www.okenews.net

Jumat, 28 November 2025

DPRD Lombok Tengah Setujui Ranperda APBD 2026

 


LOMBOK TENGAH – Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Tengah(Loteng) menggelar sidang paripurna dengan agenda laporan Badan Anggaran (Banggar) terhadap hasil pembahasan nota keuangan dan Ranperda tentang APBD tahun anggaran 2026. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD, HL. Ramdan dan dihadiri Bupati, HL. Pathul Bahri, anggota dewan serta unsur forkopinda di ruang siding utama DPRD, Jumat (28/11/2025).

Juru bicara Banggar, Prayatna Wirahadi Saputra mengatakan, berdasarkan hasil pembahasan Banggar yang dilaksanakan mulai tanggal 21 sampai dengan 27 november 2025, pihaknya mendapatkan banyak masukan terkait progres pelaksanaan program kegiatan di masing-masing OPD, gambaran umum mengenai rencana kegiatan anggaran OPD, termasuk kendala dan tantangan yang dihadapinya.

Secara garis besar, seluruh catatan dan rekomendasi yang dihasilkan selama pelaksanaan rapat konsultasi tersebut, pihaknya sampaikan dalam lampiran dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari laporan itu. Dengan harapan, seluruh catatan dan rekomendasi tersebut dapat menjadi rujukan pemerintah daerah dalam menyusun perencanaan anggaran pada perubahan APBD tahun anggaran 2026 maupun pada masa-masa yang akan datang.

Ia menjelaskan, target penerimaan pendapatan daerah pada tahun anggaran 2026 diproyeksikan sebesar Rp. 2. 473. 391. 068. 000, dengan rincian target Pendapatan Asli Daerah  (PAD) sebesar Rp. 534. 726. 579. 000 atau bertambah sebesar 56,3 milyar dari target PAD tahun anggaran 2025. Di mana, target PAD pada tahun anggaran 2026 tersebut bersumber dari pajak daerah sebesar Rp. 320. 329. 166. 000, retribusi daerah sebesar Rp. 21. 186. 672. 000, hasil pengelolaan kekayaan yang dipisahkan sebesar Rp. 13. 197. 306. 000 dan lain-lain PAD yang sah sebesar Rp. 180. 013. 435. 000.

Kemudian target pendapatan transfer pada tahun anggaran 2026 sebesar Rp. 1. 912. 037. 967. 000. Target pendapatan transfer tersebut bersumber dari pendapatan transfer pemerintah pusat sebesar Rp. 1. 809. 970. 422. 000 dan pendapatan transfer antar daerah yang bersumber dari pendapatan bagi hasil dan bantuan keuangan dari pemerintah provinsi sebesar Rp. 102. 067. 545. 000.

“Lain-lain pendapatan daerah yang sah pada tahun anggaran 2026 ditargetkan sebesar Rp. 26. 626. 522. 000, meliputi pendapatan hibah sebesar Rp. 302. 000. 000 bersumber dari sumbangan pihak ketiga, lain-lain pendapatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan sebesar Rp. 26. 324. 522. 000 yang bersumber dari pendapatan dana kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) non BLUD,” jelas Prayatna Wirahadi Saputra.

Sementara itu, lanjut politisi PKB ini, belanja daerah pada tahun anggaran 2026 diproyeksikan menurun sebesar Rp. 319,7 milyar dari tahun anggaran sebelumnya menjadi sebesar Rp. 2. 465. 210. 370. 660. Sehingga, dengan memperhatikan rencana pendapatan daerah sebesar Rp. 2. 473. 391. 068. 000 dan belanja daerah sebesar Rp. 2. 465. 210. 370. 660, maka terdapat surplus sebesar Rp. 8. 180. 697. 340.

Disatu sisi, penganggaran penerimaan pembiayaan daerah pada tahun anggaran 2026 sebesar Rp. 41. 000. 000. 000. Pembiayaan daerah yang bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran daerah tahun sebelumnya (Silpa) tahun anggaran 2025 akan dituangkan dalam rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2026 berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap laporan keuangan pemerintah daerah tahun anggaran 2025.

“Penganggaran pengeluaran pembiayaan daerah direncanakan pada komponen pengeluaran pembiayaan yang diarahkan untuk membayar pokok utang pada PT SMI dan pengembalian pokok utang jangka pendek BLUD RSUD Praya sebesar Rp. 49. 180. 697. 340, sehingga pembiayaan netto menjadi sebesar (Rp. 8. 180. 697. 340),” terangnya.

Menurutnya, Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) tahun berkenaan adalah selisih antara surplus/defisit anggaran dengan pembiayaan netto. Nilai surplus yang direncanakan pada tahun anggaran 2026 yang merupakan selisih positif antara pendapatan daerah dan belanja daerah sebesar Rp. 8. 180. 697. 340 dan pembiayaan netto sebesar minus (Rp. 8. 180. 697. 340), sehingga Silpa tahun berkenaan menjadi sebesar nol rupiah atau secara struktur kebijakan APBD tahun anggaran 2026 dalam posisi berimbang.

“Terhadap hasil pembahasan yang telah kami uraikan, masing-masing fraksi DPRD telah menyampaikan pendapat akhirnya, dan menyatakan persetujuannya terhadap hasil pembahasan Ranperda tentang APBD tahun anggaran 2026,” pungkasnya. (*)

Kamis, 27 November 2025

BPN Lombok Utara Berbenah: Percepat Penyelesaian Tunggakan PTSL dan PDDM Demi Pelayanan Prima

ATR/BPN Lombok Utara

Okenews.net– Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pada Selasa, 25/11/2025, jajaran Kantor Pertanahan Lombok Utara mengikuti kegiatan penyelesaian tunggakan Pelayanan Pendapatan Diterima Di Muka (PDDM) dan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah BPN Provinsi NTB, Rury Irawan, S.Sit., M.H., bersama tim pendamping dari Kanwil BPN NTB. Kehadiran tim Kanwil NTB ini sebagai bentuk evaluasi, pendampingan, sekaligus pembinaan dalam upaya mempercepat penyelesaian administrasi pelayanan pertanahan yang masih tertunda.

