hak penyandang disabilitas. Suasana acara berlangsung semarak dengan melibatkan peserta didik, tenaga pendidik, serta tamu undangan dari berbagai instansi.


Rangkaian kegiatan diawali dengan jalan sehat yang diikuti penuh antusias, kemudian dilanjutkan dengan pentas seni. Dalam pentas tersebut, siswa-siswi SLB Negeri 1 Lombok Timur menampilkan beragam pertunjukan kreatif yang mencerminkan bakat, kreativitas, dan potensi luar biasa para peserta didik penyandang disabilitas.


Kehadiran Kalapas Kelas IIB Selong menjadi simbol dukungan nyata terhadap pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas. Partisipasi ini juga menegaskan komitmen Lapas Selong dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan serta memperkuat sinergi antara lembaga pemasyarakatan, institusi pendidikan, dan masyarakat untuk mewujudkan lingkungan yang inklusif dan humanis.


“Peringatan Hari Disabilitas Internasional ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa setiap individu memiliki hak yang sama untuk dihargai, diberdayakan, dan mendapatkan ruang berkontribusi di tengah masyarakat. Kami di Lapas Selong berkomitmen mendukung nilai-nilai inklusivitas dan kemanusiaan, serta mendorong terciptanya lingkungan yang ramah bagi penyandang disabilitas,” tutup Sihabudin.

Baznas Lotim Gandeng PTKIS Galang Dana Peduli Bencana Sumatera dan Aceh

Baznas Lotim

Okenews.net- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Timur menggelar rapat koordinasi bersama pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) se-Lombok Timur dan sekitarnya, guna membahas penggalangan dana kemanusiaan bagi korban bencana alam di wilayah Sumatera, Aceh, dan sekitarnya.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua IV Baznas Lombok Timur, Dr. Asbullah Muslim, yang menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen, khususnya civitas akademika, dalam aksi kemanusiaan tersebut.


“Ini bukan sekadar soal bantuan materi, tetapi wujud empati dan solidaritas kita sesama anak bangsa. Kita harus bahu-membahu dan saling membantu,” ujar Asbullah.


Ia menjelaskan, hasil penggalangan dana yang dilakukan oleh masing-masing PTKIS di Lombok Timur dan wilayah sekitar akan dihimpun dan disalurkan melalui Baznas Lombok Timur agar pendistribusiannya terkoordinasi dan tepat sasaran.


Dalam upaya memastikan efektivitas gerakan, Baznas Lombok Timur juga telah membagi tim penggalangan dana di berbagai wilayah di Lombok Timur agar pelaksanaan di lapangan berjalan tertib dan terkoordinir.


Lebih lanjut, Asbullah yang juga Rektor Elkatarie mengungkapkan hasil Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Baznas se-NTB, yang salah satunya menyepakati rencana pembangunan satu masjid di Aceh. Selain itu, seluruh Baznas kabupaten/kota di NTB juga didorong untuk segera membentuk Tim Tanggap Bencana.


Sementara itu, Rektor STIT Palapa Nusantara, Dr. L. Fahri, selaku tuan rumah rapat, menyatakan komitmen penuh institusinya dalam mendukung gerakan kemanusiaan tersebut. Ia menegaskan akan mengerahkan seluruh unsur kampus, mulai dari mahasiswa, BEM, DPM hingga MENWA, untuk turun langsung ke masyarakat melakukan sosialisasi sekaligus penggalangan dana.


“Kami siap menggerakkan semua komponen kampus untuk bersama-sama membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Ini adalah tanggung jawab moral kita bersama,” tegas Fahri yang juga Dewan Syariah Baznas Lombok Timur.


Melalui kesepakatan bersama seluruh pimpinan PTKIS yang hadir, kegiatan penggalangan dana tersebut resmi dimulai.