Dalam kegiatan ini, seluruh pegawai terlibat menerima pembinaan teknis terkait pedoman terbaru, mekanisme kerja, serta penyamaan persepsi dalam pelaksanaan aturan yang berlaku.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara menyampaikan apresiasi atas pendampingan dari Kanwil BPN Provinsi NTB dan menekankan pentingnya kegiatan ini untuk meningkatkan standar pelayanan.

“Pendampingan ini menjadi langkah strategis agar seluruh proses pelayanan, khususnya PTSL dan PDDM, dapat terselesaikan tepat waktu, akuntabel, dan sesuai regulasi. Kami di Lombok Utara berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, transparan, dan berkeadilan bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya menyelesaikan tunggakan, tetapi sekaligus menjadi momentum memperkuat integritas dan budaya kerja pelayanan yang melayani.

Kanwil BPN Provinsi NTB memastikan dukungan penuh dalam bentuk pengawasan, pendampingan, dan evaluasi berkala. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan pertanahan dan memastikan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dengan langkah ini, BPN Lombok Utara berharap pelayanan pertanahan ke depan semakin modern, responsif, dan terpercaya sebagai bentuk nyata pengabdian bagi masyarakat.

Rabu, 26 November 2025

Anggota DPR RI Fauzan Khalid Minta KemenPAN-RB Perbanyak Jabatan Fungsional di Daerah

Fauzan Khalid

Okenews.net– Anggota Komisi II DPR RI, H. Fauzan Khalid minta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) memperbanyak jabatan fungsional di daerah. Pemerintah Daerah diberikan kebebasan mengusulkan posisi jabatan tersebut sesuai potensi daerah.


“Setiap daerah memiliki kebutuhan berbeda. Karena itu bebaskan pemda mengusulkan posisi jabatan fungsional sesuai potensi daerah. Masalah jabatan fungsional ini jangan dikunci,” kata Fauzan Khalid dalam rapar kerja (raker) dan rapat dengar pendapat (RDP) Komisi II DPR RI dengan Menteri PAN-RB, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/11/2025).


Jabatan fungsional di pemda merupakan jabatan teknis yang fokus pada pelayanan fungsional berdasarkan keahlian dan keterampilan. Hal ini berbeda dengan jabatan struktural yang fokus pada manajemen organisasi. Jabatan ini terkait keahlian dan keterampilan. Misalnya, auditor, dokter, guru, dan lainnya. 


“Pengangkatan ke dalam jabatan fungsional ini tentu bisa dilakukan melalui berbagai cara seperti pengangkatan pertama, perpindahan dari jabatan lain, penyesuaian (inpassing), atau promosi,” jelas Fauzan, yang pernah menjabat Bupati Lombok Barat dua periode ini. 


Sejauh ini persoalan pengangkatan jabatan fungsional pada umumnya berkaitan dengan tata kelola, manajemen sumber daya manusia, dan implementasi kebijakan pasca-penyetaraan jabatan administrasi ke fungsional. Menurut Fauzan, pengangkatan jabatan fungsional sebagai bagian dari upaya menyederhanakan birokrasi dan reformasi manajemen aparatur sipil negara (ASN). 


“Saya kira, adanya jabatan fungsional semakin memberikan pelayanan yang yang lebih baik kepada publik. Ini juga dapat menyederhanakan birokrasi, alur koordinasi dan pengambilan keputusan menjadi lebih efisien,” ucapnya.


Dalam raker dan RDP ini, Fauzan juga menyoroti masalah ketidaksesuaian regulasi batas waktu mutasi atau masa jabatan ASN. Fauzan, Anggota DPR RI Fraksi NasDem mengatakan, beberapa peraturan menyebut mutasi dilakukan lima (5) tahun masa tugas, namun Peraturan MenPAN-RB ada yang menyebut sepuluh (10) tahun.


“Terkait masalah mutasi ini harus betul-betul menjadi perhatian kita semua. Karena persoalan ketidaksesuaian peraturan mutasi ini menjadi masalah di kalangan ASN,” ujar Fauzan, yang pernah menjabat Ketua KPU NTB ini.


Menteri PAN-RB Rini Widyantini, menjelaskan peraturan perundang-undangan mengenai masa jabatan struktural batas waktu lima (5) tahun. Sedangkan peraturan mutasi ASN non struktural dapat mengajukan mutasi setelah minimal 10 tahun mengabdi di instansi asal.


“Aturan 5 tahun berlaku untuk masa jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) dan dapat diperpanjang. Aturan 10 tahun jangka waktu minimal seorang ASN dapat mengajukan mutasi dari instansi asal, justru usulannya dari pemda,” jelas Menteri

Halal Center Hamzanwadi Kembali Gelar Rekrutmen dan Pelatihan 2025

Kegiatan pelatihan bagi Pendamping Proses Produksi Halal
Okenews.net - Kegiatan pelatihan bagi Pendamping Proses Produksi Halal (P3H) tersebut diadakan sebagai rangkaian dari Pra Wisuda Universitas Hamzanwadi. Ketua panitia, Rody Satriawan, M.Pd memaparkan bahwa kegiatan pra wisuda tahun ini dimulai dengan pelatihan PPH yang dilakukan secara hybrid dari tanggal 18-20 November 2025.

Disamping kegiatan pelatihan bagi pendamping PPH tersebut, beberapa rangkaian kegiatan juga akan diadakan yakni seminar karir dan pengenalan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) kepada calon wisudawan/ti agar mereka siap menghadapi dunia kerja setelah diwisuda nanti.

Sebelumnya, pada waktu pembukaan pelatihan PPH, sekretaris Halal Center, Muhammad Ramli, M.Pd. CHE membeberakan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh empat puluh sembilan (49) calon P3H yang berasal dari berbagai golongan yakni mahasiswa, guru, dosen dan alumni. 