Senin, 15 Desember 2025

Kolaborasi Pusat–Daerah Diperkuat, Menteri ATR/BPN Serahkan 2.532 Sertipikat Tanah Wakaf dan Rumah Ibadah di Jatim

Kementrian ATR/BPN 
Okenews.net- Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan sebanyak 2.532 sertipikat tanah wakaf dan rumah ibadah. Penyerahan tersebut berlangsung di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Sabtu (13/12/2025).

Dalam kesempatan itu, Menteri Nusron menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat dan daerah, lembaga keagamaan, serta perguruan tinggi guna mempercepat pendaftaran dan sertipikasi tanah wakaf serta rumah ibadah di Jawa Timur.


Ia mencontohkan keberhasilan di Jawa Tengah yang melibatkan perguruan tinggi melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik. Model tersebut dinilai efektif untuk mendorong percepatan sertipikasi tanah wakaf.


“Berdasarkan success story di Jawa Tengah, salah satunya dengan menggandeng kampus melalui KKN Tematik. Kita gerakkan semua lewat jalur itu, mulai dari perguruan tinggi Islam negeri maupun swasta agar tanah wakaf bisa bersertipikat semua,” ujar Nusron.


Gagasan tersebut disampaikan mengingat capaian sertipikasi tanah wakaf di Jawa Timur baru mencapai 54 persen, sementara secara nasional masih di kisaran 42 persen. Padahal, tanah wakaf yang belum bersertipikat berpotensi menimbulkan sengketa di kemudian hari.


“Di Jawa Timur, tanah wakaf biasanya belum menjadi isu sebelum ada Proyek Strategis Nasional karena nilainya belum signifikan. Namun, ketika proyek muncul, sering kali terjadi perebutan. Karena itu, mumpung belum terjadi, mari kita wakafkan dan sertipikatkan tanah tanah wakaf ini,” imbuhnya.


Dari total 2.532 sertipikat yang diserahkan, sebanyak 2.484 merupakan sertipikat tanah wakaf berupa masjid, musala, pondok pesantren, dan wakaf produktif. Selain itu, diserahkan pula 24 sertipikat gereja, 18 pura, 3 wihara, dan 3 kongregasi. Pada kesempatan yang sama, turut diserahkan 69 sertipikat Hak Pakai atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta 747 sertipikat Hak Pakai atas nama pemerintah kabupaten/kota se-Jawa Timur.


Sebagai bentuk penguatan sinergi percepatan sertipikasi, dilakukan pula penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kantor Wilayah BPN Jawa Timur. MoU tersebut ditandatangani oleh Kepala Kanwil BPN Jawa Timur Asep Heri dan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono. Kerja sama ini bertujuan mengidentifikasi dan menginventarisasi data subjek serta objek wakaf dan tempat ibadah secara valid, sehingga proses sertipikasi berjalan tepat, cepat, dan akurat.


Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan sertipikasi tanah di wilayahnya. Ia menilai langkah tersebut penting untuk menjamin kepastian hukum seluruh bidang tanah, termasuk perguruan tinggi, sekolah, badan wakaf, dan tempat ibadah.


“Pak Menteri, kami kembali menyampaikan terima kasih atas sinergi yang luar biasa. Mudah-mudahan ini menjadi penguat bagaimana hak atas tanah bisa mendapatkan kepastian dan perlindungan hukum,” ujar Khofifah, seraya mendorong para bupati dan wali kota agar aktif menjadi motor percepatan sertipikasi di daerah masing-masing.


Acara tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Jawa Timur Musyafak Rouf, para kepala kantor pertanahan se-Jawa Timur, perwakilan lembaga keagamaan, bupati dan wali kota se-Jawa Timur, unsur Forkopimda Provinsi Jawa Timur, serta Tenaga Ahli Menteri ATR/BPN Bidang Komunikasi Publik, Rahmat Sahid.

Fauzan Khalid Ingatkan Bahaya Manipulasi AI. Teknologi Jangan Jadi Alat Fitnah

Fauzan Khalid

Okenews.net- Anggota DPR RI Komisi II, H. Fauzan Khalid, mengingatkan masyarakat agar bijak menyikapi pesatnya perkembangan teknologi digital, khususnya kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), yang rawan disalahgunakan untuk kepentingan negatif.

Peringatan tersebut disampaikan Fauzan saat kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang dihadiri berbagai unsur masyarakat, mulai dari perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat hingga pemuda, di Lombok Tengah, Senin (15/12/2025).

Menurut Fauzan, saat ini publik dihadapkan pada maraknya manipulasi visual berupa foto dan video palsu yang tersebar luas di media sosial. Teknologi AI bahkan mampu merekayasa wajah seseorang ke wajah orang lain secara sangat meyakinkan.

“Hari ini kita melihat banyak manipulasi visual yang beredar bebas di media sosial. Wajah seseorang bisa direkayasa ke wajah orang lain. Ini sangat berbahaya. Teknologi jangan dijadikan alat fitnah,” tegas Fauzan di hadapan peserta.

Ia juga mengingatkan pentingnya kekompakan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga daerah masing-masing dari masuknya narasi negatif dan provokatif di ruang digital.

“Melalui media sosial, narasi fitnah bisa dengan mudah masuk hingga ke pelosok desa. Jika dibiarkan, ini bisa menjadi pemecah belah masyarakat,” ujarnya.

Fauzan mencontohkan peristiwa runtuhnya Yugoslavia sebagai pelajaran berharga tentang bahaya rapuhnya ideologi pemersatu bangsa. Indonesia, kata dia, sebagai negara besar dengan hampir 300 juta penduduk dan ribuan suku bangsa, harus mampu menjaga persatuan di tengah derasnya arus informasi global.

Sementara itu, tantangan masyarakat digital saat ini dinilai semakin kompleks, mulai dari melemahnya daya nalar kritis generasi muda, banjir informasi, hingga masifnya penyebaran hoaks.

“Tantangan digital yang kita hadapi sangat luar biasa dan juga terjadi di Indonesia,” ungkapnya.

Karena itu, Fauzan menegaskan pentingnya memahami seluruh tantangan tersebut dalam bingkai yang kokoh, yakni Empat Pilar Kebangsaan yang meliputi Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika, sebagai fondasi utama dalam menjaga keutuhan bangsa di era digital.

Bupati Warisin Tantang KNPI Lotim Jadi Agen Perubahan dan Pengkritik Pembangunan

DPK KNPI Se- Kabupaten Lombok Timur
Okenews.net- Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menantang para pemuda yang tergabung dalam Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) untuk tampil sebagai pemuda terbaik, agen perubahan, sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan daerah.

Tantangan tegas tersebut disampaikan Bupati Warisin saat menghadiri Pelantikan Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) KNPI se-Kabupaten Lombok Timur, Senin (15/12/2025). Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa perubahan tidak akan datang dengan sendirinya tanpa keberanian dan peran aktif pemuda.

Mengutip laporan Ketua Panitia, Dr. Karomi, Bupati menegaskan bahwa pemuda adalah subjek utama perubahan.
“Kalau ingin perubahan, pemudalah yang harus menciptakan perubahan itu sendiri,” ujarnya.

Ia mengingatkan agar pemuda tidak hanya pandai bersorak, tetapi mampu membebaskan diri dari keterpurukan dan berkontribusi nyata di tengah masyarakat.
“Jadilah pemuda terbaik di tempat masing-masing. Tidak ada orang yang bisa mengkreasikan diri Anda selain diri Anda sendiri,” tegasnya.

Bupati Warisin juga mengingatkan bahwa sejarah bangsa selalu ditentukan oleh peran pemuda, mulai dari masa perjuangan kemerdekaan hingga reformasi. Menurutnya, Lombok Timur membutuhkan pemuda-pemuda hebat yang berani membangun sekaligus mengkritik kebijakan daerah secara konstruktif.