Kegiatan yang diadakan secara hybrid tersebut diisi lansung oleh  Badan Penyelenggara Jeminan Produk Halal (BPJPH) dan Komite Fatwa Produk Halal lansung dari Jakarta, dan sisanya diisi oleh P3H dan  pengurus Halal Center Universitas Hamzanwadi. Tambah Ramli.

Lebih lanjut, Wakil Rektor 3 Universitas Hamzanwadi, Dr. Muhamad Ali, M.Sc. memberikan apresiasi atas terlaksananya kembali kegitan pelatihan PPH mengingat Universitas Hamzanwadi sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang notabenenya merupakan kampus berbasis pondok pesantren memiliki kewajiban untuk membantu pemerintah dalam menumbuhkan ekosistem beredarnya produk halal di tengah masyarakat.

Muhamad Ali yang juga menjabat sebagai kepala halal center meyakinkan bahwa, selama dua tahun berjalan ini Halal center Hamzanwadi telah berupaya memberikan kontribusi nyata dalam membantu para pelaku usaha untuk memilki Sertfikat Halal (SH) produk dan jasa yang dimilki meskipun masih tergolong sedikit.

Tentu, P3H memilki tantangan  dan peluang yang terbuka lebar untuk bisa membantu masyarakat dalam pengurusan sertfikat halalnya. Sehingga P3H yang bernaung dibawah Halal Center Hamzanwadi harus benar benar berkomitmen untuk membantu proses produk halal masyarakat sekitar. Harap Ali..

Selasa, 25 November 2025

Sekda Lotim Lantik Dua Sekretaris Kelurahan, Tegaskan Proses Mutasi ASN Clean and Clear

Sekertaris Daerah Lombok Timur
Okenews.net – Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, H.M. Juaini Taofik, resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan dua pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur pada Selasa (25/11/2025), bertempat di ruang kerjanya.

Mewakili Bupati Lombok Timur, Sekda Juaini Taofik menegaskan bahwa pelantikan Sekretaris Lurah ini merupakan bagian dari penerapan manajemen kepegawaian yang taat aturan. Ia menjelaskan bahwa saat ini seluruh proses mutasi ASN baik perpindahan jabatan struktural ke fungsional, antar-OPD, hingga jabatan pelaksana golongan I wajib mendapatkan Pertimbangan Teknis (Pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui sistem Integrated Mutasi ASN dan e-Mutasi.

“Jadi proses pemindahan ini kami nyatakan clean and clear,” tegasnya.

Sekda juga menambahkan bahwa Kepala Daerah sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian terus melakukan penilaian kinerja secara berjenjang. Ke depan, sosialisasi dan evaluasi kinerja ASN akan semakin diperkuat sebagai bagian dari manajemen pengangkatan pejabat yang lebih profesional dan akuntabel.

Dalam kesempatan itu, Sekda menyampaikan apresiasi kepada kedua pejabat yang dilantik atas dedikasi dan kontribusi selama bertugas di tempat sebelumnya. Ia mengingatkan bahwa jabatan Sekretaris Kelurahan memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pelayanan publik.

“Jalankan amanah ini dengan setulus hati. Mari kita permudah pelayanan kepada masyarakat di kelurahan masing-masing. Semangat bekerja di tempat yang baru, dan tancapkan niat memberikan pelayanan terbaik sebagai perpanjangan tangan Bupati,” pesannya.

Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Lombok Timur Nomor 800.1.3.3/1710/KPSDM/2025 tentang pengangkatan dan pemberhentian Pegawai Negeri Sipil dalam dan dari jabatan pengawas eselon IV, Bambang Irawan, SE., ditetapkan sebagai Sekretaris Kelurahan Majidi, Kecamatan Selong. Sementara itu, Muhammad Erwinsyah, ST., menempati posisi Sekretaris Kelurahan Ijobalit, Kecamatan Labuhan Haji.

Menteri Nusron: Jangan Biarkan Mafia Tanah Menunggangi Profesi Surveyor

Nusron Wahid

Okenews.net- Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Nusron Wahid, menegaskan pentingnya menjaga integritas dalam profesi surveyor pada Musyawarah Nasional (Munas) Masyarakat Ahli Survey Kadaster Indonesia (MASKI) 2025 yang digelar Selasa (25/11/2025) di Bali. Di hadapan para ahli surveyor dari seluruh Indonesia, ia menekankan bahwa profesi ini tidak boleh dimanfaatkan oleh mafia tanah dalam perebutan sumber daya agraria.

“Ini bukan sekadar pekerjaan teknis, ini pertarungan sumber daya nasional. Saya minta anggota MASKI jangan sampai dijadikan alat oleh pihak-pihak yang bermain tidak fair dan tidak transparan,” tegas Menteri Nusron.

Dalam penyampaiannya, Menteri Nusron kembali menyinggung kasus “Pagar Laut”, sebagai contoh bagaimana manipulasi pertanahan bisa terjadi akibat keterlibatan oknum surveyor. Ia menegaskan, selama tanah masih menjadi komoditas bernilai tinggi, godaan untuk melakukan penyimpangan akan selalu ada.

“Manusia tidak bisa membuat tanah, air, atau udara. Karena terbatas, nilainya besar. Di situlah godaannya muncul,” ucapnya.

Menteri Nusron menjelaskan bahwa dalam sistem pertanahan, terdapat dua instrumen penting, Pejabat ATR/BPN sebagai pengambil keputusan, Surveyor sebagai pelaksana teknis

Menurutnya, hampir semua kejahatan pertanahan yang dikenal sebagai praktik mafia tanah  bermula dari proses pengukuran.

“Semua manipulasi fisik lahan tidak akan pernah terjadi tanpa keterlibatan pelaku di lapangan,” katanya.

Selain itu, ia menilai bahwa rekayasa data yuridis, historis, dan administrasi akan selalu dapat dipatahkan jika informasi fisik tanah solid dan akurat.

Dengan anggota yang tersebar di 26 provinsi, MASKI disebut memiliki peran vital dalam penguatan sistem pertanahan nasional.

“MASKI adalah mitra strategis ATR/BPN. Saya ajak kita bersama membenahi sistem pertanahan yang masih penuh pekerjaan rumah,” tutup Menteri Nusron.