“Siapa lagi yang akan membangun dan mengkritik Lombok Timur ini kalau bukan pemuda?” ujarnya, sembari menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung organisasi kepemudaan sesuai kemampuan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati secara khusus menyoroti rendahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari sektor perizinan Persetujuan Pembangunan Gedung (PPG) yang sebelumnya dikenal sebagai IMB. Ia mengungkapkan masih maraknya praktik akal-akalan, di mana pengurusan izin hanya dilakukan untuk sebagian kecil bangunan, sehingga merugikan daerah.

“Kalau Anda pemuda yang bertanggung jawab, berani kritik, dan punya wawasan, bantu pemerintah meluruskan ini,” serunya.
Ia bahkan menegaskan bahwa penerimaan PPG Lombok Timur termasuk yang terendah dibandingkan kabupaten/kota lain, sehingga perlu pengawasan serius dari semua pihak, termasuk pemuda.

Selain isu pembangunan dan PAD, Bupati Warisin juga memaparkan perhatian pemerintah daerah terhadap perlindungan sosial masyarakat. Pemerintah tengah berupaya melobi kementerian terkait untuk menambah alokasi dana bagi hasil cukai tembakau guna memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

“Kita ingin masyarakat pekerja kita terlindungi BPJS Ketenagakerjaan, karena manfaatnya sangat besar, bisa mencapai Rp260 juta,” jelasnya, seraya menilai perlindungan tersebut jauh lebih efektif dibandingkan bantuan tunai semata.

Menanggapi tantangan tersebut, Ketua DPD KNPI Lombok Timur, Zuarno Saputra, menyatakan kesiapan KNPI untuk mengambil peran strategis.

“Apa yang disampaikan Bapak Bupati sangat bagus. Ini menunjukkan pemerintah daerah tidak anti kritik dan membuka ruang kemitraan,” katanya.

Zuarno menegaskan KNPI sebagai organisasi kepemudaan wajib hadir sebagai mitra strategis pemerintah, baik dalam meningkatkan pendapatan daerah maupun mengawal kebijakan menuju Lombok Timur yang lebih cerdas dan berkeadilan.

Pelantikan DPK KNPI ini turut dihadiri Wakil Bupati Lombok Timur, Sekretaris Daerah, para kepala OPD, camat, unsur Forkopimda, serta seluruh Organisasi Kepemudaan (OKP) se-Lombok Timur, menandai komitmen bersama antara pemerintah dan pemuda dalam membangun daerah.

Sabtu, 13 Desember 2025

Peringati HKN ke-61, Dinkes Lombok Timur Tegaskan Komitmen Pelayanan Kesehatan Humanis

Resepsi Puncak Acara HKN Ke-61

Okenews.net – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur melalui Dinas Kesehatan menggelar resepsi peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Kesehatan Lombok Timur, Jumat (13/12/2025). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Timur,Haerul Warisin, bersama jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, serta tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas layanan kesehatan.


Peringatan HKN ke-61 mengusung semangat 61 tahun dedikasi tanpa henti untuk kesehatan masyarakat, sekaligus menjadi momen apresiasi bagi para pejuang kesehatan yang selama ini berada di garda terdepan pelayanan publik.


Pada kesempatan tersebut, Dinas Kesehatan Lombok Timur menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Prinsip kemanusiaan menjadi landasan utama, di mana pelayanan terbaik bagi pasien harus selalu diutamakan di atas kepentingan lainnya.


Plt. Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, Lalu Aries Fahrozi, menegaskan bahwa arahan Bupati Lombok Timur menjadi pegangan utama seluruh jajaran kesehatan.


“Pesan yang selalu ditekankan oleh Bapak Bupati adalah memberikan pelayanan terbaik dan mengutamakan pasien. Itu yang akan kami kawal dan terus menjadi fokus pembenahan ke depan,” ungkap Aries Fahrozi.


Ia juga mengingatkan bahwa Hari Kesehatan Nasional berawal dari sejarah penting pada tahun 1959, saat pemerintah pusat melakukan penanggulangan penyakit malaria secara masif. Menurutnya, semangat tersebut harus terus dijaga dengan menegakkan standar pelayanan kesehatan, terutama di tengah tantangan isu kesehatan saat ini seperti penyakit menular dan stunting.


Dalam momen tersebut, Dinas Kesehatan Lombok Timur juga memberikan apresiasi kepada tenaga kesehatan teladan sebagai bentuk motivasi agar kualitas layanan di lapangan semakin meningkat. Selain itu, Aries Fahrozi menyampaikan capaian program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang pada 2025 telah mencapai 36 persen di beberapa puskesmas.


Saat ini, 7 dari 35 puskesmas di Lombok Timur telah mencapai target tersebut dan mendapatkan penghargaan dari Dinas Kesehatan Lombok Timur.


“Harapan kami, puskesmas yang telah berprestasi ini bisa menjadi inovator dan teladan bagi fasilitas kesehatan lainnya. Mereka diharapkan mampu mempertahankan dan meningkatkan kinerjanya, baik dari sisi pelayanan maupun sikap,” ujarnya.


Ia menekankan bahwa keramahan petugas menjadi bagian penting dari pelayanan kesehatan. Sikap ramah, senyum, dan empati diyakini dapat meringankan beban masyarakat sejak pertama kali berinteraksi dengan layanan kesehatan.


“Prioritas kami adalah memberikan yang terbaik kepada masyarakat, baik dari sisi standar layanan maupun perilaku petugas. Kritik dan masukan masyarakat adalah motivasi bagi kami untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan,” pungkasnya.


Pernyataan tersebut menegaskan bahwa peningkatan mutu layanan kesehatan di Lombok Timur tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga pada sikap profesional, empati, dan pelayanan yang humanis kepada masyarakat.

Wabup Edwin Apresiasi Semarak HGN PGRI Sambelia, Dorong Penguatan Peran Guru

Hari Guru Nasional

Okenews.net- Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, memberikan apresiasi atas inisiatif dan semarak kegiatan yang digelar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Sambelia dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional (HGN), Sabtu (13/12/2025).


Menurut Wabup Edwin, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi para pendidik, tetapi juga mencerminkan semangat kebersamaan dan dedikasi guru dalam memajukan dunia pendidikan di Lombok Timur, khususnya di Kecamatan Sambelia.


Dalam kesempatan itu, Wabup Edwin memaparkan sejumlah isu strategis di sektor pendidikan, di antaranya rencana pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda. Program tersebut diharapkan mampu memutus mata rantai kemiskinan sekaligus melahirkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.


Seiring dengan pergeseran sistem pendidikan yang semakin inovatif, Wabup Edwin menekankan pentingnya peningkatan kapasitas guru sebagai ujung tombak pelaksanaan pendidikan di lapangan. Ia menilai, kualitas guru menjadi kunci utama keberhasilan transformasi pendidikan ke arah yang lebih adaptif dan berkualitas.


Sementara itu, Ketua Panitia, Mahsuf, melaporkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan peringatan HGN dilaksanakan berdasarkan hasil rapat koordinasi Pengurus Cabang PGRI Kecamatan Sambelia bersama seluruh unsur pendidikan setempat.


Mahsuf menjelaskan, tujuan utama kegiatan tersebut adalah memberikan apresiasi kepada para guru atas dedikasi, inovasi, dan pengabdian luar biasa yang telah diberikan, sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas di kalangan tenaga pendidik.


Di akhir kegiatan, ia berharap sinergi dan kerja sama yang telah terjalin antara PGRI, unsur pendidikan, dan Pemerintah Daerah Lombok Timur dapat terus diperkuat demi kemajuan pendidikan di masa mendatang.