#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia

Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol
Kementerian Agraria dan Tata Ruang / BPN

 X: @kem_atrbpn
 Instagram: @kementerian.atrbpn
 Facebook Fanpage: Kementerian ATR/BPN
 YouTube: Kementerian ATR/BPN
 TikTok: @kementerian.atrbpn
 Website: atrbpn.go.id
 PPID: ppid.atrbpn.go.id
 Pengaduan WhatsApp: 0811-1068-0000


Libatkan Mitra Kerja, Menteri Nusron Ajak MASKI Ikut Perkuat Manajemen Administrasi Pertanahan

Nusron Wahid

Okenews.net - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan pentingnya peran Masyarakat Ahli Survey Kadaster Indonesia (MASKI) sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat tata kelola administrasi pertanahan nasional. Pesan tersebut disampaikan dalam Musyawarah Nasional (Munas) MASKI 2025 di Bali, Selasa (25/11/2025).

“Bapak/Ibu adalah mitra strategis ATR/BPN. Karena itu, saya mengajak kita semua untuk bersama-sama membenahi dan memperbaiki manajemen land tenure dan administrasi pertanahan,” ujar Menteri Nusron dalam sambutannya.

Kepada ratusan peserta Munas, Menteri Nusron menekankan bahwa kualitas pekerjaan pertanahan sangat dipengaruhi oleh akurasi dan profesionalitas surveyor kadaster. Menurutnya, semakin tinggi standar yang dimiliki para surveyor, semakin kuat pula kualitas hasil pekerjaan pertanahan di lapangan.

Ia mendorong MASKI untuk menyusun standar baku yang mencakup quality assurance, quality control, serta code of conduct bagi seluruh anggotanya.

“Produk pertanahan itu harus dapat digunakan, harus prudent, dan harus punya dimensi risk management yang jelas. Semua harus dicek satu per satu, valid, dan solid tanpa penyimpangan sedikit pun,” tegasnya.

Menteri Nusron juga menyoroti persoalan konflik agraria yang kerap terjadi karena ketidaktepatan data fisik dan batas bidang.

“Kalau satu objek tanah bisa dimiliki dua sampai lima orang, pasti ada yang salah. Kebenaran fisik itu tunggal,” ujarnya dalam Munas yang mengusung tema “Peningkatan Kompetensi dan Kepatuhan Hukum Surveyor Berlisensi serta Peluang Bisnis Data Kadastral dalam Ekosistem Pertanahan Indonesia.”

Ia juga membuka wacana perlunya sertifikasi tambahan terkait integritas dan manajemen risiko bagi surveyor independen demi memastikan hasil produk pertanahan yang kredibel.

“Produk akan kredibel jika prosesnya kredibel. Dan yang paling memahami proses itu adalah Bapak/Ibu sekalian,” tambahnya.

Menutup sambutan, Menteri Nusron memberikan apresiasi atas terselenggaranya Munas MASKI 2025 dan mengajak seluruh surveyor untuk terus menjunjung integritas dan akurasi data.

“Jangan sampai hak kepemilikan masyarakat menjadi kabur karena kesalahan kadastral. Publik berhak mendapatkan informasi pertanahan yang se-transparan-transparannya,” tutupnya.

#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#PelayananKelasDunia

Media Sosial Resmi:
X │ Instagram │ Facebook │ YouTube │ TikTok │ Website │ PPID │ Layanan Pengaduan (WhatsApp): 0811-1068-0000

Senin, 24 November 2025

Polres Lombok Timur Gulung Pengedar di Kelayu Utara: Shabu 4,32 Gram dan Peralatan Lengkap Diamankan

Polres Lotim
Okenews.net– Satuan Reserse Narkoba Polres Lombok Timur kembali mencatatkan keberhasilan dalam upaya pemberantasan narkoba. Seorang pria berinisial SA, warga Gubuk Tengak, Kelurahan Kelayu Utara, Kecamatan Selong, ditangkap pada Sabtu (22/11/2025) malam dalam operasi yang mengungkap dugaan aktivitas peredaran narkotika jenis shabu.

Penangkapan berlangsung sekitar pukul 20.00 Wita di Jalan Gang Tuan Guru Umar, lokasi yang diduga kerap menjadi tempat transaksi. Tim Opsnal Satresnarkoba yang dipimpin IPDA Rizal Hidayat bergerak setelah menerima laporan masyarakat sejak siang hari terkait dugaan transaksi narkoba di wilayah tersebut.


Saat mengamankan SA di lokasi pertama, petugas tidak menemukan barang bukti di badannya. Namun, tak jauh dari tempatnya duduk, polisi mendapati sebuah dompet cokelat berisi berbagai paket shabu, di antaranya, 2 plastik klip sedang berisi shabu, 1 poket shabu siap edar, Uang tunai Rp800.000, 1 unit ponsel android.

Pengembangan berlanjut ke rumah SA di Gubuk Tengak. Di lokasi kedua, petugas menemukan berbagai perlengkapan yang diduga digunakan untuk konsumsi dan mengemas shabu, terdiri dari,

1 alat hisap lengkap, 1 timbangan digital, 6 bungkus plastik klip kosong,
1 sekop plastik,1 unit HP kecil. Barang bukti tersebut turut diamankan, menguatkan dugaan bahwa SA tidak hanya sebagai pengguna, melainkan juga pengedar aktif di wilayah Kelayu.


Berdasarkan hasil interogasi awal, SA mengakui mendapatkan pasokan shabu dari seseorang berinisial AR, yang berdomisili di Kecamatan Aikmel. Polisi kini tengah menelusuri lebih lanjut peran AR dalam jaringan peredaran tersebut.


Kasat Resnarkoba Polres Lombok Timur, IPTU Fedy Miharja, menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bukti komitmen Polres Lotim dalam memotong mata rantai peredaran narkoba hingga ke tingkat paling bawah.


"Kami tidak akan memberi ruang bagi para pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkotika di Lombok Timur. Setiap laporan masyarakat akan kami tindaklanjuti secara cepat dan tepat," tegasnya.


Saat ini SA bersama seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Lombok Timur untuk proses hukum lebih lanjut

Pulanglah, Karya Kake Ashwan Tersedia di Youtube

Ketua Dewan Kesenian Lombok Timur, Ashwan Kailani
Okenews.net -  Musisi, pegiat seni teater yang juga Ketua Dewan Kesenian Lombok Timur, Ashwan Kailani akrab disapa Kaka Ashwan merilis single perdananya berjudul "Pulanglah" tepat hari ini, Jumat (21/11/2025)

Meski telah melahirkan puluhan karya lain, lagu ini adalah penanda debut resminya di berbagai platform musik Dunia, sebuah momen yang terasa pribadi dan universal sekaligus.

Kisah penciptaan "Pulanglah" sendiri diceritakan Kake Ashwan .. dimana lagu ini adalah bukti bahwa karya terbaik seringkali lahir dari dorongan hati dan realitas

Kake Ashwan menyebut inspirasi lagu ini berasal dari Zan Jazima salah seorang sastrawan dari Aikmel yang terlibat dalam penciptaan dan pengolahan lirik  nya...datang seperti kilat, membuat ide dasarnya tercipta kurang dari satu jam 

Proses selanjutnya adalah kolaborasi yang erat dan penuh kepercayaan di Boril Home Studio Recording, sebuah home recording milik mantan mahasiswanya prodi Seni Pertunjukan di Universitas Hamzanwadi. Hubungan guru dan murid ini beralih menjadi kemitraan kreatif yang intens.

"Menariknya, take vokal utama hanya dilakukan sekali karena keyakinan sang produser terhadap hasil rekaman," ujar Kake Ashwan, menggambarkan bagaimana sang produser dengan cermat melengkapi aransemen musik  dari keyboard, gitar, hingga drum  untuk membingkai kejujuran vokalnya. Dan di dukung juga oleh merdu petikan gitar hasil olahan Oby Qolbi sang arranger.

Hanya dalam waktu sekitar dua minggu, sebuah lagu yang sarat emosi ini selesai diolah, siap menyentuh hati para pecinta musik dan tentunya tubuh yang terpisah dengan orang tua ( Ayah dan Ibu)..

Liriknya adalah i bisikan lembut untuk kedua orang tua atau para Penuntut ilmu dan Rizki (PMI), yang jauh dari rumah dan merindukan peluk ayah dan ibu juga pertemuan dengan keluarga. 

“Lagu ini adalah pengingat untuk kembali, karena kehangatan rumah adalah Dermaga yang tak tergantikan,” jelasnya.

Namun, Kaka Ashwan juga mengungkapkan bahwa pesan lagu ini jauh melampaui batas realitas tentang hidup. Ia menyebutnya sebagai pesan transenden.

Dalam pemikirannya, "Pulanglah" menyajikan dua perspektif yang saling melengkapi diantaranya perspektif realitas, dimana lagu ini bermakna untuk kembali pada orang tua sebagai sumber rida duniawi, terutama bagi mereka yang tersibukkan  dan jauh dari orang tua.

"Pulanglah" kini telah resmi tersedia di berbagai platform musik digital seperti YouTube, Tik Tok, JOOX,  Spotify. Dan lainnya

Minggu, 23 November 2025

Geliat Literasi Madrasah: MAN Lotim Kembali Terbitkan Buku Kumpulan Karya Siswa dan Guru

Siswi MAN 1 Lotim bersama Kepala Madrasah M Nurul Wathoni
Okenews.net - MAN 1 Lombok Timur kembali menunjukan komitmennya dalam membangun budaya literasi dengan menerbitkan buku kumpulan karya siswa dan guru. Buku ini menjadi ruang ekspresi ilmiah yang merekam gagasan, kreativitas, dan daya analitis warga madrasah.


Penerbitan buku yang ke-25 ini juga menandai menguatnya tradisi menulis dan penelitian di lingkungan MAN 1 Lotim. Melalui karya bersama tersebut, madrasah berharap lahir generasi yang kritis, produktif, dan berdaya saing.

Melalui ektrakurikuler Karya Ilmiah Remaja sebagai salah satu ektrakurikuler penopang prestasi di MAN 1 Lotim terus melanjutkan tradisi penulisan buku yang berisi kumpulan karya ilmiah siswa dan guru yang telah diikutsertakan dalam berbagai lomba mulai jenjang kabupaten hingga internasional.

Akhir Nopember 2025 ini MAN 1 lotim kembali menerbitkan buku karya ilmiah siswa yang ke-25 dengan judul :Geliat Menulis dan Meneliti Di Madrasah (Sebuah Bunga Rampai Karya Ilmiah Siswa) Edisi Ke-3 dengan tebal halaman sekitar 160an lembar yang telah diikhtiarkan memiliki ISBN.

"Dalam penerbitan buku karya ilmiah yang ke-25 ini, tim siswa yang turut berpartisipasi dalam mengisi buku yang terdiri dari sepuluh siswa-siswi," kata Pembina KIR MAN 1 Loitm, Bukhori Muslim, Ahad, 23 November 2025.

Di antaranya, Rosmaulida Anastasya XII IPS2, ⁠Fariha Isyfiawati Nazila XII IPA 5, ⁠Ila Munajat Maulani XII IPA 2, ⁠Siti Atiqoh XII IPS 1, Nadira Artisya Safitri Xii IPA 2, Siti Hanifa XII IPA 2, ⁠Hatifatul Aini XI IPA 2, Najwa Alifia XI IPS, Hilwa Adhiba XI IPS 1, Septia Wahyu Ramdani XII IPA 4.

"Semua karya ilmiah siswa tersebut telah dilombakan sehingga isi dari karya siswa ini telah mendapatkan penilaian dari dewan juri sehingga isi buku ini tentu telah memenuhi standar penulisan karya ilmiah maupun karya ilmiah hasil penelitian siswa," sambung Bukhori Muslim.