Yudisium Ke-35 IAI Hamzanwadi Pancor Kukuhkan 549 Lulusan

IAIH Hamzanwadi Pancor
Okenews.net- Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor menggelar Yudisium ke-35 dengan mengukuhkan 549 mahasiswa dari tiga fakultas, Sabtu (13/12/2025). Momentum ini menjadi penanda berakhirnya masa studi sekaligus awal pengabdian para lulusan di tengah masyarakat.

Prosesi yudisium dipimpin Wakil Rektor I IAIH Pancor, Dr. H. Abdul Hayyi Akrom, M.MPd., yang secara simbolis menetapkan status kelulusan para peserta. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa yudisium bukan sekadar seremoni akademik, melainkan pengukuhan tanggung jawab intelektual dan moral sebagai seorang sarjana.


“Yudisium berasal dari bahasa Latin judicium yang berarti penetapan. Hari ini saudara-saudari dinyatakan tuntas dan sah menyandang gelar sarjana IAI Hamzanwadi Pancor,” ujarnya.


Ia menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa yang telah menempuh proses akademik selama kurang lebih 4,5 tahun. Menurutnya, gelar sarjana harus dibarengi rasa syukur dan komitmen untuk memberi manfaat nyata bagi umat dan bangsa.


Dalam pesannya, Abdul Hayyi Akrom menekankan pentingnya nilai syukur sebagaimana diajarkan ulama besar Syekh Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki Al-Hasani, yakni kesadaran bahwa seluruh nikmat berasal dari Allah SWT, memanfaatkan nikmat untuk ketaatan, serta memperbanyak pujian kepada-Nya.


“Sebagai sarjana, saudara-saudari dituntut menghadirkan nilai lebih. Jangan menyamakan diri dengan mereka yang tidak mengenyam pendidikan tinggi. Jadilah teladan di tengah masyarakat,” tegasnya.


Ia juga mengingatkan bahwa IAIH Pancor merupakan kampus perjuangan yang didirikan Pahlawan Nasional Almagfurullah Syekh Muhammad Zainuddin Abdul Majid, yang tidak terlepas dari spirit perjuangan Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI).


“Kampus ini adalah bagian dari instrumen perjuangan menegakkan agama Allah. Alumni IAIH Pancor harus menjadi pelanjut perjuangan, bukan perusaknya,” tandasnya.


Menutup sambutan, ia menekankan dua kunci utama kesuksesan, yakni berbakti kepada kedua orang tua (birrul walidain) serta menjaga adab dan penghormatan kepada guru.


“Saya tidak pernah menemukan orang sukses yang tidak berbakti kepada orang tuanya dan melupakan gurunya,” pungkasnya.


Ia pun mendoakan agar ijazah yang diraih para lulusan disertai ilmu yang barokah serta mampu memberi kontribusi nyata bagi agama, masyarakat, dan bangsa.

Bupati Haerul Warisin Buka Jambore Kader PKK Lotim 2025, Dorong Peran PKK Tekan Inflasi dan Wujudkan Lombok Timur SMART

Bupati Lombok Timur
Okenews.net- Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin secara resmi membuka Jambore Kader PKK Tingkat Kabupaten Lombok Timur Tahun 2025 yang digelar di Lapangan Tugu Selong, Sabtu (13/12/2025). Kegiatan ini dihadiri Ketua TP PKK Lombok Timur, Sekretaris Daerah, serta ratusan kader PKK dari seluruh kecamatan.Jambore Kader PKK 2025 mengusung tema 

“Bersama PKK Mewujudkan Keluarga Sejahtera dan Meningkatkan Kapasitas Kader PKK Menuju Lombok Timur Smart”. Tema tersebut menegaskan komitmen PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong kesejahteraan keluarga dan pembangunan daerah.


Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh kader PKK, mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten, atas dedikasi dan kerja nyata mereka dalam pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, PKK merupakan garda terdepan yang paling dekat dengan masyarakat dan memiliki peran vital dalam menyukseskan program pembangunan daerah.