Kepala MAN 1 Lotim M Nurul Wathoni mengtakan siswa dan guru harus didorong serta difaslitasi dalam menumbuhkembangkan minat bakatnya dalam penulisan karya ilmiah maupun dunia penelitian sehingga ke depan memiliki bekal tambahan yang cukup supaya bisa bersaing dalam berbagai segmen masyarakat di luar.

Ia menilai, saat ini minat siswa dan guru terus mengalami penurunan sehingga hal ini menjadi pekerjaan rumah bersama. Oleh karena itu pihak madrasah terus gencar mengajak semua warga madrasah untuk kembali menghidupkan semangat membaca, menulis, dan meneliti melalui berbagai program literasi yang terstruktur.

Ia menegaskan, budaya literasi tidak dapat tumbuh instan, melainkan harus dibangun melalui konsistensi, keteladanan, dan lingkungan belajar yang suportif. “Jika ekosistem literasi ini kuat, maka akan lahir generasi madrasah yang kritis, produktif, dan siap berkontribusi bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, selama satu windu terakhir, madrasah konsisten menerbitkan buku karya ilmiah siswa serta membukukan berbagai capaian prestasi. Upaya tersebut menjadi dokumen penting yang bukan hanya merekam perjalanan akademik, tetapi juga diharapkan mampu memotivasi generasi berikutnya untuk terus mengharumkan nama madrasah.

Wathoni menilai langkah ini merupakan strategi nyata untuk mendorong MAN 1 Lotim mencapai visi pendidikan Maju, Bermutu, dan Mendunia. Melalui penguatan tradisi ilmiah tersebut, madrasah berharap dapat melahirkan siswa berdaya saing tinggi dan siap berkompetisi di berbagai arena masyarakat termasuk kancah global.

Wabup Edwin Resmikan Aplikasi SETARA untuk Dorong Digitalisasi Pemuda NW

Muscab Pemuda Nahdatul Wathan

Okenews.net- Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, tampil sebagai figur sentral dalam Musyawarah Cabang Bersama (Muscab) Pemuda Nahdlatul Wathan (NW) se-Lombok Timur yang digelar Minggu (23/11/2025).

Pada kesempatan tersebut, ia tidak hanya membuka acara secara resmi, tetapi juga meluncurkan aplikasi SETARA (Sistem Elektronik Terintegrasi Anggota dan Relasi), sebuah inovasi yang dirancang untuk memperkuat pendataan dan digitalisasi potensi Pemuda NW dari tingkat kabupaten hingga desa.

Kegiatan yang mengusung tema “Sinergisitas Pemuda NW dalam Pemberdayaan Masyarakat Menuju Lombok Timur Smart” ini menjadi momentum penting bagi organisasi kepemudaan NW. Peluncuran aplikasi SETARA menandai langkah baru dalam penguatan basis data anggota, sehingga program-program kolaboratif dapat tersusun lebih terarah.

Dalam sambutannya, Wabup Edwin menekankan pentingnya kolaborasi dan adaptasi terhadap perkembangan zaman, terutama untuk generasi muda. Ia menyampaikan bahwa kepemimpinan daerah harus mampu “berbagi peran” dengan mengoptimalkan beragam program strategis yang diturunkan langsung dari pemerintah pusat, terlebih di tengah keterbatasan fiskal daerah.

Edwin memaparkan sejumlah program nasional yang kini dirasakan manfaatnya di Lombok Timur, mulai dari pendidikan unggulan seperti Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, hingga program revitalisasi sekolah dan bantuan makanan bergizi yang bernilai triliunan rupiah. Ia juga menyinggung isu ketahanan pangan dan berbagai proyek strategis nasional sebagai bukti keseriusan pemerintah pusat dalam memperkuat daerah.

“Pemuda sekalian, kita membangun itu silakan, Kami tidak lebih pintar dari rekan semua. Cuma mungkin dari sisi pendidikan, kita sudah mulai bertransformasi secara nasional,” ujarnya, seraya mengingatkan pentingnya kesiapan Lombok Timur menghadapi Bonus Demografi 2045. Tanpa perencanaan matang dan lapangan kerja memadai, katanya, bonus demografi justru dapat berubah menjadi ancaman.

Peluncuran aplikasi SETARA menjadi penegasan komitmen Pemda dalam mendukung ketersediaan data yang akurat. Edwin menekankan bahwa data menjadi kunci dalam merumuskan program dan membangun kolaborasi antarlembaga. “Saya sangat mendukung penguatan data ini, sehingga kita tahu sebaran desa seperti apa. Jika data sudah ada, kolaborasi itu akan terbentuk,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PD Pemuda NW Lombok Timur, Abdul Qadir Jaelani, mengapresiasi dukungan Wakil Bupati dan Pemda. Ia menjelaskan bahwa Muscab bersama ini dipercepat untuk menyelesaikan pembentukan pengurus cabang di 21 kecamatan sebelum Desember. Selain itu, Pemuda NW juga mendorong terbentuknya pengurus anak cabang di tingkat desa sebagai basis pergerakan organisasi.

“Kami mengangkat tema sinergitas Pemuda NW untuk pemberdayaan masyarakat menuju Lombok Timur Smart. Ini sejalan dengan visi Bupati dan Wabup bahwa Pemuda NW siap bersinergi membangun daerah sesuai porsi masing-masing,” pungkasnya.

Jumat, 21 November 2025

149 Sertipikat Elektronik PTSL Resmi Diserahkan kepada Warga Desa Sambelia

ATR/BPN Lombok Timur
Okenews.net – Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pelayanan pertanahan melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Pada Rabu (19/11/2025), sebanyak 149 sertipikat elektronik resmi diserahkan kepada masyarakat Desa Sambelia, Kecamatan Sambelia.

Penyerahan ini merupakan bagian dari proses penerbitan 464 bidang tanah yang didaftarkan melalui PTSL 2025 di Desa Sambelia. Sertipikat tersebut diserahkan langsung oleh Satgas Yuridis PTSL dan disaksikan oleh Panitia PTSL, Kepala Desa Sambelia beserta perangkat desa, serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran seluruh pihak memperlihatkan kuatnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong percepatan reforma agraria yang berkeadilan di Kabupaten Lombok Timur.

Kasi Pendapatan dan Pendaftaran ATR/BPN Lombok Timur, Darmawan Wibowo, menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas layanan pertanahan, termasuk memperluas cakupan pendaftaran tanah secara sistematis. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan ketertiban administrasi sekaligus memberi kepastian hukum dan pemerataan akses hak atas tanah bagi seluruh masyarakat, khususnya di wilayah Lombok Timur.

Baznas Lotim Bergerak Cepat Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Banjir Aik Beta

Baznas Lombok Timur
Okenews.net- Banjir yang melanda Dusun Aik Beta, Desa Perigi, Kecamatan Suela, pada Rabu sore (19/11/2025), meninggalkan kerusakan sekaligus kepedihan bagi warga setempat. Merespons cepat musibah tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) langsung turun ke lokasi untuk menyalurkan bantuan darurat.

Dipimpin Wakil Ketua Baznas Lotim, Hasbullah, tim yang terdiri dari beberapa kepala bagian tiba di kawasan terdampak pada Kamis (20/11/2025). Kehadiran mereka membawa harapan bagi warga yang masih berupaya memulihkan kondisi pascabanjir. Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako darurat untuk memenuhi kebutuhan primer masyarakat.

Hasbullah menjelaskan bahwa gerak cepat ini merupakan komitmen Baznas dalam memastikan bantuan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) tersalurkan segera kepada mustahik yang tertimpa musibah.

“Semalam kami mendapatkan laporan adanya musibah banjir. Kami tidak menunggu lama, dan hari ini kami langsung datang ke lokasi membawa bantuan keperluan masyarakat,” ungkapnya di sela kegiatan penyerahan bantuan.

Ia menegaskan bahwa Baznas Lotim selalu berupaya hadir pada situasi genting, memastikan amanah masyarakat melalui ZIS benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan, terutama di momen darurat seperti bencana banjir ini.

Selain menyerahkan bantuan, Hasbullah juga menyampaikan pesan penguatan mental bagi warga terdampak. Ia mengingatkan bahwa bencana adalah sesuatu yang tidak dapat diprediksi, sehingga kewaspadaan harus selalu dijaga.

“Semua tidak menginginkan adanya musibah, tetapi siapa yang tahu kapan musibah itu datang,” ujarnya penuh keprihatinan.

Dengan cuaca yang masih tidak menentu dan curah hujan tinggi, ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan diri dan lingkungan.

Hasbullah menambahkan bahwa bantuan yang disalurkan bersifat tanggap darurat untuk memenuhi kebutuhan beberapa hari ke depan. Baznas Lotim akan melanjutkan asesmen dan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terkait kebutuhan lanjutan di Dusun Aik Beta.

Baznas berharap kehadiran mereka dapat membantu meringankan beban warga dan mempercepat proses pemulihan pascabencana. 

BPN Lombok Utara Ikuti Profiling ASN, Dorong Penguatan Talenta dan SDM Aparatur Unggul

kegiatan Profiling ASN

Okenews.net – Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur. Pada Jumat, 21/112025, empat pegawai Kantor Pertanahan Lombok Utara mengikuti kegiatan Profiling ASN (ProASN) di Kantor Regional BKN Mataram.


Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam pemetaan potensi dan kompetensi ASN secara digital. Melalui ProASN, pemerintah mendorong percepatan penyediaan data talenta ASN sebagai dasar pengembangan karier dan penerapan manajemen talenta yang lebih efektif.


ProASN dilaksanakan sepenuhnya secara digital dan tanpa dikenakan tarif PNBP, sehingga memberikan kemudahan bagi ASN untuk mengikuti proses pemetaan secara cepat, terukur, dan terintegrasi.


Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara, Muhammad Shaleh Basyarah, menegaskan bahwa langkah ini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan SDM agraria yang unggul dan adaptif.

“Profiling ASN bukan sekadar asesmen, tetapi investasi jangka panjang bagi mutu pelayanan publik. Dengan data kompetensi yang akurat, kami dapat menempatkan pegawai sesuai potensi sehingga pelayanan pertanahan di Lombok Utara semakin profesional dan responsif,” ujarnya.


Ia juga menambahkan bahwa ProASN menjadi bagian penting dari transformasi birokrasi menuju aparatur yang siap menghadapi tantangan modern.


“Kami berkomitmen terus melahirkan aparatur yang berintegritas, inovatif, dan mampu memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,” tambahnya.


Implementasi ProASN diharapkan dapat memperkuat pembangunan dan penerapan manajemen talenta berkelanjutan di lingkungan Kantor Pertanahan Lombok Utara serta mendorong peningkatan kinerja pelayanan publik di bidang pertanahan.

Dari Repoq Literasi: Dialog Intelektual Generasi Sasak


Oleh: Amaq Pupu
- Founder Repoq Literasi

Menjelang senja (Kamis, 20/11/2025), Repoq Literasi - Lombok Timur perlahan berubah menjadi ruang yang lebih hangat dan hidup. Cahaya keemasan matahari merayap melewati sela-sela pepohonan, memantulkan bayangan lembut di dinding bambu yang sederhana. Di kejauhan, suara burung-burung yang bersiap pulang terdengar samar, seolah menjadi musik pengantar bagi percakapan-percakapan intelektual mengupas pengetahuan Sasak dalam konteks kekinian.

Di tengah suasana itu, tiga kandidat doktor; seorang dari bidang Bimbingan Konseling yang sedang menyusun disertasi tentang Konseling Remaja Berbasis Kebudayaan; seorang lagi dari Sosiologi, dan bidang pariwisata yang saat ini sedang belajar di Australia. Dua orang sahabat saya itu, juga kebetulan sebagai penggagas Guru Lauq Indonesia, sebuah komunitas para intelektual muda dari kawasan selatan Gumi Paer Lombok. 