“PKK tidak boleh dipandang sebelah mata. Perannya sangat strategis karena langsung bersentuhan dengan masyarakat. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung program-program PKK sesuai dengan kemampuan daerah,” tegas Bupati.


Ia juga menekankan pentingnya menjaga silaturahmi dan kekompakan antar kader PKK, mengingat tantangan ke depan semakin kompleks. Kolaborasi yang solid dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan Lombok Timur yang maju, adil, religius, transparan, serta mampu menyejahterakan masyarakatnya.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Haerul Warisin turut meminta peran aktif PKK dalam membantu menekan inflasi daerah melalui pola “murah meriah”. Pola ini dilakukan dengan memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam cabai, bawang, dan sayuran, memelihara ayam petelur dan pedaging, serta mengoptimalkan lahan pecatu desa untuk kolam ikan dan kebun sayur dengan dukungan dana desa.


Selain itu, Bupati juga mengajak para kader PKK untuk terus berkarya, memperkuat koordinasi lintas tingkatan, dan meningkatkan kolaborasi. Ia juga mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Lombok Timur yang bersih, aman, dan SMART. Tak lupa, Bupati mengajak seluruh kader untuk mendoakan Lombok Timur agar senantiasa dijauhkan dari bencana.


Sebagai bentuk apresiasi, Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan memberikan hadiah kepada juara umum I, II, dan III dari berbagai lomba yang digelar dalam rangkaian Jambore Kader PKK 2025.


Sementara itu, Ketua Panitia Jambore Kader PKK 2025, Wikan Tyasning, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kreativitas, kapasitas, serta mempererat silaturahmi antar kader PKK se-Lombok Timur.


Jambore Kader PKK 2025 juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan sosial dan ekonomi, seperti senam sehat, jalan sehat, pemeriksaan kesehatan, donor darah, pasar murah, serta bazar UMKM.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lombok Timur, sejumlah kepala OPD lingkup Pemda Lombok Timur, serta diikuti oleh 385 kader PKK dari 21 kecamatan se-Kabupaten Lombok Timur.

Rakorda Baznas Se-NTB 2025 Tegaskan Komitmen Kemanusiaan, Tim Tanggap Bencana Resmi Dikukuhkan

Rakorda Baznas Se-NTB
Okenews.net- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Baznas se-NTB yang berlangsung selama tiga hari, 10–12 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi kelembagaan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan penanganan kebencanaan melalui pengukuhan Tim Baznas Tanggap Bencana tingkat provinsi.

Pengukuhan tim dilakukan langsung oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat, Saida Sakwan, MA, bersama para Ketua Baznas kabupaten/kota se-NTB. Kehadiran pimpinan pusat tersebut menegaskan perhatian serius BAZNAS RI terhadap penguatan respon kemanusiaan di daerah rawan bencana seperti Nusa Tenggara Barat.

Pengukuhan Tim Baznas Tanggap Bencana ini menjadi simbol komitmen bersama dalam menghadirkan layanan kemanusiaan yang cepat, terukur, dan berkelanjutan. Melalui Rakorda ini, BAZNAS NTB menegaskan tekadnya agar zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi mampu memberikan perlindungan dan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya saat terjadi bencana.

Dalam rangkaian Rakorda, BAZNAS RI bersama BAZNAS Provinsi NTB juga menyalurkan secara simbolis berbagai program unggulan. Tercatat, sebanyak 7 program pendayagunaan dan 13 program pendistribusian diserahkan sebagai bentuk konkret pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk masyarakat NTB.

Program-program tersebut menyasar berbagai sektor strategis, mulai dari pemberdayaan ekonomi umat, pendidikan, layanan kesehatan, sosial kemanusiaan, hingga penguatan kesejahteraan mustahik yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di NTB. Penyaluran ini mencerminkan sinergi kuat antara BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota dalam menghadirkan layanan zakat yang tepat sasaran dan berkeadilan.

Tak hanya itu, Rakorda BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-NTB juga menghasilkan 40 resolusi strategis yang disepakati dan ditandatangani bersama. Resolusi tersebut mencakup penguatan pengumpulan ZIS, peningkatan efektivitas pendistribusian dan pendayagunaan, pembenahan sistem keuangan dan pelaporan, penguatan sumber daya manusia, hingga aspek kelembagaan.

Kesepakatan ini menjadi tonggak penting dalam mendorong tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel, sekaligus memperkuat peran BAZNAS sebagai pilar kesejahteraan umat di Nusa Tenggara Barat.

Jumat, 12 Desember 2025

Lotim Kendalikan Inflasi, Bupati Haerul Warisin Tegaskan Kolaborasi Kunci Sukses Hadapi Nataru 2025

Pemda Lombok Timur

Okenews.net-Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi, sebuah upaya yang kembali membuahkan hasil melalui penghargaan bergengsi di tingkat regional. Penegasan tersebut disampaikan saat membuka High Level Meeting (HLM) TPID Lombok Timur dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 pada Jumat, 12/12/2025.

Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi erat dengan Bank Indonesia dan kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah.


"Tahun 2025 ini, alhamdulillah, dengan kerja keras semua, Lombok Timur mampu mengendalikan inflasi dengan sangat baik," ujarnya.

Ia mencontohkan berbagai gejolak harga yang biasanya muncul pada momentum besar seperti Idul Fitri mampu ditekan melalui intervensi yang tepat. Salah satu langkah strategisnya adalah penyaluran bantuan sembako senilai Rp40 miliar kepada 237 ribu keluarga miskin dan miskin ekstrem guna menjaga daya beli masyarakat.

Kerja sama solid dengan Bank Indonesia menjadi faktor penting keberhasilan tersebut. Atas capaian itu, Lombok Timur meraih penghargaan TPID sebagai daerah dengan pengendalian inflasi terbaik di kawasan Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.

Bupati juga menyoroti bahwa inflasi di Lombok Timur kerap dipicu oleh kenaikan harga komoditas hortikultura seperti bawang merah dan cabai. Untuk mengatasi hal itu, ia mengerahkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui instruksi pembentukan Tim Pemantau Pekarangan guna memastikan keberhasilan penanaman cabai dan bawang merah sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan keluarga. Bahkan, Bupati menegaskan sanksi akan dijatuhkan kepada kepala dinas yang tidak menjalankan instruksi tersebut.

Selain itu, ia mendorong kolaborasi lebih kuat antara Dinas Pertanian dan para Champion Cabai lokal untuk menjamin stabilitas pasokan, terutama pada periode lonjakan harga.

Bupati mengingatkan bahwa tantangan di tahun 2026 akan lebih besar, mengingat Lombok Timur merupakan daerah dengan jumlah keluarga miskin dan miskin ekstrem terbanyak di Bali-Nusra. Situasi itu menuntut ketersediaan pangan yang lebih stabil dan terpantau ketat.


"Ini menjadi PR berat kita di tahun 2026. Komoditas pemicu inflasi harus dipastikan ketersediaannya," tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Lombok Timur sekaligus Ketua TPID, Muhammad Juaini Taofik, menekankan pentingnya kelancaran distribusi menjelang Nataru.


"Lotim adalah daerah perlintasan. Kita pastikan distribusi, terutama di jalan utama dan Pelabuhan Kayangan, berjalan lancar sehingga tidak ada keterlambatan," ujarnya.

Sekda menjabarkan tiga fokus utama TPID menjelang Nataru, yakni memastikan kelancaran distribusi, menjaga ketersediaan pasokan, serta memastikan Dinas Perdagangan dan tim tetap melakukan pemantauan pasar meskipun pada hari libur.

Selamat Hari Korpri

Pendidikan

Hukum

Ekonomi