Datang dengan langkah yang pasti namun tetap rendah hati. Ketiganya membawa aura akademik yang merayap perlahan, seperti angin sore yang menyingkap lembaran-lembaran buku tua. Mereka tidak sekadar hadir sebagai tamu, tetapi sebagai penjaga gagasan yang mencoba merawat pengetahuan lokal agar tetap relevan.

Kehadiran kandidat doktor di Australia itu menambah warna berbeda dari cakrawala global yang bertemu dengan akar budaya lokal. Wawasan yang dibawa terasa seperti angin laut dari negeri jauh, memberi perspektif segar pada diskusi tak terencana itu. Pada akhirnya saya merasakan keadaan Repoq Literasi sore itu berbeda dari hari hari sebelumnya. 

Kesederhanaan Repoq Literasi berubah menjadi ruang ilmiah yang intim, tempat gagasan tentang budaya Sasak, bimbingan konseling, sosiologi, dan pariwisata saling menjalin seperti anyaman tradisional. Meski dengan tanpa aroma kopi, percakapan tumbuh dari serat-serat kuno yang digali ulang hingga semangat kekinian yang ingin memaknai ulang pengetahuan bangsa Sasak di tengah dunia yang terus bergerak.

Di bawah cahaya senja yang kian meredup, Repoq Literasi menjadi pertemuan antara tradisi dan intelektualitas, antara masa lalu dan masa depan, antara lokal dan global. Sore itu, Repoq Literasi bukan hanya ruang diskusi—melainkan panggung kecil tempat ilmu, budaya, dan semangat generasi pencari pengetahuan bertemu dalam keheningan yang syahdu.

Repoq Literasi dengan tanpa sengaja menjadi  sebuah forum intelektual yang unik, lintas disiplin, dan sarat muatan kebudayaan. Kegiatan tersebut mempertemukan dua kandidat doktor Bimbingan dan Konseling berbasis kebudayaan, seorang kandidat doktor yang sedang menulis kearifan lokal etnis Sasak sebagai pengutan karakter kebangsaan, serta seorang kandidat doktor bidang pariwisata dalam satu ruang dialog bertema “Dari Serat Kuno ke Semangat Mengungkap Seperangkat Pengetahuan Bangsa Sasak dalam Konteks Kekinian.”

Kegelisahan bersama muncul dari kesadaran bahwa serat kuno, lontar, dan manuskrip tradisional Sasak bukan hanya memuat nilai estetika atau religius, tetapi merupakan arsip pengetahuan kolektif, memotret cara berpikir, struktur sosial, sistem penyembuhan, moralitas, hingga mekanisme resolusi konflik masyarakat masa lampau. Serat-serat tersebut, seperti Serat Menak, Serat Puspa Krama, Serat Babad Lombok, Medang dan termasuk pula Anjarwali hingga teks-teks petuah lokal, menjadi pintu masuk memahami etos orang Sasak yang dengan kesabaran dan keteguhan serta penghormatan pada harmoni sosial.

Dalam diskusi tersebut, kandidat doktor Bimbingan Konseling memaparkan bagaimana kearifan lokal itu dapat diterjemahkan menjadi pendekatan konseling yang lebih kontekstual. Mereka menyoroti bahwa praktik konseling modern sering kali mengabaikan bahasa simbolik yang hidup dalam tradisi Sasak, padahal nilai-nilai dalam serat kuno dapat menjadi modal terapi berbasis budaya. Mulai dari konsep keseimbangan batin, relasi antar individu, hingga teknik penyembuhan tradisional yang sarat makna psikologis.

Sementara itu, kandidat yang saat ini mendalami kearifan lokal etnis Sasak tersebut menghadirkan analisis serat kuno berfungsi sebagai perangkat ideologi dan pengatur sosial. Ia menekankan bahwa teks-teks tradisional tersebut telah membentuk social imaginary masyarakat Sasak, dan di era kekinian, pemaknaan ulang terhadap serat itu dapat membantu menjawab persoalan modern seperti perubahan nilai keluarga, urbanisasi, dan krisis identitas generasi muda.

Kontributor lain, kandidat doktor bidang pariwisata tersebut mengaitkan pengetahuan tradisional dalam serat kuno dengan strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan. Menurutnya, narasi budaya yang bersumber dari manuskrip tua dapat diangkat menjadi bentuk interpretasi wisata budaya yang lebih kuat, bukan sekadar atraksi permukaan. Ia menekankan pentingnya cultural storytelling yang bersandar pada sumber otentik agar pariwisata tidak tercerabut dari akar pengetahuannya.

Diskusi ini kemudian memunculkan gagasan bahwa Sasak sesungguhnya memiliki “korpus pengetahuan” yang utuh—sebuah epistemic heritage—yang dapat ditransformasikan menjadi sumber belajar, metode penyuluhan, rekonstruksi sosial, serta penguatan sektor budaya dan pariwisata.

Sementara itu, bagi saya pribadi yang kebetulan pernah belajar Tentang Bimbingan dan Konseling yang sangat suka dengan segala hal yang berhubungan dengan Kebudayaan serta pernah dua kali menjadi bagian dari Dinas Pariwisata Lombok Timur berpikir bahwa membaca serat kuno bukanlah upaya romantik terhadap masa lalu, tetapi strategi merawat identitas, menguatkan literasi budaya, dan menghadirkan pengetahuan lokal sebagai rujukan dalam memecahkan persoalan modern, berpendapat bahwa hal itu menjadi medium pengaplikasian Undang Undang No: 5 Tahun 2017 Tentang Pemajuan Kebudayaan yang bagi saya, sebuah regulasi yang merupakan bukti nyata bahwa Negara sangat telat menyadari pentingnya kebudayaan sebagai basis perencanaan pembangunan. "Tapi lebih baik telat dari pada tidak sama sekali."

Diskusi tanpa sengaja dan tanpa tema itu, pada akhirnya mengerucut pada satu kalimat sederhana yang menjadi predikat pada  seorang individu yang memiliki seperangkat pengetahuan berbasis spiritual yakni “Guru Lauq”. (Bersambung....) 

Selamat Hari Korpri

Pendidikan

Hukum

Ekonomi